Jumat, 17 Februari 2017

Kisah Nyata; Seumur Hidup Jarang Sholat, Meninggal dalam Keadaan Sholat di Tanah Suci

Ada seseorang yang berniat menunaikan ibadah umrah. Tiga hari berturut-turut mimpi mengajak tetangganya umrah. Uniknya, tetangga yang mau diajak itu tidak pernah mendirikan sholat lima waktu.
Mimpi yang lumayan aneh itu, fulan pun konsultasi kepada seorang kiai. “Yai, saya ini mau umrah. Tapi tiap malam saya bermimpi disuruh mengajak tetangga saya. Padahal saya tahu tetangga saya itu tidak pernah sholat.”

“Nah, gini saja. Nanti malam sholat Istikharah. Kemudian, lihat, nanti malam Allah kasih mimpi apa.”
Ternyata mimpinya tidak jauh berbeda; diminta ngajak umrah tetangga yang jarang sholat itu. Fulan pun konsultasi kepada sang kiai. “Ya udah. Ajak umrah,” ucap Kiai.
Fulan pun mengunjungi rumah tetangganya itu.
“Pak, kita umrah yuk!”
“Dik, boro-boro saya umrah. Sholat aja nggak. Nggak tahu sholat. Nggak pernah diajarin orangtua saya. Dan salahnya saya juga tidak mau belajar,” kata tetangga yang sepuh itu.
“Ya udah, Pak. Saya yang ngajarin bapak sholat,” kata fulan itu.
Dengan izin Allah, mereka pun berangkat ke Tanah Suci. Menjelang pulang, karena merasakan bersyukur sekali, tetangga meminta izin untuk sholat sekali lagi. Dan itulah sholat terakhir dia, meninggal di sana, di Tanah Suci. Selama di Tanah Suci ia tobat luar biasa, mohon ampun kepada Allah SWT.
Seumur-umur jarang menunaikan sholat, meninggal dalam keadaan sholat. Fulan pun bertanya kepada kiai, “Mengapa bisa begini?”
Ternyata ketiadaan ilmu dan kurangnya menimba ilmu, ada kebaikan yang lain yang dimiliki. Tetangga itu senang sedekah, senang menolong orang lain. Dan orang-orang yang ditolongnya itu ada yang sholat malam dan meminta kepada Allah agar tetangga tersebut meninggal dalam keadaan husnul khatimah.
Maka, kita perlu husnudzon kepada orang yang belum atau tidak mau mendirikan sholat seraya mendoakan semoga mendapatkan kebaikan.
Kematian bisa datang kapan pun. Bisa dalam keadaan meninggalkan sholat, atau dalam keadaan sholat. Allah punya kuasa atas segala hal. Dan melakukan pembiasaan baik adalah pilihan baik. Sebab, malaikat tak pernah bisa diajak kompromi ketika mencabut nyawa kita. Semoga kita husnul khatimah.

Persebi Boyolali Masuki Tahap Akhir Seleksi Pemain

Persebi Boyolali memasuki tahap akhir dalam proses seleksi pemain, menghadapi kompetisi Liga Nusantara (Linus) 2017. Tim besutan Ahmad Arief ini telah menjaring 31 pemain, dari total 150 lebih yang ikut mengadu nasib sejak awal dan akan dikerucutkan kembali dalam seleksi final, Jumat (17/2) besok.
“Sekarang ini masih ada 31 pemain, rencana antara 23 sampai 25 untuk slot pemainnya. Di antaranya ada nama-nama seperti Guruh, Jhoni, Pungki, dan Fahmi,” ujar Ahmad Arief, Kamis (16/2).

Tim sementara Persebi akan menjalani latih tanding dengan klub internal Persis, PS Mars di Stadion Pandan Arang, Boyolali, Jumat sore. Sebelumnya, Persebi menang tipis atas ANS Sragen 1-0 pada Rabu (15/2) kemarin.
Pihaknya menegaskan, para pemain yang lolos semuanya berusia di bawah 23 tahun karena mengacu regulasi Asprov PSSI Jateng. Para pemainnya sebagian berasal dari berbagai daerah terutama Solo, Surabaya, dan Jepara. Sedangkan dari Boyolali sendiri justru minim.
“Nanti setelah uji coba kami liburkan dulu. Kami adakan evaluasi dengan tim pelatih, untuk pemilihan pemain, rekan-rekan pelatih sudah saya minta buat raport penilaian mereka,” tandasnya.

Anggota Tim SAR Boyolali meninggal saat Evakuasi Kebanjiran

Banjir yang melanda Dukuh Gatak Desa Banyundono Kabupaten Boyolali Kamis (16/2) menelan korban jiwa bernama Toni anggota Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali.

Informasi yang berhasil dihimpun melalui website Tanggap Darurat Tagana Indonesia menyebutkan, identitas korban bernama Toni anggota Tim SAR BPBD Boyolali.


Toni yang berusaha membantu warga yang korban kebanjiran, Saat itu korban tengah membersihkan sampah di Utara Jalan Raya Solo-Semarang tepatnya di depan Kantor BRI Cabang Banyundono.

Namun naas menimpa Toni, korban terperosok ke lubang yang semestinya untuk trotoar sementara air banjir mengalir deras.

Korban tak pernah menyangka kalau itu adalah saluran dibawah trotoar karena semuanya pemandangan rata dengan air, korban langsung hanyut dengan seragam mereka dan menghilang terseret air bah.

Camat Banyundono, Rita Puspitasari di lokasi musibah membenarkan peristiwa tersebut dan langsung mengerahkan tambahan regu penolong baik dari Tim SAR Tagana maupun pemerhati bencana lainnya, hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian.

Segenap anggota SAR Tagana Indonesia dan tim penolong lainnya menyatakan turut berduka cita atas wafatnya Sdr Toni di saat sedang berniat untuk menolong korban banjir di daerahnya, semoga Allah SWT memberikan tempat yang terbaik disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan di beri kekuatan iman.

Hmmm Apa tanggapan Jokowi ketika adik iparnya Terlibat Suap ditjen Pajak?

Selain menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yang bekerja keras dalam pilkada serentak 2017, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menegaskan menghormati proses hukum di KPK. Hal ini merupakan sikapnya atas kabar penyebutan adik iparnya, Arif Budi Sulistyo, dalam sidang kasus suap di Ditjen Pajak.

“Kalau ada yang enggak bener, diproses hukum saja. Kita semua menghormati proses hukum, harus, kita semuanya hormati proses di KPK. Saya yakin KPK bekerja profesional dalam memproses semua kasus,” kata Presiden menjawab pertanyaan wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/2/2017), seusai pidato yang disiarkan live sejumlah stasiun televisi nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyebut soal instruksi agar tidak ada yang bermain-main di lingkungan pemerintahan, termasuk jajarannya. Jokowi mengungkapkan sudah menekankan hal itu berkali-kali kepada jajarannya.
“Saya tidak hanya mengeluarkan surat, tapi sebelumnya sudah lebih dari 5 kali, dalam sidang kabinet, dengan dirut BUMN, sudah saya sampaikan, penjelasannya sangat jelas,” tutupnya.
Sebelumnya, KPK menyatakan sedang mendalami peran Arif Budi Sulistyo dalam kasus dugaan suap terhadap Kasubdit Ditjen Pajak Handang Soekarno. Arif merupakan Direktur Operasional PT Rakabu Sejahtera sekaligus adik ipar Presiden Joko Widodo.
Arif sendiri disebut berposisi sebagai mitra Country Director PT EK Prima (EKP) Ekspor Indonesia, Rajesh Rajamohanan. Arif disebut terlibat dalam beberapa rangkaian kejadian dalam kasus ini. Baca juga: KPK akan Panggil Lagi Adik Ipar Jokowi.
KPK akan memeriksa Arif yang dinilai oleh terdakwa Ramapaniker Rajamohan Nair, memiliki peran penting, yaitu memperkenalkan terdakwa dengan Handang serta pejabat Ditjen Pajak lainnya. Arif pernah diperiksa oleh penyidik KPK pada pertengahan Januari 2017 lalu dan bisa diajukan sebagai saksi dalam persidangan.
Hal itu terungkap dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum KPK Ramapanicker Rajamohanan Nair. Rajamohanan didakwa menyuap Handang Soekarno sebesar Rp1,9 miliar. solopos
judul asli : Adik Iparnya Disebut di Kasus Suap Pajak,Jokowi Serahkan ke KPK

Rabu, 15 Februari 2017

Melihat Peternakan Sapi Perah di Banyuanyar, Boyolali


Boyolali terkenal dengan berbagai produk unggulan yang salah satunya adalah susu. Salah satu desa penghasil susu adalah desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Sebagian penduduk desa ini berprofesi sebagai peternak sapi perah. Satu kepala keluarga bisa memiliki belasan bahkan puluhan sapi perah yang menghasilkan ratusan liter susu segar per harinya.

"Di kandang ini ada dua puluh sapi, per harinya bisa menghasilkan hingga 150 liter susu. Masalah distribusi, kami menyetor kepada koperasi, jadi sudah sangat lengkap di sini baik produksi dan distribusi," ucap Pak Warto salah satu peternak sapi desa setempat


Ia menjelaskan bahwa produksi susu tersebut dapat diolah menjadi Yoghurt yang akhirnya menjadi ciri khas desa ini sebagai salah satu penghasil Yoghurt terbaik di Jawa Tengah.

"Salah satu olahan susu sapi di sini adalah yoghurt. Proses pembuatan yoghurt sendiri antara 4 sampai 6 jam. Ada beberapa produk olahan yoghurt yang dihasilkan di sini, seperti es lilin yoghurt, es krim yoghurt dan yoghurt asli itu sendiri. Harganya mulai Rp 1.000 hingga Rp 10.000 paling mahal. Yoghurt kami dapat bertahan hingga 40 hari bahkan 60 hari kalau disimpan di Freezer," Ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa maksimalnya sektor peternakan di desa ini dapat menstabilkan dan meningkatkan perekonomian warga. Selain sapi, ada juga beberapa warga yang beternak kambing.

Natalius Pigai: Pemerintah Jokowi Bohong Soal Insfrastruktur Jalan Di Papua

Tokoh masyarakat Papua yang saat ini menjabat Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Natalius Pigai mengku kaget dengan berita tentang keberhasilan insfrastruktur jalan dan jembatan di Papua dengan judul "Jalan Trans Papua, Menembus Gunung dan Membela Bukit". Berita tersebut terbit di Kompas edisi 10 Februari 2017.


"Saya cukup kaget, karena selain judulnya sangat bombastis, juga seakan-akan semuanya adalah benar," ungkap Natalius, Senin (13/2).


Untuk memberi gambaran yang jelas, Natalius ingin menyampaikan bahwa selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo, dia tidak pernah mengetahui rancang bangun insfrastruktur jalan dan jembatan di Papua 2015-2019.

"Coba tunjukkan mana, dan berapa kilo meter ruas jalan perioritas, dan mana ruas jalan strategis untuk konektivitas antar kota/kabupaten, provinsi dan jalan nasional selama 2015-2019?" tantang Natalius.

"Saya persilakan antar ke Komnas HAM RI, saya menunggu dalam minggu ini untuk menujukkan validitas dan keakuratan data dan anggaran," tambahnya lagi.

Sejauh yang ia amati, tidak ada ruas jalan baru yang dibangun kecuali hanya satu, yaitu Jalan Wamena-Nduga yang dibangun oleh TNI.

Hampir semua jalan trans Papua rusak parah di zaman Pemerintahan Jokowi. Jalan Merauke -Boven Digul sebelum Jokowi memimpin hanya ditempu sehari jalan darat, sekarang berhari-hari atau bahkan hampir seminggu.

"Dalam catatan kami pemerintah hanya baru membangun 231,27 kilometer, itupun hanya terlihat Wamena-Nduga," tukas Natalius.


RMol

Minggu, 12 Februari 2017

Makin banyak orang Filipina yang mengetahui destinasi wisata di Indonesia

Sejumlah travel agent atau biro wisata mengemukakan semakin banyak warga Filipina yang mengenali potensi pariwisata di berbagai daerah di Indonesia. Itu tak lagi terbatas hanya Pulau Bali.

"Semakin banyak orang Filipina yang mengetahui destinasi wisata di Indonesia selain Bali," kata Product and Sales Manager Biro Wisata MG Destinations (travel agent asal Indonesia), Jackson Kho, ketika ditemui dalam acara Travel Tour Expo (TTE) Philippines 2017 di Manila, Ahad (12/2). Menurut dia, sejumlah daerah lainnya selain Bali yang dikenali warga Filipina antara lain Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

Hal tersebut, lanjutnya, karena biasanya ada paket wisata yang menggabungkan rute Jakarta-Bandung-Yogyakarta-Bali, atau sebaliknya. Selain itu, ujar dia, daerah lainnya juga mulai semakin banyak dikenali seperti Lombok (Nusa Tenggara Barat).

Sementara itu, Budi dari travel agent AB Bali juga mengatakan, pengunjung yang datang ke TTE 2017 rata-rata tidak hanya bertanya soal Bali, tetapi juga kota lainnya seperti Jakarta dan Bandung. 

Kementerian Pariwisata mengikuti acara Travel Tour Expo (TTE) 2017 dalam rangka merayu wisatawan asal Filipina untuk lebih banyak lagi datang berkunjung ke Indonesia dan mengenali berbagai destinasi lainnya di nusantara. "Kami memperkenalkan Indonesia ke pasar Filipina karena selama ini yang masih menjadi incaran mereka (wisman Filipina) biasanya masih Bali," kata Deputi Direktur Pemasaran Wilayah Asia Tenggara Kementerian Pariwisata Dwi Ratih Siswarini dalam acara hari kedua TTE 2017 di Manila, Sabtu (11/2).

Dalam booth Indonesia, ada 20 pelaku usaha pariwisata Indonesia yang turut serta antara lain dari agen wisata, operator tour, hotelier, dan manajemen atraksi. Para pelaku usaha itu menawarkan paket wisata kepada para pengunjung pameran antara lain dengan bermitra bersama agen wisata lokal dari Filipina.

Mereka umumnya menawarkan terkait pesona Indonesia yang telah dijabarkan Kemenpar melalui program Top 10 Branding Destination dan Top 10 New Bali. Top 10 Branding Destination adalah Great Jakarta, Great Bali, Great Kepri, Joglosemar, Bunaken-Wakatobi-Raja Ampat, Medan, Lombok, Makassar, Bandung, dan Banyuwangi. Sedangkan Top 10 New Bali adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

Gandung Sutriyono sang Desainer Rumah Terbalik Boyolali

Rumah Terbalik Indonesia dikembangkan Gandung Sutriyono, pemuda 35 tahun asal Kelurahan Kemiri, Mojosongo, Boyolali. Dia menyulap lahan kosong berukuran 15 meter x 15 meter yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai lahan parkir menjadi tempat yang lebih produktif.
Sebagai warga Kota Susu, dia ingin menghadirkan wahana baru yang saat ini sedang nge-hits di semua kalangan, terutama remaja. “Ya, wahana untuk foto-foto sekarang kan sedang naik daun,” ujar Gandung.
Dia ingin ikut mempromosikan Boyolali dengan menyediakan wahana foto tersebut. “Setelah berfoto mereka pasti akan mengunggah hasil fotonya ke media sosial.”

Baru sepekan beroperasi, Rumah Terbalik Indonesia sudah dikunjungi 2.000-an orang. Mereka tidak hanya dari Boyolali tetapi banyak juga yang dari luar kota. Akhir pekan lalu, antusiasme pengunjung tak terbendung. Pengunjung harus antre untuk berfoto.
“Kalau di dalam sudah ada 100 orang, kami tahan dulu sebagian untuk antre di luar.”
Menurut Gandung, wahana rumah terbalik baru ada di kota besar seperti Malaysia, Singapura, Bandung, Jogja, dan Bali. “Biarpun Boyolali adalah kota kecil, tapi kami tak mau ketinggalan, Boyolali juga bisa eksis dengan wahana semacam ini.”

Manajemen terus mempromosikan wahana itu melalui media sosial terutama Instagram. Rumah Terbalik Indonesia harapannya bisa menjadi destinasi alternatif saat wisatawan berkunjung ke Boyolali. “Biasanya kalau selesai berfoto-foto di sini, pengunjung akan bergeser ke sapindekem.” solopos

Inilah Perasaan Pengunjung Rumah Terbalik Boyolali

Alfian, 19, remaja asal Andong, Boyolali, terus membidikkan kamera ponselnya ke arah temannya yang berpose di bawah tatanan kasur, almari, dan kereta dorong bayi yang menggantung di atap.
Satu jepretan butuh kecermatan baik saat mengarahkan pose, mengambilangle foto, termasuk ekspresi objek. Dia tidak mau ada satu foto pun yang sia-sia karena mereka sedang berfoto pada latar yang unik.

 Objek-objek pada latar tersebut dibuat terbalik menggantung pada atap kamar. Wahana yang didatangi Alfian bersama seorang temannya bernama Rumah Terbalik Indonesia, berlokasi di Jl. Merdeka Barat, depan Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Boyolali tak jauh dari Sapi Ndekem Lembu Sora.
Rumah Terbalik Indonesia baru dibuka sepekan. Namun, animo masyarakat luar biasa. Alfian datang dari Andong hanya untuk menikmati wahana tersebut. “Saya tahu dari foto-foto yang beredar di Instagram. Menarik sepertinya. Ya, sekali-sekali eksis dan kekinian,” kata Alfian, sebagimana dikutip Solopos.com di Rumah Terbalik Indonesia, Jumat (10/2/2017).
Hanya dengan merogoh tiket masuk Rp20.000, Alfian merasa puas bisa berfoto di delapan kamar terbalik dengan tema berbeda-beda. “Ya puas, di sini tidak hanya ada kamar terbalik, tapi ada mirror illusion, magic trick, dan gambar tiga dimensi. Enggak sia-sia jauh-jauh datang ke sini,” kata dia. solopos

Wisata Rumah Terbalik Caffe The Milk Ngehits

Salah satu caffe di lingkungan Pemkab Boyolali, Teh Milk Cafe mengadakan event baru yaitu RUmah Terbalik.

The Milk adalah caffe  ingin meramaikan suasana kabupaten boyolali, letaknya yang berada di lokasi alun - alun kabupaten boyolali 
pada event The Milk kali ini akan mengangkat tema Rumah Terbalik, yang lokasinya berada di depan Caffe The Milk (Parkiran Caffe The Milk) yang akan diisi  kurang lebihnya 8 Ruang Kamar Terbalik.  dengan biaya Rp. 20.000,-




berdasarkan lensaboyolali waktu, wahana, lokasi dan harganya tertera sebagai berikut
Tema : Rumah Terbalik
Mulai Buka Pada : 4 Februari 2017
Tempat : The Milk Alun-Alun Boyolali ( Jalan Merdeka Barat )
Wahana : 8 Kamar terbalik, 2 Mirror illusion, 13 Gambar 3D, 4 Talent Trick Magic & More for fun.
Show Time : Senin - Kamis Pukul 13.00-21.00Wib , Jumat-Minggu Pukul 10.00-22.00Wib
Ticket Box : Presale 20K ( Buy 5 Ticket Get 1 Free ) & On The spot : 20K

Peluang EKspor Susu ke ASEAN masih tinggi

Upaya pemerintah mengekspor susu sapi cair asal Indonesia mendapat respon positif dari para peternak sapi perah. Pasalnya, potensi pasar ekspor susu sapi perah khususnya di ASEAN masih sangat besar. Sebab rata-rata negara di kawasan ASEAN tidak memiliki sentra produsen sapi perah.
Itu sebabnya, Indonesia berpotensi merebut pasar susu sapi cair tersebut. Kendati demikian, peluang itu hanya dapat diraih jika pemerintah dapat mewajibkan industri pengolah susu (IPS) menyerap susu lokal sebagai syarat impor bahan baku susu.
erdasarkan data Kementerian Pertanian (Kemtan), total kebutuhan untuk konsumsi susu sapi nasional pada tahun 2015 sebesar 3.838.215 ton per tahun atau 15 liter per kapita per tahun. Produksi lokal berupa susu segar baru mencapai 22 % dari kebutuhan, dan kekurangannya 78% masih harus dipenuhi dari impor yakni 3.003.115 ton dalam bentuk produk olahan susu.

Rendahnya kontribusi susu lokal untuk memenuhi kebutuhan susu nasional disebabkan tidak adanya kewajiban bagi IPS untuk menyerap susu lokal.
Ketua Umum Ketua Asosiasi Peternak Sapi Perah Indonesia (APSPI), Agus Warsito mengatakan, sebenarnya potensi ekspor susu sapi lokal sangat besar. Karena itu, APSPI sebenarnya sangat mendukung langkah pemerintah yang segera mendorong IPS dalam negeri untuk mengekspor hasil olahan mereka ketimbang hanya mengandalkan pasar dalam negeri.
"Potensi ekspor sangat terbuka, sebab di beberapa negara ASEAN banyak yang tidak punya sentra-sentra peternakan sapi perah yang menghasilkan produksi susu segar," ujar Agus, akhir pekan kemarin.
Namun, ia mengatakan, peluang pasar ekspor itu tidak bisa dinikmati oleh peternak sapi perah lokal. Sebab selama ini, IPS memenuhi kebutuhan bahan baku susunya justru dari impor susu mencapai hampir 80% per tahun. Selain itu, ia juga merasa pesimistis, ekspor susu segar ini dapat mendongkrak harga susu segar dari peternak yang saat ini terkapar di kisaran Rp 4.500 - Rp 5000 per liter dari harga ideal Rp 6.500 - Rp7.000 pe rliter.
"Selama tidak ada kewajiban bagi IPS untuk menyerap SSDN (susu segar dalam negeri) dengan batasan minimal dari kapasitas produksinya," terangnya.
Menurut Agus, saat ini IPS tidak memiliki kewajiban sama sekali untuk menggunakan bahan baku susu segar lokal. Artinya untuk memenuhi kebutuhan produksinya, pabrikan dengan bebas dapat menggunakan 100% susu bubuk dari impor. Dengan demikian, peluang pasar ekspor susu segar itu hanya dinikmati industri saja, sementara bisnis peternak sapi perah semakin sulit berkembang karena tidak difasilitasi pemerintah.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehantan Hewan Kemtan I.Ketut Diarmita mengatakan pihaknya tengah menyusun regulasi yang nantinya mewajibkan IPS menyerap susu lokal sebagai syarat impor. Dengan demikian maka peternak sapi perah lokal juga turut mendapatkan keuntungan dari peluang ekspor susu sapi murni ke mancanegara.
Untuk ekspor tahap pertama, Kemtan tengah melakukan komunikasi dengan pihak pemerintah Myanmar yang tertarik mengimpor susu dari Indonesia. Diarmita bilang, untuk tahap pertama PT So Good Food (SGF) telah siap mengekspor susu segar ke Myanmar. Nantinya ekspor susu segar ini akan ditangani oleh SGF Boyolali Value Added Meat yang sudah beroperasi sejak Januari 2015.
dari : Kontan

PMI Boyolali Tahun 2016 Himpun Dana Rp551 Juta dari Masyarakat

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali berhasil menghimpun dana senilai Rp551.177.380 melalui gerakan Bulan Dana PMI pada tahun 2016. Nilai ini lebih besar dari target yang ditetapkan senilai Rp550.000.000.

Ketua PMI Boyolali, Syamsudin, menjelaskan gerakan Bulan Dana PMI dilaksanakan Agustus hingga November 2016. PMI menjaring sasaran baru dalam menghimpun Bulan Dana PMI antara lain pengunjung tempat hiburan, pedagang pasar, pengusaha, pelanggan listrik, air, telepon dan koperasi UKM.
"Kalau yang sudah rutin adalah PNS, murid SD, SMP, SMA negeri dan swasta se-Boyolali, rumah sakit, anggota TNI, dan lain-lain. Respons dari masyarakat sangat baik,” kata Syamsudin.

Kamis, 09 Februari 2017

OJK Ajak Pemda Perangi Rentenir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kota Surakarta, mengajak semua pemerintah daerah (Pemda) berkomitmen untuk ikut memerangi adanya rentenir yang sering merugikan para nasabahnya.

"Pemda eks Keresidenan Surakarta komitmen ikut membantu OJK melawan rentenir uang beroperasi di daerah-daerah," kata Kepala OJK Surakarta, Laksono Dwionggo seperti dikutip Antara.
Laksono mengatakan peran OJK, Bank Indonesia (BI), dan instansi lainnya membantu daerah agar akses keuangan berjalan lebih cepat, sehingga dampaknya masyarakat akan meningkat. Oleh karena itu, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), terus bagaimana mendorong masing-masing daerah secara bertahap dan disesuaikan dengan inklusi keuangan daerah itu sendiri.
Menurut Laksono, pengambilan kredit selama ini di daerah melalui rentenir yang bunganya sangat mahal. Oleh kerana itu, pihaknya membuat program kredit melati sehingga para pedagang yang tidak mempunyai akses perbankan bisa mendapatkan fasilitas lebih murah.
"Program itu, didorong agar inklusi keuangan ke masyarakat yang paling bawah bisa dilaksanakan dengan baik," kata Laksono.
Lebih lanjut Laksono menjelaskan pihaknya selain sudah membahas dengan Pemda Kota Surakarta, Boyolali, kini sedang berbicara dengan Bupati Sragen dan Wonogiri untuk melawan rentenir. Dijelaskan, kredit melati tersebut pihak bank yang mendatangi memberikan pinjaman ke nasabah, dan hal ini akan terus disempurnakan agar akses keuangan ke pasar lebih cepat.
Teknisnya, pada pedagang pasar misalnya sebagai nasabah, tidak lagi menggunakan jasa rentenir yang bunganya sangat mahal. Melati bungannya hanya tiga persen per tahun seperti yang sudah berjalan di Solo.
Ia mengatakan OJK akan mengarahkan penyaluran kredit perbankan ke sektor-sektor ekonomi prioritas seperti infrastruktur, pangan dan energi, kemaritiman, kesehatan, dan sektor prioritas lainnya.

Pabrik Olahan Ternak Boyolali Siap Ekspor Nugget dan Susu ke Jepang dan Myanmar

Salah satu perusahaan di bidang olahan pangan dari ternak di Boyolali siap mengekspor produk nugget dan susu ke Jepang dan Myanmar.
Perusahaan tersebut ada PT Cahaya Gunung Food Plant Boyolali yang merupakan perusahaan hasil join operasional antara PT So Good Food (SGF) dengan PT Cargill Foods Indonesia. Pada Kamis (9/2/2016), perusahaan tersebut didatangani pejabat Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian dan auditor dari pemerintah Jepang.

Dirjen PKH, I Ketut Diarmita, saat berkunjung ke PT SGF di Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali, Kamis (9/2/2017), menyampaikan saat ini pemerintah sedang mengupayakan ekspor produk daging ayam olahan dan susu cair ke luar negeri, khususnya Jepang dan Myanmar.
Diarmita menyampaikan upaya mengekspor daging ayam ke luar negeri sudah dimulai pada 2014. Saat itu Pemerintah Jepang menyetujui empat unit usaha pengolahan daging ayam untuk mengekspor daging ayam olahan ke Negeri Sakura.Keempat unit usaha tersebut yaitu PT Malindo Food Delight Plant Bekasi, PT So Good Food Plant Cikupa, PT Charoen Pokphand Plant Serang, dan PT Bellfood Plant Gunung Putri. Ekspor dilakukan dalam bentuk daging ayam olahan yang telah melalui proses pemanasan kurang lebih 70 derajat Celcius selama sekitar 1 menit.
Hal ini dilakukan mengingat saat ini Indonesia belum bebas penyakit Avian influenza (AI) sehingga Indonesia tidak dapat mengekspor daging ayam dalam bentuk segar dingin atau beku. “Untuk saat ini kami sedang mengupayakan agar perusahaan-perusahaan tersebut dapat kembali memperoleh persetujuan dari Jepang untuk mengekspor daging ayam olahan ke Jepang.”
Saat ini, tim auditor dari Kementerian Pertanian Jepang telah datang ke Indonesia melakukan audit surveilans terhadap keempat unit usaha tersebut. Selain itu, pada Kamis, tim auditor dari Jepang juga mengaudit PT Cahaya Gunung Food Plant Boyolali yang merupakan salah satu unit usaha baru yang telah diusulkan pemerintah Indonesia untuk bisa mengekspor pangan olahan ayam ke Jepang.
Tim audit ingin memastikan standar keamanan pangan yang dipersyaratkan pemerintah Jepang telah terpenuhi. “Saya sangat berharap empat perusahaan tersebut ditambah satu perusahaan di Boyolali ini lolos audit sehingga Indonesia dapat segera mengekspor produk olahan daging ayam, bukan hanya ke Jepang yang terkenal dengan persyaratan keamanan pangannya yang tinggi, tetapi juga dapat menembus ke negara-negara lainnya seperti Singapura, Malaysia, Timor Leste, dan sebagainya,” ungkap Diarmita.
Head of Manufacturing Operation PT SGF, Asrul Ointu, mengatakan mereka akan mengekspor produk olahan berupa nugget dan karage. Sedangkan President Director PT Cahaya Gunung Foods, Derek Schoonbaert, menargetkan bisa mengekspor produk olahan ayam sebanyak 5.000 metrik ton per tahun untuk dua tahun pertama.
Selain olahan daging ayam, SGF juga sedang mempersiapkan ekspor susu cair ke Myanmar. “Pelaksanaan ekspor susu cair tinggal menunggu proses administrasi. Begitu selesai kami siap ekspor,” imbuh Asrul.

Rabu, 01 Februari 2017

Sarapan Pagi di Boyolali sekaligus Memakmurkan Masjid

Kehidupan sudah berdenyut sejak pengeras suara masjid mengumandangkan azan pada pagi hari. Sedikit demi sedikit jemaah masjid Al Iman di Kampung Tanjungsari, Ngesrep, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah mulai memenuhi masjid.

Kondisi jemaah di dekat Bandara Adi Sumarmo, Solo itu jelas berbeda dengan jemaah masjid umumnya di saat waktu subuh. Setidaknya ada enam saf panjang memenuhi jemaah laki laki dan tujuh saf memenuhi jemaah perempuan di Masjid Al Iman ini. Jumlah jemaah subuh diperkirakan mencapai lebih dari 300 orang.

Ketua Al Iman Community Center (ACC) Masjid Al Iman Tanjungsari, Iqbal Yasir, mengatakan gerakan subuh berjamaah layaknya jemaah salat Jumat memang sudah digalakkan sejak dua bulan terakhir.
Remaja masjid juga menggelar beberapa agenda demi memeriahkan agenda salat subuh berjamaah, seperti pengajian, pengobatan gratis, dan sarapan bersama.
Kondisi ini ya sudah dua bulan. Jadi setelah salat berjemaah, ada pengajian dengan mengundang ustaz dari luar," ujar Iqbal, Minggu, 30 Januari 2017.
Sebelum pengajian, tim dari ACC memberikandoorprize kepada beberapa orang yang dinilai telah memberikan sumbangsih kepada kepentingan umum. Pemberian doorprize ini diberikan kepada penerima yang berbeda agar salat subuh semakin menarik.
"Hari ini doorprize untuk Pak Bon, sekolah Islam ada TK, MI, dan SMP. Sebelumnya, marbot masjid dan musala sekitar. Lalu sebelumnya, anak-anak SD MI, SMP dan SMA yang ikut jemaah dikasih hadiah," kata dia.  
Iqbal mengatakan setelah salat subuh berjemaah disusul dengan pengajian, jemaah bisa menyantap menu sarapan bersama-sama. Menu yang disajikan selalu bervariasi sehingga jemaah tidak bosan saat menyantap menu yang disajikan oleh ibu-ibu penggiat masjid.
"Menu selalu berbeda. Hari ini ada bakso, sebelumnya ada soto, ya selalu berbeda pokoknya," kata Iqbal.
Setelah sarapan jemaah masih bisa mengakses pengobatan gratis. Ada dokter yang selalu siap melayani jemaah. Dokter Tanto Wirasno selalu setia memberikan amal ibadahnya kepada jemaah dengan melayani akses kesehatan tanpa dimintai biaya. Selama ini, ia telah melayani jemaah empat kali ini.
"Setiap kita buka layanan kesehatan ini, ada sekitar 50-70 jemaah yang terfasilitasi kesehatannya. Gratis semua, obatnya gratis jadi semua kalangan yang akses kesehatan ini digratiskan," ujar Iqbal.
Sembari memeriksakan kesehatan, warga dan jemaah juga dapat memberikan sedekah rongsokan kepada masjid. Hasilnya nanti dapat digunakan untuk kepentingan masjid. Sedekah rongsok itu dilakukan selama enam minggu sekali sehingga jemaah dapat mempersiapkan barang rongsoknya.
"Sambil membersihkan dapat hasil dari sampah. Material plastik, kertas dan logam atau besi. Kebanyakan kertas dan plastik," ujar Iqbal.
Dengan berbagai kegiatan yang ada, ia berharap kesukaan dan kecintaan kepada masjid dapat terus terjaga, terutama pada generasi muda selanjutnya. Untuk memakmurkan masjid, dia mengatakan perlu langkah nyata sehingga dapat menikmati salat subuh berjemaah di masjid Al Iman Tanjungsari.
"Efeknya mempererat  jamaah dan merangsang adik adik muda dan anak anak untuk selalu senang datang ke Masjid Al Iman," ujar dia.
Iqbal menjelaskan tidak hanya kegiatan di masjid, komunitasnya kini sedang merintis amal usaha. Satu amal usaha yang sudah dijalankan adalah Al Iman Fashion Center tempat penjualan berbagai busana muslim, dll. Hasilnya dapat digunakan untuk kegiatan kegiatan masjid.

Selasa, 31 Januari 2017

Hadapi AFF, Indra Sjafri Mulai Cari Bibit Pemain Potensial untuk Timnas U-19

Pelatih tim nasional U-19 yang baru resmi dikontrak PSSI, Indra Sjafri, mengatakan dirinya akan langsung mencari bibit-bibit pemain potensial mulai Februari ini yang akan mengisi tempat pada kesebelasan yang dibentuknya.
"Mulai Februari ini saya akan melakukan pemantauan bakat ke asosiasi-asosiasi provinsi di seluruh Indonesia," tutur Indra usai menandatangani kontrak sebagai pelatih tim nasional di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (31/1).

Dia melanjutkan, dirinya langsung fokus membangun tim karena turnamen terdekat yang akan diikuti bergulir pada September 2017, yaitu Piala AFF U-18 di Myanmar. Pada turnamen tersebut, Indra ditargetkan menjadi juara oleh PSSI.

"Waktu menuju turnamen tinggal enam bulanan. Jadi persiapannya sesegera mungkin harus dimulai," ujar dia.

Usai menjabat sebagai pelatih tim nasional U-19, Indra Sjafri pun harus meletakkan jabatannya sebagai pelatih Bali United yang sudah diembannya sejak tahun 2014. Selain juara di Piala AFF U-18, Indra juga ditargetkan untuk membawa timnya lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 yang digelar pada November 2017.

Kontrak Indra sendiri berdurasi setahun dengan kemungkinan diperpanjang jika pelatih asal Sumatera Barat tersebut dinilai beprestasi. "Perpanjangan kontrak akan ditinjau setiap tahun," tutur Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.
judul asli :  Indra Sjafri Mulai Cari Bibit Pemain Potensial untuk Timnas U-19

Wow.... Bulan Maret 2017 Tarif Air PUDAM di Boyolali Sudah Naik

Kenaikan tarif dasar air bersih Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Boyolali mulai diterapkan Maret dan ditagihkan mulai April mendatang. Direktur Utama PUDAM Boyolali, Cahyo Sumarso menjelaskan, kenaikan tarif diperlukan untuk menutup biaya operasional, peningkatan mutu pelayanan, serta untuk pengembangan sesuai target pemerintah dalam pengadaan air bersih kepada masyarakat.
Penyesuaian tarif ini mendesak dilakukan, mengingat tarif dasar air bersih ini sejatinya tarif tahun 2013 lalu. Dengan kata lain, PUDAM Boyolali sudah menunda kenaikan tarid selama empat tahun. “Tarif dasar air per Maret nanti disesuaikan, dari saat ini Rp 2.250/meter kubik menjadi Rp 2.600/meter kubik atau naik Rp 350/meter kubik,” ungkap Cahyo, Selasa (31/1)
.Cahyo menegaskan, meski ada penyesuaian harga namun kenaikan tersebut masih terjangkau. Dengan adanya penyesuaian tarif dasar air ini, maka sesuai standar pemakaian kebutuhan air bersih, yakni 10 meter kubik/bulan per sambungan rumah, maka untuk pelanggan golongan rumah tangga I (R1) hanya akan naik Rp 3.500. Sementara untuk pelanggan golongan II (RII), hanya akan naik Rp 4.500.
“Untuk golongan RI untuk pemakaian 10 meter kubik/bulan hanya naik dari Rp 36.000/bulan menjadi Rp 39.500/bulan. Begitu pula dengan golongan RII, dari Rp 41.000/bulan, hanya naik menjadi Rp 45.500/bulan,” jelas Cahyo.
Cahyo menambahkan masih jauh lebih rendah dari ketetapan aturan Permendagri71/2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum. Selain itu, penyesuaian tarif juga masih di bawah ketentuan Gubernur, yang menyebutkan harus di bawah 4 persen dari besaran upah minimum kabupaten (UMK) untuk pemakaian 10 meter kubik.
Sehingga dengan UMK Boyolali sebesar Rp 1.519.289/bulan, maka batas 4 persen sesuai ketentuan Gubernur mencapai Rp 60.772. Sehingga kenaikan tarif PUDAM Boyolali nanti, masih jauh di bawah ketentuan tersebut.
“Jadi kenaikan tarif nanti itu masih jauh di bawah ketentuan Permendagri maupun ketentuan Gubernur,” papar Cahyo.
Diharapkan dengan penyesuaian tarif tersebut, dapat mendukung investasi dan pengembangan pelayanan air bersih masyarakat sesuai target pemerintah. Apalagi saat ini jumlah pelanggan PUDAM Boyolali sudah mencapai 53.079 sambungan rumah.
joglosemar
judul asli  :  Ingat!!! Bulan Depan Tarif Air PUDAM di Boyolali Sudah Naik

Mahfud MD: Pernyataan Ahok Kepada Kia Ma'ruf Picu Kemarahan Nahdliyin


Ketua Dewan Penasihat Lembaga Bantuan Hukum PB NU, Moh Mahfud MD menegaskan pernyataan Ahok kepada KH Ma'ruf Amin dalam sidang penistaan Surat Al Maidah 51 sangat tidak beradab dan di luar koridor hukum. Untuk itu, wajar sekali bila sekarang warga nahdliyin merasa terpantik emosinya atau marah terhadap sikap yang merendahkan posisi KH Ma'ruf Amin itu.

''Saya pribadi selama ini diam saja. Tapi atas kejadian Ahok di sidang pengadilan yang seperti itu maka saya pun kini emosi. Dan wajar bila para kader dan warga NU seperti dari Ansor dan PMII marah atas sikap itu. Saya kira tindakan Ahok itu tidak beradab. KH Maruf adalah sosok ulama yang sangat dihormati warga NU. Dan di organisasi jamiah NU (PB NU) dia menempati posisi yang sangat tinggi. Semua warga NU hormat dan mencintai beliau," kata Mahfud yang juga Guru Besar FH UII Yogyakarta, kepada Republika.co.id, Raby (1/2).

Menurut Mahfud, apa yang dipertontonkan oleh Ahok dan penasihat hukumnya di sidang tersebut juga keluar dari substansi. Bahkan, beberapa pernyataan yang terlontar di sidang itu menjadi 'blunder' hukum yang punya konsekuensi hukum yang serius. Hal ini misalnya adanya pengakuan Ahok bahwa dia punya data telepon percakapan KH Ma'ruf Amin dan Susilo Bambang Yudhoyo (SBY),

''Ahok dan timnya dapat data percakapan antara KH Ma'ruf dan SBY. Sebelum ngomong substansi isi pembicaraan, saya pertanyakan di mana data itu didapat. Ingat data percakapan tidak bisa didapat dari sembarang orang karena harus dari lembaga penegak hukum. Kalau begitu data percakapan itu hasil 'pencurian' dan ini jelas-jelas perbuatan melanggar hukum,'' tegasnya.

Selain itu, tudingan bahwa percakapan di telepon itu menandakan bahwa KH Ma'ruf menjadi pendukung calon gubernur tertentu, juga punya persoalan hukum. Sebab, siapa pun orangnya --termasuk KH Ma'ruf Amin-- bebas bertemu dengan siapa pun. Dan kebebasan ini dijamin dalam hukum dan konstitusi negara.

''Memang ada pelanggaran hukum bila KH Ma'ruf menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) masa SBY. Kenapa tidak dipersoalkan juga jabatan KH Ma'ruf yang lain, misalnya sempat menjadi pendiri PKB, ketua Syuriah PBNU, atau hingga punya pesantren. Jadi maksudnya apa dengan penghinaan terhadap sosok ulama terkemuka tersebut?,'' ujar Mahfud.

Dalam soal persidangan, lanjut Mahfud, sebenarnya Ahok dan penasihat hukumnya bisa bertindak lebih beradab. Ini misalnya, bila dia merasa keberatan dengan kesaksian KH Ma'ruf Amin, maka kemukakan saja nanti ketika melakukan nota pembelaan.

''Jadi bukan malah menyerang pada sisi soal di luar kesaksian dan hukum. Saya tidak paham apa maksudnya karena malah menyerang beliau dari sisi pribadi. Di sinilah saya merasa wajar bila warga Nahdliyin marah dengan sikap Ahok dan penasihatnya itu,'' tegas Mahfud MD.

Senin, 30 Januari 2017

Arupalakka: Firza Marah Besar Tahu Namanya Dirusak dan Difitnah dengan Habib Rizieq

Video terkait percakapan yang mengaku bernama Firza Husen yang diupload ke berbagai sosial media dengan membawa-bawa nama Habib Rizieq Syihab jika mereka telah melakukan perselingkuhan, rupanya menjadi viral, dikarenakan selain isi percakapan yang direkam dan diupload, juga beberapa percakapan yang dimasukkan ke sosmed menggunakan hasil capture.
Sebuah foto yang juga ternyata hasil fitnah yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab beredar. Dalam foto tersebut diperlihatkan dibagian belakang duduk Habib Rizieq bersama firza Husen, namun aslinya adalah Habib Rizieq duduk bersebelahan dengan Rahmawati Soekarnoputri, namun di edit jika Habib Rizieq duduk bersebelahan dengan Firza Husen.

(Dibagian belakang juga berdiri Yakub A. Arupalakka Wakil Ketua Umum sekaligus Bendahara Partai Priboemi. Kepada pembawaberita.com, Yakub juga mengatakan jika sudah melihat seluruh foto dan video yang memuat fitnah terhadap Habib Rizieq. Bahkan Yakub sangat marah dengan perbuatan orang-orang yang ingin menghancurkan umat Islam, melalui Habib Rizieq.
“Firza sudah menghubungi saya dan beliau sangat terpukul dengan seluruh fitnah yang dibuat, bahkan dia juga meminta maaf kepada Habib Rizieq,” ujar Yakub, karena menurut Firza kepada Yakub, Habib Rizieq tidak akan mungkin melakukan semua itu, apalagi dengan mengeluarkan ucapan-ucapan yang sangat vulgar demikian.
Firza sangat terpukul dan mengatakan jika semuanya adalah fitnah yang dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Firza sendiri selama ini mengenal Habib Rizieq, namun kedekatannya hanyalah sebatas mengenal bukan seperti yang dibuat oleh fitnah-fitnah yang sangat mencoreng nama Habib Rizieq.
Bahkan kepada Yakub, Firza yang dikenal oleh sebagian rekannya, sebagai salah satu wanita yang sering berkecimpung di sosial, mengakui jika ingin menghubungi Habib Rizieq semuanya pasti melalui orang dekat Habib karena beliau memang tidak pernah memegang alat selular, bahkan untuk bisa berbicara dengan Habib Rizieq tidak semudah seperti orang lain, dikarenakan kesibukan beliau, dan juga tidak pernah beliau bisa sendirian selalu saja ada orang lain yang sedang berada di sampingnya.
Bahkan salah satu tokoh wanita yang dulunya sempat membenci yang namanya FPI, namun kini memiliki sebuah pandangan yang berbeda, Naniek S Deyang, mengatakan jika Habib Rizieq selalu bersama orang lain, baik itu pengawal, ajudan maupun habib dan ustad lainnya, bahkan Istri Habib Rizieq tidak pernah meninggalkan beliau bahkan hingga keluar kota.
Yakub sendiri mengutuk keras perbuatan para pembuat video yang memfitnah, baik nama Habib Rizieq maupun nama Firza Husen, menurutnya ini adalah fitnah yang sudah tidak bisa ditoleransi.
“Kami akan mencari orangnya dan kami juga tetap menempuh jalur hukum, apalagi pertemuan tersebut (foto) kami tahu siapa saja (yang hadir),” ujar Yakub dengan nada marah.  Eramuslim

Panik, Musuh-Musuh gerakan 212 Fitnah Habib Rizieq dengan Isu Selingkuh

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq tidak henti-hentinya difitnah dan dikriminlaisasi. Setelah silih berganti dilapor ke kepolisian, kali ini sebuah video bertajuk “Terbongkar Perselingkuhan Habib Rizieq Shihab” di YouTube jadi viral kemarin hingga hari ini.
Sebuah video berisi rekaman pembicaraan suara perempuan yang disebut bernama Firza Husein dengan seseorang bernama Ema beredar. Ada pula screenshot percakapan melalui layanan WhatsApp antara Firza dengan seseorang yang disebut sebagai Habib Rizieq menyertai video berdurasi sekitar empat menit itu. Anehnya, screenshot WA Habib itu bertanggal Agustus 2016, padahal Habib sudah tidak memegang hp sejak Mei 2016, dan sejak itu hp-nya Habib dipegang oleh isterinya.

Video itu juga sudah beredar di kalangan aktivis Front Pembela Islam (FPI).
Sekretaris Jenderal Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin menuding pihak-pihak yang memusihi Habib Rizieq Shihab telah panik.
Menurut Novel, kepanikan itu terlihat dari penggunaan segala cara untuk menyudutkan imam besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.
Novel mengatakan itu guna merespons video berisi rekaman pembicaraan suara perempuan yang disebut bernama Firza Husein dengan seseorang bernama Ema yang beredar secara viral sejak Minggu (29/1).
Dalam video itu, sosok perempuan yang disebut bernama Firza sedang membicarakan seseorang yang disebut dengan nama Habib Rizieq.
Ada pula screenshot percakapan melalui layanan WhatsApp antara Firza dengan seseorang yang disebut sebagai Habib Rizieq menyertai video berdurasi sekitar empat menit itu. Bahkan ada screenshot berisi percakapan jorok dan foto-foto vulgar.
Karenanya Novel meyakini pembuat video itu adalah pihak yang memusuhi Habib Rizieq. Tujuannya adalah menyebar fitnah.
“Mereka sudah panik dan menyerang kami secara membabi buta. Mereka menghalalkan dengan berbagai cara keji dan fitnah yang biadab,” tegas Novel kepada JPNN, Senin (30/1).
Kendati demikian pria yang kondang disapa dengan panggilan Habib Novel itu sudah mendeteksi pihak yang membuat video dan menyebarkannya. Hanya saja, Novel enggan membebernya ke media.
“Kalau saya gak mau sebut nama atau pihak. Nanti malah tambah fitnah. Yang jelas mereka-mereka yang berlindung ke pihak besar,” tegasnya.
Novel menegaskan, penyebar video fitnah itu berambisi menjatuhkan FPI dan Habib Rizieq. Meski demikian dia meyakini hal itu tak akan berpengaruh ke Habib Rizieq ataupun FPI.
“Fitnah itu tidak mempan terhadap kami. Sejak awal kita berdiri, model-model beginian udah sering dikirim ke kita. Tapi semuanya fitnah dan hoax, buktinya FPI sekarang malah tambah eksis tuh,” kata Novel. Eramuslim