Jumat, 09 Desember 2016

Tanaman Trenggulun jadi Maskot Kebun Raya Indrakila Boyolali

Proyek Kebun Raya Indrakila Boyolali mulai diisi dengan berbagai spesies tanaman. Ratusan di antaranya merupakan hasil eksplorasi di Hutan Telawa, Kecamatan Juwangi.
Pimpinan Produksi (Pimpro) Kebun Raya Indrakila Boyolali, Okta Dwi Prabowo, menyebutkan bahwa Kebun Raya Indrakila akan menjadi tempat konservasi tanaman asli Jawa, khususnya Jawa Tengah bagian timur, serta Jawa Timur bagian barat.
Sebagai pengisi koleksi pertama, pihaknya pun melakukan eksplorasi di Hutan Telawa, Juwangi. Hasilnya, terdapat 160 spesies tanaman yang ditemukan serta diidentifikasi.

Saat ini, 160 spesies itu masih dalam tahap pembibitan dan tersimpan di ruang pembibitan yang ada di lokasi pengembangan kebun raya di Dukuh Tempurejo, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo.
“Ada satu spesies yang nanti akan menjadi maskot kebun raya, yakni tanaman Trenggulun,” ungkap Okta, Kamis (8/12/2016).
Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Boyolali ini menjelaskan, seluruh spesies tanaman tersebut akan terinventarisasi dan memiliki KTP pohon.
“Misalnya saja tanaman Aege Marmelos dengan nomor KTP I.2016110177, di bawahnya juga tertulis H.Telawa. Kode I berarti Indrakila, berikutnya 2016 merupakan tahun dikembangkannya, serta diikuti nomor KTP pohon. Sedangkan H. Telawa berarti berasal dari Hutan Telawa,” jelas Okta. JS

Rabu, 07 Desember 2016

Kisah Mengharukan : Mengaku Mandul Pada Istrinya, Setelah Terbongkar ...?!!

Setelah dokter membacakan hasil lab yang menyatakan suami mandul, ia menjadi sering emosional. Sebab beberapa bulan terakhir, ia menjadi sasaran gunjingan kerabat dan tetangga. “Sudah empat tahun mereka menikah, belum juga punya anak. Masalahnya di istri atau di suami ya?”
Perkataan dokter hari itu seakan menjadi senjatanya. “Ternyata yang ada masalah kesuburuan adalah Anda Pak, sedangkan Ibu tidak ada masalah apa-apa,” kata dokter kepada mereka waktu itu.

Ketika ada masalah, istri menjadi uring-uringan dan menganggap suaminya sebagai biang keladi. Ketika terjadi perselisihan, istri merasa harus menang karena pokok permasalahan menurutnya adalah ketidakhadiran buah hati akibat kondisi suaminya.

Waktu terus berjalan. Lima tahun setelah pembacaan hasil lab itu, sang istri merasa habis kesabarannya.
“Aku sudah cukup bersabar dengan kondisi ini, Mas. Tapi aku tidak bisa bersabar lebih lama lagi. Aku ingin segera memiliki anak. Mungkin sudah saatnya kita berpisah,” kata-kata itu akhirnya terlontar dari lisan istri.

“Sabarlah istriku, ini cobaan dari Allah... jika kita bersabar, Allah akan menghadiahi pahala tanpa batas dan memasukkan kita ke dalam surgaNya,” sang suami mencoba mengingatkan istrinya dengan berbagai cara.

“Baiklah. Aku tahan kesabaranku. Jika tahun depan kita belum juga memiliki anak, aku ingin Mas ceraikan aku,” ketusnya.

Tak lama setelah itu, sang istri jatuh sakit setelah beberapa hari merasa sering keletihan. Ketika di rumah sakit, hasil lab mengatakan bahwa ia mengalami gagal ginjal. Mendengar kenyataan tersebut, ia semakin emosional. 

“Semua ini gara-gara dirimu. Selama ini aku menahan kesabaranku dan jadilah sekarang aku seperti ini. Mengapa engkau tak juga menceraikan aku?” 

Karena kondisinya yang memburuk, sang istri harus dirawat di rumah sakit. Menurut dokter, tidak ada cara lain kecuali ia harus dioperasi. Masalahnya, harus ada orang yang mau mendonorkan ginjalnya.

Di saat seperti itu, tiba-tiba suaminya berpamitan. “Maaf, aku ada tugas keluar negeri. Aku berharap semoga engkau baik-baik saja”. 
“Haah, di saat begini engkau pergi?”
“Ya, aku akan pergi karena tugas dan sekaligus mencari donatur ginjal, semoga dapat”. 
Beberapa hari kemudian, ia mendapat kabar baik. Seorang pria bersedia mendonorkan ginjalnya. 

“Ya Allah... betapa mulianya pria itu. Sedangkan suamiku, suami macam apa dia. Sewaktu aku membutuhkannya, ia malah tidak berada di sampingku.”
Operasi berjalan lancar. Dengan izin Allah, ia pun sembuh dan bisa beraktifitas seperti sedia kala. 
Setelah sepekan, suaminya datang dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda kelelahan. Suaminya yang selama ini tampak kuat sekarang kelihatan sering kecapekan.


Kabar gembira lainnya datang menghampiri. Sebulan setelah operasi ginjal, ia hamil. Kehadiran buah hati itu membuat suami mereka bahagia dan kehidupan rumah tangga keduanya pun kembali harmonis.

Setelah bayi mereka lahir dan sang suami telah menyelesaikan studi S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan kini bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. 

Pada suatu hari ketika sang suami dinas luar, istri menemukan sebuah buku harian. Rupanya suaminya lupa menyimpan kembali buku harian yang tak pernah diketahui istri itu.

Dibacanya buku harian itu, halaman demi halaman. Hampir saja ia pingsan saat membaca apa yang sebenarnya terjadi dalam enam tahun terakhir. Ternyata sang suami telah berbohong. Sebenarnya bukan suami yang mandul tetapi dirinya sendiri.

“Setelah mengetahui hasil lab itu, aku meminta dokter mengatakan hal yang sebaliknya. Agar istriku tidak putus asa. Semula dokter menolak, tetapi aku terus membujuknya hingga ia akhirnya mau mengatakan bahwa akulah yang mandul. Aku pribadi yang dikuatkan oleh Allah, aku telah ditunjukiNya dengan Al Quran untuk bisa bersabar dalam segala kondisi. Semoga Allah memberikan solusi kepada kami,” demikian secara singkat peristiwa di balik hasil pemeriksaan kesuburan enam tahun lalu. 

“Jadi rupanya suamiku tidak pernah mandul, ia hanya berbohong demi menguatkan aku... Pantas saja waktu itu ia menemui dokter sendirian dan setelah itu baru mengajakku menemui dokter berdua...” sang istri sesenggukan dengan perasaan yang tak terbayangkan.

Bukan hanya itu. Sang suaminya ternyata telah berkorban luar biasa untuknya. Di halaman lain dalam buku harian itu, ia menemukan siapa sebenarnya pria misterius yang mendonorkan salah satu ginjal untuknya.

“Sungguh sulit mencari donatur ginjal. Aku sudah mengiranya. Sedangkan istriku harus sembuh. Namun, aku tak mau istriku tahu jika aku sendiri yang mendonorkan ginjal untuknya. Maka akupun pamit keluar negeri. Kuminta dokter merahasiakan identitasku saat aku mendonorkan salah satu gnjal itu,” sang istri tak bisa menahan ledakan tangisnya.

“Jadi karena itu engkau sering terlihat kelelahan. Engkau kini hidup dengan satu ginjal demi aku...”

Ketika sang suami pulang dari dinas luar, ia tak mampu menyembunyikan perasaan malunya. Tutur katanya kini jauh lebih lembut kepada suami, dan karena begitu malunya, ia tak mampu mengangkat wajahnya di hadapan suami. Ia tak mampu memandang suami hingga sekitar 100 hari. tarbiyah

Tahun depan Tugu Jam Boyolali akan Dibongkar, Kenapa Ya?!!

Tugu Jam yang merupakan kebanggaan masyarakat Boyolali, tahun depan, bakal dibongkar. Nantinya, Tugu Jam peninggalan Rongowarsito ini akan diganti dengan tugu jam dengan desain yang lebih modern.
dari diboyolali.com
“Desainya kita lombakan, ada dua desain yang kita pilih, konsep botol susu yang mengalir ke bawah dan gunungan tumpeng mengambarkan Gunung Merapi,” kata Bupati Boyolali Seno Samudro, Rabu (7/12).
Bupati mengaku dua desain tersebut akan semakin mempercantik Boyolali, terutama di malam hari. Mengingat konsep tersebut bermain dengan cahaya. Sedangkan untuk Tugu Jam berbentuk joglo saat ini, Bupati menilai mestinya dibangun di taman bukan di tengah jalan.
“Kesanya kan kumel, kurang artistik,” tambah Bupati.

Pembangunan tugu jam dengan nuansa artistik sendiri bakal dilakukan tahun depan, dengan anggaran Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar. Nantinya akan dibangun dua tugu jam, satu dibangun di lokasi saat ini dan satunya bakal dibangun di depan Museum Hamong Wardoyo.
“Kita harapkan ini bisa mendorong kecamatan-kecamatan untuk ikut mempercantik wilayahnya,” pungkas Bupati. timlo

JIka Suami Doyan Lihat Film Biru, Apa yang musti dilakukan?!!!

Assalamualaikum Wr Wb,
Bu, suami saya suka sekali bergadang untuk browsing foto-foto atau video porno. setiap kali saya dekati, dia langsung mengganti tab komputer ke situs lainnya.. dan setiap saya ajak untuk tidur atau saya sengaja duduk didekat dia, dia langsung marah merasa terganggu.
Bu, hukum nya dalam islam melihat atau menonton sesuatu yang berbau porno itu apa? bagaimana caranya merubah perilaku suami bu? padahal ibadahnya sudah cukup baik, tapi kenapa hobinya seperti itu?
Mohon penjelasan ibu…terima kasih.
Wassalamualaikum Wr Wb
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu
Ibu Amy yang semoga dicintai Allah swt.,
Saya dapat memahami bahwa seorang istri akan terganggu oleh kebiasaan suaminya yang suka melihat gambar-gambar porno. Saat ini Anda mempunyai perasaan berbagai macam tentang suami Anda, apakah jengkel, marah, cemburu atau apapun yang akan menutupi pandangan positif tentang suami. Benarkah?

Jika pandangan negatif ini selalu yang anda pelihara, lama kelamaan Anda akan kehilangan kepercayaan bahkan respect pada suami sendiri. Semoga saja tidak, namun jika terjadi, inilah yang tidak dikehendaki dalam hubungan perkawinan.
Ibu Amy yang shalihat,
Anda mengatakan bahwa sebenarnya suami Anda ibadahnya sudah baik, namun kenapa tidak tercermin dalam perilaku, ya? Itulah yang kadang mengherankan, bahwa ibadah yang nampak bagus namun tidak menjamin akhlak yang karimah. Bisa jadi karena ibadah tersebut baru dilakukan dalam konteks ritual, belum terinternalisasi sebagai satu kesatuan yang akan menjadi alat kontrol perilaku.
Namun di sisi lain Anda bisa menelaah lebih dalam tentang kebiasaan suami ini, sejak kapan itu terjadi, apakah akhir-akhir ini saja atau sudah lama? Jika sebelumnya suami tidak mempunyai kebiasaan ini kemudian tiba-tiba suka ke arah yang porno, mungkinkah ada hal yang mencetuskannya? Ibu Amy, seiring dengan berjalannya waktu, kadang muncul perasaan hambar, tawar, monoton atau semacam itu dalam sebuah perkawinan. Mereka menjadi terlalu biasa dengan pasangannya, sehingga tidak lagi menemukan daya tarik.
Oleh karena itu diperlukan penyegaran-penyegaran ulang dan kreatifitas untuk membuat kejutan-kejutan baru atau hal-hal yang menimbulkan daya tarik pasangan. Apakah itu? Nah, Anda sendirilah yang tahu, apa yang selama ini disukai oleh pasangan anda. Tanyakan secara langsung dengan lembut atau lihat dengan bahasa tubuh hal-hal yang disukainya. Anda bisa membuat kreatifitas di rumah, apakah tatanan kamar tidur dipercantik, pun begitu dengan diri anda. Cantik tak harus identik dengan mahal, kan?
Ibu Amy yang shalihat,
Jika kebiasaan ini ternyata sudah berlangsung lama, bahkan mungkin sebelum menikah dengan Anda, mungkin sumber masalah ada pada faktor pengalaman hidup suami Anda. Bisa jadi karena pengaruh pergaulan ketika remaja, maka suami mempunyai semacam maladaptive habits (kebiasaan-kebiasan yang salah) yang dia kembangkan, diulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan yang sulit dirubah. Apakah berarti tak ada harapan? Justru sebaliknya, berpikirlah bahwa suami Anda bisa berubah, yakinlah, dan tetap bersikap positif pada suami.
Positif thinking (berpikir positif/ husnudhon) ini mempunyai keajaiban, dengan idzin Allah swt, seseorang akan berubah karena pikiran positif yang kita kembangkan tentang orang tersebut. Bukankah ada gaya tarik menarik antar benda-benda dalam alam semesta ini. Begitu juga halnya Anda dengan pasangan Anda.
Ibu Amy yang shalihat,
Tentang apa hukumnya melihat hal-hal porno, saya kira Anda bisa menanyakan pada rubrik ustadz menjawab. Namun saya meletakkan ini dalam konteks salah satu kebiasaan salah/ maladaptive dengan obyek-obyek seksualitas. Ada unsur adiktif/ kecanduan sebagai efek dari melihat stimulus yang semacam itu, karena mengalirnya adrenalin dan hormon-hormon seksual dalam tubuh sehingga menimbulkan sensasi-sensasi seksual.
Jika Anda dapat mendekati suami anda sendiri dan menjadi terapisnya, ini adalah hal yang luar biasa dan akan menjadi khidmat Anda pada suami. Pertama sekali suami harus menyadari dulu bahwa perbuatannya tersebut tidak produktif, apalagi jika sampai tertangkap basah oleh anak, tentu akan menjadi idola negatif bagi anak-anak. Terus kembangkan komunikasi yang tepat pada suami, ya Bu, mudah-mudahan Allah swt memberi solusi terbaik atas masalah ini. Teriring do’a dan salam hangat.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuhu
Bu Urba

Hati- Hati dengan modus ini : Hendak Jual Ayla, Warga Sindon Malah Kena Tipu

Rudiyanto, 30, warga Dukuh Jantir, RT 001/ RW 002, Desa Sindon, Ngemplak, Boyolali, terpaksa gigit jari. Maksud hati hendak menjual Daihatsu Ayla, Rudiyanto malah kena tipu si calon pembeli.
ilustrasi
Mobil Ayla miliknya pun raib dibawa lari calon pembeli tersebut. Informasi yang dihimpun Solopos.com di Mapolsek Ngemplak, Selasa (6/12/2016), kasus itu bermula ketika Rudiyanto memajang foto mobil Daihatsu Ayla di iklan jual beli online sepekan lalu.
Mobil tersebut berpelat nomor B 1572 CKG keluaran 2013. Tak berselang lama, datanglah seorang calon pembeli menemuinya. Saat bertemu dengan calon pembeli, Rudiyanto berada di sebuah bengkel di Desa Sobokerto.

Entah apa yang dilakukan si calon pembeli kepada Rudiyanto ketika mereka bertemu di sebuah bengkel. Tiba-tiba saja Rudiyanto dengan sukarela memberikan kunci mobilnya kepada si calon pembeli.
Padahal, calon pembeli itu sama sekali tak ia kenal sebelumnya. Anehnya lagi, Rudiyanto juga meminta calon pembeli itu datang ke rumahnya dan menjajal performa kendaraan yang akan dijual itu.
“Saya juga heran, kok korban ini dengan rela memberikan kunci mobil kepada calon pembeli yang tak dikenalnya itu?” ujar Kapolsek Ngemplak, AKP Ahmad Nadiri, kepada Solopos.com.
Sebelum menjajal mobil Daihatsu Ayla warna putih itu, si calon pembeli sempat bertemu keluarga Rudiyanto di rumah. Namun, mereka sama sekali tak mencurigai perangai calon pembeli ini.
Mereka pun mempersilakan calon pembeli untuk mengendarai mobil itu di jalan raya. “Saat menjajal mobil, calon pembeli ini meninggalkan motor Honda Vario-nya di rumah korban. Jadi, keluarga korban ini tak curiga sama sekali,” papar pria yang akan menjabat Kapolsek Teras Boyolali ini.
Setelah cukup lama, si calon pembeli beserta mobil Ayla itu tak kunjung kembali. Saat itulah, keluarga Rudiyanto sadar telah ditipu. Mereka sempat mencari keberadaan mobil tersebut, namun tak berhasil menemukannya. “Korban lantas melapor kejadian itu ke polsek,” terang dia.
Nadiri memastikan sepeda motor pelaku penipuan itu adalah motor hasil curian. Hal itu terindikasi tak ada STNK dan BPKB. Bahkan nomor rangka mesin juga sudah dihapus.
“Pelaku ini sudah siap sejak awal untuk menipu. Modusnya ialah dengan meninggalkan motornya di rumah korban agar tak dicurigai,” paparnya. solopos

Petani di Boyolali Diminta Waspadai Pupuk Palsu

Petani Boyolali di wilayah lumbung padi diminta meningkatkan kewaspadaan dengan penyebaran pupuk palsu.
ilustrasi saja
Meski sampai detik ini belum ada laporan atas okunum yang melakukan praktik ilegal itu. Namun, kehati-hatian atas kecurangan itu agar ditingkatkan. Pasalnya, pada masa pemupukan saat ini, ada saja oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan ”Pada masa sekarang, saya minta petani waspada dengan pihak-pihak yang mencoba menjual pupuk palsu,” kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Boyolali, Bambang Purwadi, yang dihubungi, kemarin.

Dikatakan, pada umumnya model penyebaran pupuk palsu ini dilakukan secara tertutup. Oknum memanfaatkan celah dengan mendatangi petani di lapangan yang tanaman padinya memasuki masa pemupukan. Petani langsung ditawari pupuk dengan harga murah.
Pasokan Stabil
Lebih lanjut, Bambang memastikan pasokan pupuk di wilayah Boyolali stabil. Sampai Desember 2016 ini, persediaan pupuk dari berbagi jenis cukup. ”Stok pupuk baik jenis urea, ZA, Phonska, SP36 maupun pupuk organik di gudang dan pengecer, masih mencukupi hingga akhir Desember,” katanya.
Data Dispertanbunhut menyebutkan, pada 2016 mendapat kouta pupuk untuk jenis pupuk urea sebanyak 27.000 ton, pupuk SP36 (7.220 ton), phonska (13.220 ton), ZA sebanyak 8.630 ton, dan pupuk petroganik (4.760 ton). Legi (56), petani di Sindon, Ngemplak, mengatakan, dirinya mengaku kapok membeli pupuk yang dijual tidak di toko atau koperasi. Meski murah, pupuk yang dibelinya itu malah mendatangkan kesialan. ”Padi saya langsung terkena hama usai disebar pupuk murahan,” katanya. Ia akhirnya memilih membeli pupuk di agen atau pengecer pupuk yang asli. Dan tak mau lagi membeli pupuk dari pedagang keliling. SM

Advokat: Jika Gagal Lindungi Rohingya, ASEAN Bubarkan Saja

Kehadiran ASEAN sebagai penjaga kedamaian di kawasan asia tenggara dinilai tidak efektif. Tidak terselesaikannya persoalan kejahatan kemanusiaan dan genosida di Arakan, Myanmar menjadi bukti bahwa ASEAN tidak berdaya. Hal disampaikan oleh Heri Aryanto, Pegiat Advokasi Rohingya di Indonesia.


ASEAN dinilai tidak mampu melindungi Rohingya dari tindakan tak berperikemanusiaan yang dilakukan oleh kelompok penduduk mayoritas Myanmar. Mereka (ASEAN) juga tidak mampu menekan Myanmar untuk menghentikan kezaliman atas nama kemanusian dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. “ASEAN menutup mata atas penderitaan Rohingya di Myanmar”, lanjut aktivis yang pernah terjun di bumi konflik Arakan, Myanmar.


Menurut Advokat yang tergabung di SNH Advocacy Center ini, ASEAN harusnya punya peran yang strategis dalam menyelesaikan tragedi ini. “Bagaimana mungkin ASEAN bisa turut menciptakan perdamaian dunia, jika melindungi masyarakatnya saja tidak bisa”, ujarnya.
Posisi Indonesia sebagai Saudara Tertua Myanmar seharusnya dapat dimanfaat untuk dapat memaksimalkan peran ASEAN. Berbagai jalur diplomasi bisa ditempuh kalau memang serius ingin melindungi Rohingya. “Kalau dibuat hanya untuk kumpul-kumpul, lebih baik ASEAN dibubarkan saja,” pungkasnya.



Sejumlah Warung di Komplek Pasar Kayu, Sonolayu Boyolali Terbakar


Sejumlah warung makan terbakar di Pasar Kayu Surodadi, Kelurahan Siswodipuran, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (7/12). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. 

Endah (55), salah satu saksi kebakaran delapan warung makan berjejer di Pasar Kayu tersebut, di Boyolali, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Ia mengatakan petugas dengan tiga mobil pemadam kebakaran setelah dihubungi masyarakat, langsung datang ke lokasi untuk memadamkan api.


"Mobil pemadam datang dan api tidak sampai merembet ke kios lainnya yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar," kata Endah.

Dia mengatakan api baru dapat dipadamkan oleh petugas pada sekitar pukul 08.00 WIB. "Api sangat cepat merembet membakar delapan kios hingga ludes," katanya.

Sri Lestari, salah satu pemilik warung makan yang menjadi korban kebakaran itu terlihat menangis setelah melihat warungnya yang terletak paling utara ludes dilalap api.

Ia mengaku tidak ada satu barangnya yang berhasil diselamatkan karena kejadiannya sekitar pukul 04.15 WIB. Barang-barang dan uangnya yang ditinggal dalam kios, ludes terbakar.

Kepala Polsek Boyolali Kota AKP Setyo Budiyono mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. "Tim identifikasi Polres Boyolali telah diturunkan untuk mengungkap penyebab kebakaran," katanya.

Namun, kata dia, dugaan sementara penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek listrik dari salah satu warung makan. "Kami sudah pasang garis polisi di lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi. Berapa kerugian belum bisa dipastikan, tetapi diperkirakan hingga puluhan juta rupiah," katanya.

Inilah bentuk Solidaritas PKS untuk korban Gempa Aceh

Keluarga besar Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR mengucapkan duka mendalam bagi korban gempa Aceh dan semoga diberi kesabaran dan kemudahan dalam penanganan bencana sehingga tidak banyak korban jiwa dan segera recovery.
Hal tersebut dikatakan Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (7/12).
“Kami menyatakan duka cita untuk masyarakat Aceh utamanya yang terdampak gempa. Fraksi PKS, meminta pemerintah untuk segera melakukan tanggap darurat dengan prioritas menyelamatkan korban jiwa,” kata Jazuli.

Prioritas lanjutnya, tempat penampungan lengkap dengan kebutuhan tanggap darurat harus segara disiapkan dan didatangkan.
“Tempat penampungan lengkap dengan dokter, paramedis, obat-obatan, makanan dan minum, selimut, serta pakaian tentu harus menjadi prioritas penanganan. Selain alat-alat berat yang harus segera didatangkan untuk membuka akses penyelamatan dan bantuan,” pinta Jazuli.
Selain itu, anggota Komisi I DPR ini meminta kerjasama (koordinasi) sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Penanggulan bencana harus cepat dan tanggap. Untuk itu harus ada kerjasama yang sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, juga antara BNPB dan BPBD. Jangan saling lempar tanggung jawab agar prioritas penyelamatan korban bisa dilakukan dengan cepat dan efektif,” desaknya.
Bahkan, Fraksi PKS juga mendorong solidaritas kemanusian dari seluruh warga bangsa untuk membantu korban gempa Aceh.
“Mari kita galang solidaritas, minimal kita doakan saudara-saudara kita di Aceh, kita himpun donasi, serta kita kirimkan bantuan materi maupun tenaga sesuai kemampuan. Kader-kader dan struktur PKS juga telah diinstruksikan untuk membuka posko bantuan di lokasi, dan alhamdulillah PKS sudah mendirikan “Posko PKS Aceh Peduli” dengan penanggung jawab Saudara Khairul Amal (HP 08126922257),” ungkap Jazuli.
Terakhir, wakil rakyat dari daerah pemilihan Banten III ini mengingatkan Pemda seluruh Indonesia agar waspada dan siap selalu melakukan tanggap darurat karena ancaman bencana terjadi di berbagai daerah, termasuk salah satunya di Provinsi Banten daerah Lebak Selatan terjadi longsor. Fajar

Selasa, 06 Desember 2016

Yuk Intip 7 Tips Menjaga Rambut Tetap Sehat bagi Pemakai Hijab

Rambut adalah mahkota yang paling indah bagi seorang wanita. Sebagai pemakai hijab tentunya keadaan rambut agak berbeda dengan rambut yang tidak berhijab, biasanya masalah yang sering timbul adalah soal kesehatan rambut. Memakai hijab sepanjang hari memang bisa membuat rambut lebih lembab dan mudah rontok, karena tertutup, rambut jadi mudah berketombe dan mengalami kerontokan. Namun, jangan khawatir, dengan cara berikut rambut kita dijamin tetap sehat meskipun tertutup hijab.  Menurut dokter Reno Yovial, dokter umum di sebuah rumah sakit swasta, permasalahan rambut dapat dicegah dengan beberapa cara yaitu,


1. Konsumsi Makanan Sehat dan Banyak Minum Air Putih

Makanan yang rendah lemak dan kaya protein, serta zat besi dapat menutrisi rambut secara alami seperti sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan dapat menjadi pilihan bagi kesehatan akar rambut ditambah dengan mengonsumsi air putih yang cukup untuk mengatasi dehidrasi selama memakai hijab.

2. Keramas Teratur

Menjaga kesehatan dan kebersihan kulit kepala serta rambut dengan keramas secara teratur minimal dua hari sekali. Pilih sampo yang mengandung bahan alami. Agar lebih terlihat manfaatnya, kita juga bisa menggunakan kondisioner sehabis keramas.

3. Hindari Memakai Hijab Dalam keadaan Rambut Basah

Rambut dalam keadaan basah saat memakai hijab akan memicu kerontokan rambut lebih parah, ketombe, gatal-gatal, dan juga bau apek. Oleh karena itu keringkan rambut terlebih dahulu sebelum memakai hijab.

4. Rutin Menyisir Rambut

Berhijab kadang membuat kita malas menyisir rambut dan lebih sering menguncirnya. Namun, kita harus tetap rajin menyisir rambut. Minimal empat kali dalam sehari, menyisir rambut sama halnya dengan melakukan pemijatan kulit kepala yang bermanfaat membantu kelancaran peredaran darah.

5. Hindari Mengikat Rambut Terlalu Kuat dan Kencang

Dengan tidak mengikat rambut terlalu kuat dan kencang bisa menghindari permasalahan rambut yang mudah patah dan bercabang.

6. Istirahatkan Rambut

Saat di rumah, lepas kunciran rambut. Beri waktu untuk beristirahat dan bernafas. Mengistirahatkan rambut dapat mengurangi kelembapan kulit kepala penyebab kerontokan dan ketombe.

7. Pilih Bahan Hijab Yang Nyaman

Rambut yang tertutup menyebabkan kulit kepala mudah berkeringat. Untuk menghindarinya, pilih hijab atau dalaman yang bahannya nyaman dan mudah menyerap keringat seperti bahan katun 100 % atau kaos. Jangan lupa untuk mengganti hijab setiap harinya untuk menjaga kebersihan rambut.

Demikian yang informasi yang dapat disampaikan tentang menjaga rambut tetap sehat meski memakai hijab. Semoga bermanfaat dan terima kasih.



Sumber: dakwatuna.

Sebuah Renungan : Menjadi Raja Sehari

Oleh: Maulana Mustofa
KONON ada sebuah Kerajaan yang sangat aman, rakyatnya makmur dan sentosa. Raja ini selalu memperhatikan dan mementingkan kesejahteraan rakyatnya. Sang Raja selalu berkeliling negeri untuk melihat langsung kondisi rakyatnya.
Suatu saat, sang Raja mendengar rintihan seorang pemuda yang kelaparan. Si Ibu dengan suara lemah mengatakan kepada anaknya bahwa dia sudah tidak memiliki lagi persediaan makanan. Raja terkejut di negerinya ada rakyatnya yang kelaparan.

Sang Raja berpikir sebentar. Kemudian dia membuat sebuah kesempatan untuk Sang pemuda. Dia memerintahkan prajuritnya. untuk secara diam-diam membawa sang anak ke istana ketika dia tidur, malam itu juga.
Ketika Pemuda itu tidur, secara diam-diam beberapa Prajurit membawa pemuda tanpa sepengatahuan siapapun termasuk pemuda itu sendiri.
Raja ingin memberikan jabatannya sebagai Raja selama sehari untuk si pemuda tersebut.Diaingin tahu apa yang akan dilakuakn si Pemuda.
Pagi harinya ketika terbangun dari tidurnya si anak heran, dimanakah dia berada? Segera beberapa pembantu istana menjelaskan bahwa dia saat ini di istana kerajaan dan diangkat menjadi Raja.
Para Pembantu istana sibuk melayaninya. Sementara itu di tempat terpisah si ibu kebingungan dan cemas karena dia mendapati anaknya hilang dari rumahnya. Di carinya kemana-mana tapi sang anak pujaan hati tetap tak ditemukannya.
Siang harinya sambil menangis dan bercucuran air mata si ibu pergi ke istana Raja untuk meminta bantuan mencari anaknya ke pelosok negeri. Di gerbang istana si ibu tertahan oleh Para Penjaga istana dan tidak diizinkan untuk bertemu dengan Raja.
Namun demikian, seorang Penjaga itu masuk ke dalam dan memberi tahu kepada Sang Raja baru (Pemuda) bahwa di luar istana ada seorang ibu tua lusuh dan kelaparan yang sedang mencari anaknya yang hilang. Sang Raja kemudian memerintahkan untuk mensedekahkan satu karung beras kepada ibu tua miskin tersebut.

Malam harinya Sang Raja baru itu tidur kembali di kamarnya yang megah dan mewah. Tengah malam, Sang Raja yang asli dengan para Pembantunya secara diam-diam kembali memindahkan pemuda yang sedang tidur lelap itu kembali ke rumah ibunya.
Esok pagi si ibu sangat gembira karena telah menemukan kembali anaknya yang hilang kemarin.
Sebaliknya si Pemuda heran kenapa dia ada di sini kembali. Si ibu bercerita bahwa kemarin dia mencarinya kesana-kemari hingga pergi ke istana untuk minta bantuan, dan pulangnya dia diberi oleh Raja sekarung beras. Si Anak segera menyadari bahwa dialah kemarin yang memberi sekarung beras itu.
Kemudian bergegas dia pergi ke istana dan menghadap Raja, dengan lugu dia minta diangkat kembali menjadi raja. Walau cuma sehari. Sang Raja segera menolak dengan mengatakan bahwa kesempatannya menjadi raja sudah habis.
Si Pemuda tetap memohon, sambil menghiba-hiba Pemuda itu minta hanya sejam saja bahkan beberapa menit saja, tetapi Sang Raja tetap menolak.
Sang Pemuda pulang dengan hati penuh penyesalan.Kenapa dia sangat kikir dulu, seandainya dia dermawan maka tidak hanya sekarung beras yang dia kirim tetapi mungkin berton-ton beras yang dia kirim.
Itulah analogi kehidupan kita sekarang. Kelak di akhirat banyak yang menyesal. Mereka tidak pernah beramal untuk akhirat. Mereka tidak pernah mengirim beras (pahala) yang banyak untuk kampung akhirat mereka.
Mereka meminta kesempatan untuk kembali ke dunia, agar bisa beramal sebaik mungkin… Tapi, itu tidak mungkin… karena hidup hanya sekali.
Maka, mari kita optimalkan kehidupan didunia ini yang hanya sekali, Karena kita tidak tau kapan ajal menjemput kita. Bisa saja, hari ini adalah hari terakhir kita…
Orang Kaya Mati… Orang Miskin MatiRaja Raja Mati… Orang biasa matiDunia yang dicari, takkan dibawa mati

Simak : Ini Doa Sholat Dhuha dan Penjelasannya

Banyak orang yang bertanya tentang doa sholat dhuha. Khususnya mereka yang memahami bahwa salah satu keutamaan sholat dhuha terkait dengan kelancaran rezeki.
Seperti kita tahu, sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang istimewa. Karena ia memiliki banyak keutamaan (fadhilah) sebagaimana diterangkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam beberapa hadits.

Dan tidak salah jika sholat dhuha disebut terkait dengan kelancaran rezeki karena dalam hadits disebutkan bahwa salah satu keutamaan sholat dhuha, jika dikerjakan empat rakaat, Allah akan memberikan kecukupan kepadanya.

يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تُعْجِزْنِى مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِى أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)
Imam Ath Thayyibi ketika menjelaskan hadits ini mengatakan, “dicukupi kesibukan dan kebutuhanmu serta Allah menghindarkan segala hal yang tidak engkau sukai setelah engkau melakukan shalat ini hingga akhir siang.”
Dalam hadits yang lain disebutkan bahwa keutamaan shalat dhuha lebih banyak daripada ghanimah (harta rampasan perang).

Doa Sholat Dhuha

Tidak ada doa sholat dhuha yang secara khusus diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sehingga dalam kitab-kitab Fiqih, ketika menerangkan tentang sholat dhuha, para ulama sama sekali tidak mencantumkan doa sholat dhuha.
Jika kita lihat dalam Fiqih Sunnah, Fiqih Manhaji mazhab Imam Syafi’i, maupun kitab-kitab fiqih lainnya, tidak disebutkan adanya doa secara khusus karena memang tidak ada haditsnya sama sekali. Sehingga, kita boleh berdoa secara umum dengan doa apapun yang baik.
Ada satu doa sholat dhuha yang sangat populer, yakni:

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.
Doa ini bukanlah berasal dari hadits Nabi. Doa ini dicantumkan oleh Asy Syarwani dalamSyarh Al Minhaj dan disebutkan pula oleh Ad Dimyathi dalam I’anatuth Thalibiin.

Bolehkah membaca doa itu setelah sholat dhuha?

Meskipun bukan berasal dari hadits Nabi, boleh-boleh saja seseorang membaca doa tersebut dan doa lainnya asalkan baik. Bahkan, diperbolehkan pula berdoa dengan bahasa Indonesia sekiranya tidak bisa bahasa Arab. Karena itu doa di luar sholat.
Ada pun di dalam sholat, maka kita harus mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana sabda beliau:

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِى أُصَلِّى

“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Sehingga ketika membaca Surat Al Fatihah dan doa-doa lain yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kita tidak boleh menggantinya dengan bahasa lain.
Wallahu a’lam bish shawab. Bersamadakwah

Senin, 05 Desember 2016

Solusi Pendidikan: “Sekolah Islam Terpadu Itu Pendidikan Dunia Akhirat"

Sekolah Islam Terpadu (SIT) menjadi salah satu solusi dalam dunia pendidikan di negara ini. Tak hanya menyodorkan topnya sisi akademik tapi juga pendidikan karakter. Sayangnya, sejumlah pihak agak dibuat pusing dengan biaya pendidikan di SIT yang konon melangit.
Ketua Yayasan Pendidikan dan Pemberdayaan Umat Nurul Fikri, Fahmy Alaydroes mengungkapkan tentang biaya pendidikan yang mahal itu. “Mahal itu relatif,” kata Fahmy.
Berikut wawancara BersamaDakwah.net dengan Ketua Pembina JSIT-Indonesia itu di Depok, Sabtu (26/11/2016).

Bagaimana pandangan Anda tentang biaya pendidikan di Indonesia?
Semua aktivitas sekolah, apapun bentuk dan format sekolah itu, pasti berbiaya. Apalagi kalau sekolahnya kaya akan program dan kegiatan. Apalagi kalau sekolahnya dengan infrastruktur dan fasilitas yang lengkap.
Komponen biaya sekolah yang paling besar (setidaknya sampai 65%) ada pada pos sumber daya manusia (terutama guru). Kehadiran guru mutlak, faktor utama terjadinya proses pembelajaran. Hal-hal lain pelengkap dan penunjang.
Biaya-biaya yang dimaksud meliputi tenaga, waktu, kemahiran, fasilitas, kegiatan, perlengkapan dan kelengkapan bahan ajar, infrastrukur dsb. Semua itu pasti dan wajib ada. Artinya, menyelenggarakan sekolah, apalagi sekolah yang bermutu pasti berbiaya (tinggi).
Persoalannya adalah siapa yang membiayai semua itu?
Ada model sekolah yang seluruhnya dibiayai negara: itu sekolah negeri. Ada model sekolah yang dibiayai oleh para donatur atu muhsinin melalui LAZ. Itu sekolah gratis bagi mustadh’afin.
Ada sekolah yang dibiayai oleh laba dari aktivitas usaha-usaha bisnis. Ortu siswa membayar murah/gratis.
Ada sekolah yang dibiayai oleh para guru, yang bersedia dibayar murah atau bahkan tidak dibayar. Sehingga ortu atau siswa tidak membayar atau membayar murah.
Ada sekolah yang dibiayai penuh oleh orangtua, mereka rela membayar gaji guru dan semua biaya kegiatan dan fasilitas sekolah demi kemaslahatan anak-anak mereka.
Bagaimana dengan Sekolah Islam Terpadu?
Saya melihat, sekolah-sekolah Islam Terpadu kebanyakan dibiayai oleh berbagai pihak secara bersama, dengan porsi yang berbeda-beda di setiap sekolah.
Sekolah Islam Terpadu umumnya mendapat sumber pembiayaan dari berbagai pihak:
– Dari pengurus yayasan yang bersedia mengelola tanpa dibayar, bahkan seringkali ikut nombok.
– Dari guru yang qana’ah menerima gaji/kompensasi yang tidak cukup layak.
– Dari kontribusi para orangtua siswa via SPP dan uang lainnya.
– Dari aktivitas usaha yayasan.
– Dari bantuan pemerintah dalam bentuk BOS atau hibah lainnya.
– Dari muhsinin.
Jadi, apakah SIT adalah sekolah ‘mahal’ ?
Tergantung sudut tinjau kita. Tentu saja, sejumlah ortu yang memiliki pendapatan/penghasilan yang terbatas akan ‘merasakan’ beban yang berat bila biaya sekolah putra atau putri mereka sepenuhnya/sebagian besarnya harus mereka yang tanggung. Tapi, ortu yang berkecukupan, merasa baik-baik saja.
Jadi, ‘mahal’ itu relatif. Apalagi, maaf, bila kita hitung biaya per unit yang lebih mikro. Katakanlah SPP per bulan satu juta rupiah. Wow mahal banget?! Tapi kalau kitabreakdown, sesungguhnya biaya sejuta itu artinya, 50 ribu rupiah sehari. Sabtu atau Ahad libur. Dengan 50 ribu rupiah sehari putra-putri kita mendapatkan pendidikan dunia akhirat selama 8 jam. [Paramuda/BersamaDakwah]