Jumat, 03 Oktober 2014

Embung Musuk Mengering, PDAM Berhemat

Menurunnya debit air Embung Musuk yang menjadi salah satu sumber penyuplai air, membuat PDAM Boyolali melakukan penghematan dengan mengurangi pasokan air untuk kebutuhan air bersih. PDAM juga memaksimalkan pengoperasian sumur agar untuk mencukupi kebutuhan air bersih.
Dirut PDAM Boyolali, Cahyo Sumarso, Jumat (03/10/2014) mengatakan, saat ini debit air di embung berkapasitas 80 ribu meter kubik tersebut tinggal tersisa sepertiganya saja. Bila tak ada hujan dalam waktu dekat, diperkirakan persedian air PDAM dari Embung Musuk akan habis pada akhir bulan ini. Sementara sisa air yang ada di embung diperlukan untuk kebutuhan pemeliharaan embung tersebut.
Untuk menyiasati berkurangnya menipisnya persediaan air dari embung tersebut, PDAM terpaksa melakukan upaya penghematan denganmengurangi jumlah debit air. Bila pada kondisi normal, debit air yang dialirkan PDAM dari embung untuk pengadaan air bersih sebanyak 30 liter per detik, saat ini dikurangi menjadi hanya 3 - 5 liter per detik. Air tersebut kemudian diolah di bak penampungan, tak jauh dari embung, untuk kemudian disalurkan ke masyarakat.

“Selama ini, Embung Musuk sangat membantu dalam memaksimalkan pelayanan PDAM. Selain sebagai salah satu sumber air bersih, lokasi embung yang berada di ketinggian membuat PDAM tak mengeluarkan dana listrik ataupun solar untuk kebutuhan pengaliran,” terang Cahyo.
Untuk menjaga debit pasokan air bersih, imbuhnya, PDAM juga mengoptimalkan pengoperasian sumur, dari waktu operasional semula maksimal 8 jam menjadi 23 jam dalam sehari. Praktis penambahan jam operasional tersebut membuat beban biaya operasional bertambah.
“Meski berbagai cara sudah dilakukan, PDAM belum bisa melayani pelanggan secara maksimal. Pelayanan air bersih terpaksa digilir sesuai kebutuhan, utamanya bagi para pelanggan di wilayah Desa Sukorame Kecamatan Musuk, Desa Madu Kecamatan Mojosongo, sebagian pelanggan di wilayah Boyolali kota,” tandasnya.

Mencicipi Segarnya Waralaba Es Krim Singapura "Orchard"

Es krim Singapura saat ini tengah digemari masyarakat. Namun, siapa sangka es krim Singapura dengan merek Orchard ternyata merupakan produk asli Indonesia dan dapat diwaralabakan? 

"Ini sebenarnya brand dari Solo. Baru mulai 1 tahun lebih, 18 bulan," kata Creative Director Orchard Agung Nugroho kepadaKompas.com beberapa waktu lalu di Jakarta. 

Es krim Singapura merupakan es krim yang disajikan dengan selembar roti untuk "menyelimuti" es krim berbentuk potongan. Pelanggan dapat memilih varian rasa es krim yang beragam, seperti vanilla, coklat, moka, choco mint, tiramisu, green tea, strawberry, red bean, dan masih banyak lagi. 

Memang, diakui Agung, modal awal yang harus dikeluarkan untuk memiliki waralaba es krim Orchard lumayan besar, yakni Rp 227 juta. Namun, tren dan permintaan akan es krim Singapura ini sangat besar. Adapun target pasar yang disasar produk ini adalah menengah ke atas dan anak-anak muda. 

"Orchard itu kebanyakan di mall-mall wilayah satelit Jakarta seperti Tangerang. Di Jakarta belum ada. Saat ini kita sudah ada 21 outlet di seluruh Indonesia," jelas Agung. 

Untuk memulai waralaba ini, diperlukan island di dalam pusat perbelanjaan dengan ukuran area 2x2 meter, koneksi internet, dan listrik sebesar 1.320 watt. Selain itu, jumlah karyawan yang dibutuhkan dalam satu outlet mencapai 4 orang. 

"Untuk franchise dapat banyak, kita dapat branding licence pasti ada. Interior, training, equipment, konsep produk, corporate identity, dan promosi. Yang dikasih pelatihan itu SPG-nya, bisa 3 hari sampai 1 minggu," ujar Agung. 

Agung menjelaskan, seluruh bahan es krim Singapura Orchard seratus persen produksi lokal Indonesia. Seluruh pembuatan bahan-bahan dilakukan di Solo dan susu sebagai komposisi es krim didatangkan dari Boyolali. "Lokal semua, kita bawa konsep saja dari luar negeri. Kita akan kulik javanese-nya juga," jelas dia.

Lebih lanjut, Agung mengungkapkan sebenarnya pihaknya memperoleh banyak permintaan untuk ekspansi di luar Jawa. Namun, Orchard masih memikirkan harga pengiriman, sebab konsep Orchard bukan mengirimkan bahan lalu diolah, namun dapat langsung dijual.

"Eskpedisi mungkin ya, pakai pesawat. Kita ingin tahun 2015 kemungkinan bisa (ekspansi) ke luar Jawa, tahun 2016 ke luar negeri. Tahun 2014 ini Jawa tercover dulu," ungkapnya.

Berikut financial plan waralaba Orchard. 
1. Initial Investment Rp 227.000.000 
2. Gross Sales per Month Rp 87.600.000 
3. Expenses 
- Food Cost (50 persen) Rp 43.800.000 
- Labor Cost (Tentative) Rp 5.000.000 
- Rent Cost Electricity (Tentative) Rp 7.000.000 
- Transportation (Tentative) Rp 1.000.000 - Marketing Promotions (1 persen) Rp 876.000
- Royalty (5 persen) Rp 4.380.000 
4. Total Expenses per Month Rp 62.056.000 
5. Net Profit per Month Rp 25.544.000 
6. Nett Profit Percentage 30 persen 
7. Payback Period 8 months.

Mengkilap, Welbeck Sindir MU


Mulai tampil mengilap bersama Arsenal, Danny Welbeck tak sungkan menyindir mantan klubnya, Manchester United.

Welbeck merupakan binaan asli akademi MU. Namun, di bursa transfer musim panas ini, Setan Merah memutuskan melepasnya ke Arsenal. Keputusan itu banyak ditentang fans Setan Merah.

Headline

Namun, kedatangan Angel Di Maria dan Radamel Falcao membuat pihak klub tak punya pilihan. Apalagi Welbeck berkeinginan mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

Saat membela MU, Welbeck memang lebih sering diturunkan sebagai pemain sayap, posisi yang sebenarnya tak disukai pemain berusia 23 tahun itu. Pemain yang pernah dipinjamkan ke Sunderland itu ingin bermain sebagai penyerang tengah. Tapi, ia selalu kalah bersaing dengan barisan penyerang Setan Merah lainnya.

Di Arsenal, Welbeck dipercaya pelatih Arsene Wenger sebagai penyerang tengah. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, ia mampu mencetak hatrik saat The Gunners mengalahkan Galatasaray 4-1 di Liga Champions.

Saat masih di Old Trafford, banyak yang mempertanyakan kemampuan Welbeck dalam urusan mencetak gol. Namun, ia menegaskan bahwa minimnya gol yang dicatatkannya karena tak bermain di posisi yang ideal.

"Tak ada yang bisa mengkritik masalah penyelesaian saya di depan gawang, krena mereka jarang melihat saya bermain di posisi penyerang tengah. Kini saya bermain di posisi itu dan ingin terus mencetak gol," ujar Welbeck, dilansir Tribal Football.

"Banyak orang mengkritik karena saya tak banyak mencetak gol, tapi coba saja tempatkan penyerang terbaik Anda dan mainkan ia di posisi sayap. Kita lihat apakah ia bisa mencetak banyak gol," ia melanjutkan.

Menurut Welbeck, ketika seorang pemain sering mencetak gol di posisi yang diinginkannya, hal tersebut dipastikan membuat rasa percaya diri pemain semakin meningkat.

"Saya tak mengatakan merasa berbeda. Mungkin sebelumnya, terkadang saya tak bisa melaju ke gawang sendirian jika harus bermain dari posisi sayap. Kini saya bermain di posisi penyerang tengah secara reguler dan ingin terus mencetak gol," ia menutup.

Welbeck memang menjadi andalan Arsenal di lini depan setelah Olivier Giroud mengalami cedera dan harus menepi hingga akhir tahun 2014. Menarik ditunggu siapa yang dipilih Wenger ketika pemain asal Prancis itu pulih dari cederanya.

Sabtu, 13 September 2014

Tips Mendapatkan Pekerjaan yang Anda Impikan

setiap kita pasti ingin mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan apa yang kita impikan. Namun, di tengah kondisi persaingan seperti saat ini, di mana jumlah pencari kerja dengan lowongan kerja yang terpaut jauh, hal itu sulit terealisasi.

Alhasil, banyak orang menerima pekerjaan yang mungkin bukan profesi impiannya. Tapi jangan khawatir jika berniat dengan sungguh-sungguh, Anda tetap bisa mendapatkan pekerjaan yang mungkin sesuai dengan impian saat merajutnya di masa bangku sekolah.

Tapi yang pasti, dari sekian hal masalah jaringan masih menjadi pintu utama jika seseorang ingin mencari pekerjaan. Lebih lengkapnya, inilah beberapa tips untuk bisa mendapatkan pekerjaan impian, melansir laman Fortune, Sabtu (13/9/2014):

1. Tentukan apa yang diinginkan

Sebelum mendapatkan jaringan, tentu saja Anda harus mengetahui terlebih dulu tujuan dan apa mimpi yang ingin dilakukan.


Kedengarannya mudah tapi para ahli mengatakan nomor 1 kesalahan pencari kerja, mereka tidak mampu mengartikulasikan apa jenis pekerjaan yang diinginkan.

"Banyak orang akan mengatakan, "Aku tidak tahu pasti, "berpikir mereka tidak akan pernah mendapatkan kesempurnaan itu," kata Patti Johnson, CEO PeopleResults, sebuah perusahaan konsultan yang memiliki klien seperti PepsiCo, Accenture, dan Microsoft.

"Anda harus mampu menggambarkan apa yang Anda inginkan. Jika Anda tidak dapat berbagi, Anda membuang waktu orang lain. Jika mereka pergi tanpa mengetahui bagaimana membantu, lupakan saja, " tambah dia.

2. Belajar untuk menjadi fleksibel

Pekerjaan impian mungkin tidak bisa didapat hari ini. Tapi bisa jadi pada esok hari, bahkan bisa 5, 10, atau 20 tahun dari sekarang.

Pastinya, Anda harus terbuka untuk apa pun perubahan yang datang. Dan perekrut akan menghargai Anda untuk itu. "Kenyamanan dengan ambiguitas," adalah salah satu yang paling dicari dalam kualitas  calon karyawan saat ini.

"Di masa lalu Anda mencari orang-orang dengan pedoman tertentu," kata Jeff Sanders, Wakil CEO perusahaan pencari eksekutif Heidrick & Struggles. "Sekarang Anda membutuhkan orang dengan pengalaman yang relevan dan pembelajar yang bisa beradaptasi dan cepat."

3. Ikuti perubahan 

Perusahaan tidak hanya menginginkan orang-orang yang dapat bekerja, mereka juga ingin orang yang dapat mempromosikan.

Individu yang mau melakukan investasi pribadi dinilai berharga karena mereka mau mencari umpan balik, belajar keterampilan baru, dan berpikir ke depan dan menampilkan diri sebagai seorang profesional.

4. Gunakan media sosial untuk menciptakan merek bukan promosi diri

Di era teknologi saat ini, sangat mudah untuk memperkenalkan diri kita. Di sini Anda memang diminta menciptakan imej yang baik tak sekedar menjual diri tetapi memberikan satu mereka bagi diri sendiri.

5. Temukan cara untuk lebih menonjol

Kenyataannya saat ini satu pekerjaan bisa diperebutkan lebih dari 3 orang. Itu sebabnya kita harus lebih pintar menonjolkan apa yang menjadi kelebihan. Orang-orang harus sangat lebih kreatif daripada mereka di masa lalu. Kini orang tak sekedar melihat resume yang diketik dengan komputer, tapi bisa jadi tulisan tangan akan lebih diperhatikan pencari kerja.

6. Jangan terlihat terlalu keras

Sekarang ada begitu banyak info tentang tenaga kerja potensial di dunia luar sana. Steven Knox, pemimpin pencari bakat global di General Electric, mengatakan perekrut seperti dia jauh lebih terfokus untuk menemukan "kandidat pasif" yang sempurna. Yakni orang yang melakukan pekerjaan dengan baik dan mendapatkan pengakuan seiring mereka tetap setia dengan pekerjaannya.

"Kami memanfaatkan platform media sosial untuk mengidentifikasi dan terlibat dalam percakapan yang berarti dengan calon. Anda tidak ingin seseorang yang bahagia dalam posisinya atau yang mengalami masalah kinerja. Mereka mungkin orang-orang yang aktif di pasar kerja," jelas dia

pasberita

Tips Mendapatkan Pekerjaan yang Anda Impikan

setiap kita pasti ingin mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan apa yang kita impikan. Namun, di tengah kondisi persaingan seperti saat ini, di mana jumlah pencari kerja dengan lowongan kerja yang terpaut jauh, hal itu sulit terealisasi.

Alhasil, banyak orang menerima pekerjaan yang mungkin bukan profesi impiannya. Tapi jangan khawatir jika berniat dengan sungguh-sungguh, Anda tetap bisa mendapatkan pekerjaan yang mungkin sesuai dengan impian saat merajutnya di masa bangku sekolah.

Tapi yang pasti, dari sekian hal masalah jaringan masih menjadi pintu utama jika seseorang ingin mencari pekerjaan. Lebih lengkapnya, inilah beberapa tips untuk bisa mendapatkan pekerjaan impian, melansir laman Fortune, Sabtu (13/9/2014):

1. Tentukan apa yang diinginkan

Sebelum mendapatkan jaringan, tentu saja Anda harus mengetahui terlebih dulu tujuan dan apa mimpi yang ingin dilakukan.


Kedengarannya mudah tapi para ahli mengatakan nomor 1 kesalahan pencari kerja, mereka tidak mampu mengartikulasikan apa jenis pekerjaan yang diinginkan.

"Banyak orang akan mengatakan, "Aku tidak tahu pasti, "berpikir mereka tidak akan pernah mendapatkan kesempurnaan itu," kata Patti Johnson, CEO PeopleResults, sebuah perusahaan konsultan yang memiliki klien seperti PepsiCo, Accenture, dan Microsoft.

"Anda harus mampu menggambarkan apa yang Anda inginkan. Jika Anda tidak dapat berbagi, Anda membuang waktu orang lain. Jika mereka pergi tanpa mengetahui bagaimana membantu, lupakan saja, " tambah dia.

2. Belajar untuk menjadi fleksibel

Pekerjaan impian mungkin tidak bisa didapat hari ini. Tapi bisa jadi pada esok hari, bahkan bisa 5, 10, atau 20 tahun dari sekarang.

Pastinya, Anda harus terbuka untuk apa pun perubahan yang datang. Dan perekrut akan menghargai Anda untuk itu. "Kenyamanan dengan ambiguitas," adalah salah satu yang paling dicari dalam kualitas  calon karyawan saat ini.

"Di masa lalu Anda mencari orang-orang dengan pedoman tertentu," kata Jeff Sanders, Wakil CEO perusahaan pencari eksekutif Heidrick & Struggles. "Sekarang Anda membutuhkan orang dengan pengalaman yang relevan dan pembelajar yang bisa beradaptasi dan cepat."

3. Ikuti perubahan 

Perusahaan tidak hanya menginginkan orang-orang yang dapat bekerja, mereka juga ingin orang yang dapat mempromosikan.

Individu yang mau melakukan investasi pribadi dinilai berharga karena mereka mau mencari umpan balik, belajar keterampilan baru, dan berpikir ke depan dan menampilkan diri sebagai seorang profesional.

4. Gunakan media sosial untuk menciptakan merek bukan promosi diri

Di era teknologi saat ini, sangat mudah untuk memperkenalkan diri kita. Di sini Anda memang diminta menciptakan imej yang baik tak sekedar menjual diri tetapi memberikan satu mereka bagi diri sendiri.

5. Temukan cara untuk lebih menonjol

Kenyataannya saat ini satu pekerjaan bisa diperebutkan lebih dari 3 orang. Itu sebabnya kita harus lebih pintar menonjolkan apa yang menjadi kelebihan. Orang-orang harus sangat lebih kreatif daripada mereka di masa lalu. Kini orang tak sekedar melihat resume yang diketik dengan komputer, tapi bisa jadi tulisan tangan akan lebih diperhatikan pencari kerja.

6. Jangan terlihat terlalu keras

Sekarang ada begitu banyak info tentang tenaga kerja potensial di dunia luar sana. Steven Knox, pemimpin pencari bakat global di General Electric, mengatakan perekrut seperti dia jauh lebih terfokus untuk menemukan "kandidat pasif" yang sempurna. Yakni orang yang melakukan pekerjaan dengan baik dan mendapatkan pengakuan seiring mereka tetap setia dengan pekerjaannya.

"Kami memanfaatkan platform media sosial untuk mengidentifikasi dan terlibat dalam percakapan yang berarti dengan calon. Anda tidak ingin seseorang yang bahagia dalam posisinya atau yang mengalami masalah kinerja. Mereka mungkin orang-orang yang aktif di pasar kerja," jelas dia

pasberita

Ketika Budaya Korupsi Menghancurkan Sepakbola

Krisis keuangan yang melanda Eropa pada 2008, mengguncang perekonomian Yunani. Ini merupakan akumulasi dari krisis yang menimpa negeri para dewa itu sejak awal 2000-an. Krisis keuangan mencapai puncaknya pada 2010 ketika Bank Sentral memberikan dana talangan bagi Yunani.
Sektor pemerintahan pun kolaps,tapi tidak dengan prestasi tim sepakbolanya. Mereka malah berhasil menembus Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2012, dan Piala Dunia 2014.
Saat krisis melanda, semua klub peserta Liga Super Yunani mulai memangkas pengeluaran.Mereka terpaksa memotong nilai kontrak sejumlah pemain, termasuk pemain berlabel bintang.Dampaknya, para pemain top ini emoh bermain di liga yang menawarkan nilai kontrak yang kecil. Mereka akhirnya melakukan eksodus ke liga lain di Eropa. Liga Yunani kehilangan pamornya.

Pada batas tertentu, krisis ini menghasilkan perubahan.Beberapa klub mau tidak mau menggunakan jasa pemain lokal untuk berhemat. Regenerasi di tubuh skuat Yunani pun dimulai.
Kompleksitas masalah di Yunani berakar dari pemerintahan yang korup.Perkara suap menyuap telah menjadi budaya di sana. Berdasarkan data dari Koalisi Internasional Anti Korupsi, Transparency International, pada 2013, Yunani menempati peringkat 80 dari 177 negara dalam indeks persepsi korupsi.
Peringkat ini menempatkan Yunani di bawah kebanyakan negara-negara Eropa, yang mayoritas menempati peringkat 50 ke atas.Peringkat indeks persepsi korupsi ini menunjukkan kegagalan Yunani dalam mereformasi birokrasi di segala lini pemerintahan mereka.
Masalah di Yunani bersumber dari fakelaki atau amplop kecil dalam Bahasa Ellenika. Masyarakat Yunani kerap menggunakan fakelaki sebagai jargon bagi kegiatan suap menyuap. Di Yunani, merupakan hal yang lazim bagi masyarakat untuk menyisihkan beberapa Euro jika ingin urusan mereka lancar dan cepat diselesaikan.
Korupsi yang merajalela membuat pemasukan dari sektor pajak menjadi mimin.Ketidakmampuan Yunani melunasi utang-utangnya membuat krisis ini bertambah buruk.
Utang Yunani bermula ketika sistem pemerintahan mereka berganti dari junta militer menjadi sosialis pada 1975. Mereka memerlukan banyak dana untuk membangun gedung-gedung pemerintahan serta alokasi yang tersedot untuk gaji dan biaya PNS. Utang ini bertambah besar ketika Yunani menyelenggarakan Olimpiade pada 2004. Ongkos membangun venue olahraga memerlukan biaya besar. Kemegahan dan pujian terhadap pelaksanaan Olimpiade malah melahirkan utang.
Krisis bertambah parah setelah Yunani selalu mengalami defisit nilai perdagangan internasional. Nilai impor yang jauh lebih besar daripada jumlah ekspor, berimplikasi pada berkurangnya cadangan devisa.
Bank Sentral Eropa enggan memberikan dana talangan kepada Yunani. Mereka, terutama perwakilan dari Jerman, menganggap pemberian dana talangan tidak akan mengubah krisis secara masif. Mereka khawatir dana talangan malah turut dikorupsi.
Ini merupakan krisis terparah yang dialami Yunani pada abad ke-21.Ironis memang melihat di sinilah para filsuf terlahir. Ajaran tentang etika dan moral tumbuh subur di negeri ini, dulu. Agaknya, masyarakat Yunani perlu meminta pada dewa agar kembali menghidupkan Plato, Epikuros, Aristoteles, dan rekan-rekannya untuk mengajari para birokrat caranya berperilaku bijak.
Akibat krisis ekonomi yang kian memburuk, sejumlah klub di Liga Super Yunani terpaksa memotong nilai kontrak. Akibatnya, banyak pemain berlabel bintang semacam Gilberto Silva, Enzo Meresca, hingga Kevin Miralas, hijrah ke liga lain. Alasan mereka pindah tentu bermacam-macam. Suasana di negeri itu masih belum kondusif. Demonstrasi yang bisa memancing kerusuhan masih merebak di mana-mana.
Tapi, baik Silva, Meresca, maupun Miralas mereka memiliki kesamaan waktu kala mereka pindah: mereka pindah pada periode 2010 hingga 2012. Masa di mana Yunani tengah memasuki masa genting dalam sejarah perekonomian mereka.
Gaji pemain turut menjadi sasaran pemotongan. Pemain berlabel timnas satu persatu meninggalkan Yunani. Dari 23 pemain tim nasional yang dipanggil Fernando Santos untuk Piala Dunia, 14 di antaranya bermain di luar Liga Yunani.
Perpindahan pemain mulai ramai sejak 2010. Pelaku utamanya adalah Panathinaikos yang tengah berjuang menstabilkan neraca keuangan mereka. Dari skuat Piala Dunia saat ini, terdapat lima pemain yang pernah merumput bersama Panathinaikos hingga 2010.
Awalnya, mereka menjual Alexandros Tziolis ke AC Siena dengan nilai 1,4 juta Euro pada 2010. Lantaran krisis yang kian parah, pada 2012 mereka melepas ikon mereka Giorgos Karagounis yang pindah ke Fulham dengan status bebas transfer.
Setahun berselang, Panathinaikos cuci gudang setelah melepas tiga pemainnya pada 2013. Orestis Karnezis, Loukas Vyntra, dan Lazaros Christodoulopoulos adalah tiga nama tersebut. Penjualan pemain ini tidak lepas dari mundur massal manajemen klub sehingga selama dua bulan, tidak ada yang memegang kendali.
Pemain dengan label tim nasional biasanya memiliki rataan gaji yang lebih tinggi ketimbang pemain lokallain.Panathinaikos selalu menyumbang pemain untuk tim nasional Yunani. Kualitas mereka dibuktikan dengam raihan juara Liga Yunani sebanyak 20 kali, atau kedua terbanyak setelah Olympiacos.
Ini yang kemudian menjadi masalah. Selain klub sepakbola, Panathinaikos juga terkenal dengan klub basketnya.Mereka sama-sama berada di bawah naungan Panathinaikos Athlitikos Omilos, sebuah departemen yang membawahi multicabang olahraga. Akan sangat sulit bagi mereka untuk menggaji dua klub (basket dan sepakbola) yang mayoritas berisi pemain timnas.
Olympiacos turut melakukan hal yang sama. Dari 14 skuat Yunani yang bermain di luar negeri, empat di antaranya adalah pemain bekas Olympiacos. Mereka adalah Vasilios Torosidis, Giannis Fetfatzidis, Kostas Mitroglou dan Kontastinos Manolas. Dua nama pertama pindah pada 2013 sementara Mitroglou pada Januari 2014 dan Manolas hijrah ke AS Roma bulan Agustus lalu.
Penjualan dan pelepasan pemain ini banyak terjadi di Liga Yunani. Mereka harus berpacu dengan tuntutan prestasi dari suporter, tapi harus tetap berjuang untuk dapat menghidupi klub. Salah satu caranya adalah dengan melepas pemain bergaji mahal secara bertahap.
Nama-nama tersebut di atas hanyalah sedikit dari banyaknya pemain, terutama pemain asing, yang dilepas dan hijrah ke liga lain.
Di musim 2013-14, Panathinaikos bahkan melepas 21 pemain. Hasil penjualan ini menghasilkan dana segar sebesar 5,7 juta Euro. Presiden klub, Giannis Alafouzos, sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa klub akan mengurangi jumlah pemain secara masif. Ia mengungkapkan, krisis finansial di seluruh Yunani menjadi penyebab utamanya.
Pemain-pemain yang dianggap memiliki gaji besar seperti Toche dan Vitolo bahkan harus rela gajinya dipotong hingga 50 persen. Krisis finansial membuat semuanya terlihat sulit. Ditinggal pemain asing, dan sejumlah pemain top Yunani, membuat liga yang dulu bernama Alpha Ethniki ini kehilangan pamor. Belum lagi kasus pengaturan skor yang diungkap UEFA pada 2009 silam, menggoyahkan Liga Yunani sebagai 10 besar liga terbaik di Eropa. Alhasil budaya korupsi yang mengakar kuat dalam masyarakat mereka membuat sepakbola terkena imbasnya. Semoga saja sepakbola di negeri ini tak mengikut langkah jejak Yunani.. Amiinn..

Akibat sulitnya mendapat Tenaga Kerja Petani Boyolali diperkenalkan Teknologi Rice Planstater

Kalangan petani mulai diperkenalkan teknologi terbaru dalam menanam tanaman padi. Teknologi ini bernama Rice Plantateratau alat mekanik penanam padi.
Pengenalan alat mekanik penanam padi tersebut mendapat sambutan positif puluhan petani di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kamis (11/9). Sejak pagi, para petani sudah menunggu guna melihat cara pengoperasian alat baru ini.
dok.timlo.net/nanin
Mereka juga diberi kesempatan untuk mencoba mengoperasikan secara langsung. Menurut Kabid Alsin Jateng, Heru Tamtomo, rice planstater diharapkan mampu menjawab kebutuhan petani, utamanya mempercepat penanaman padi. Pasalnya, jumlah tenaga kerja menanam padi secara manual terus menyusut. Para penanam padi didominasi kaum ibu. Untuk kalangan muda sendiri, saat ini sangat langka.

“Ironisnya, setelah tua, mereka tak ada yang menggantikannya,” ujar Heru ditemui di sela-sela ujicoba rice planstater.

Dijelaskan, remaja sekarang, lebih senang bekerja di toko modern atau mall, pabrik atau menjadi TKW ke luar negeri. Praktis, jumlah pekerja semakin berkurang. Dampaknya, para petani kesulitan mencari tenaga kerja untuk menanam padi.
Selain itu, pihaknya juga membandingkan biaya tanam manual dengan rice plastater. Berdasarkan hasil pengecekan ke sejumlah daerah, biaya tanam manual mencapai Rp 2,5 juta/ hektare. Biaya tersebut belum termasuk pengadaan benih padi. Sedangkan pemakaian rice planstater hanya dibebani sewa Rp 600.000 saja.
Di sisi lain, Camat Ngemplak, Sukamto menjelaskan, saat ini petani di wilayahnya kesulitan mendapatkan pekerja untuk menanam padi. Padahal, lebih dari 50 hektare lahan siap untuk ditanami padi pada musim tanam III ini. Mereka terpaksa mendatangkan tenaga kerja dari daerah lain, seperti Purwodadi.
“Harus ambil tenaga dari luar daerah, otomatis biaya yang dikeluarkan lebih tinggi,” ungkap Sukamto.
Salah satu petani, Harno (51) mengaku gembira dengan adanya alat penanam padi mekanik. Namun dia berharap ada bantuan pemerintah untuk pengadaan alat karena harganya mahal mencapai puluhan juta. Dia berharap, nantinya petani bisa menyewa untuk memakai alat itu.

Akibat sulitnya mendapat Tenaga Kerja Petani Boyolali diperkenalkan Teknologi Rice Planstater

Kalangan petani mulai diperkenalkan teknologi terbaru dalam menanam tanaman padi. Teknologi ini bernama Rice Plantateratau alat mekanik penanam padi.
Pengenalan alat mekanik penanam padi tersebut mendapat sambutan positif puluhan petani di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kamis (11/9). Sejak pagi, para petani sudah menunggu guna melihat cara pengoperasian alat baru ini.
dok.timlo.net/nanin
Mereka juga diberi kesempatan untuk mencoba mengoperasikan secara langsung. Menurut Kabid Alsin Jateng, Heru Tamtomo, rice planstater diharapkan mampu menjawab kebutuhan petani, utamanya mempercepat penanaman padi. Pasalnya, jumlah tenaga kerja menanam padi secara manual terus menyusut. Para penanam padi didominasi kaum ibu. Untuk kalangan muda sendiri, saat ini sangat langka.

“Ironisnya, setelah tua, mereka tak ada yang menggantikannya,” ujar Heru ditemui di sela-sela ujicoba rice planstater.

Dijelaskan, remaja sekarang, lebih senang bekerja di toko modern atau mall, pabrik atau menjadi TKW ke luar negeri. Praktis, jumlah pekerja semakin berkurang. Dampaknya, para petani kesulitan mencari tenaga kerja untuk menanam padi.
Selain itu, pihaknya juga membandingkan biaya tanam manual dengan rice plastater. Berdasarkan hasil pengecekan ke sejumlah daerah, biaya tanam manual mencapai Rp 2,5 juta/ hektare. Biaya tersebut belum termasuk pengadaan benih padi. Sedangkan pemakaian rice planstater hanya dibebani sewa Rp 600.000 saja.
Di sisi lain, Camat Ngemplak, Sukamto menjelaskan, saat ini petani di wilayahnya kesulitan mendapatkan pekerja untuk menanam padi. Padahal, lebih dari 50 hektare lahan siap untuk ditanami padi pada musim tanam III ini. Mereka terpaksa mendatangkan tenaga kerja dari daerah lain, seperti Purwodadi.
“Harus ambil tenaga dari luar daerah, otomatis biaya yang dikeluarkan lebih tinggi,” ungkap Sukamto.
Salah satu petani, Harno (51) mengaku gembira dengan adanya alat penanam padi mekanik. Namun dia berharap ada bantuan pemerintah untuk pengadaan alat karena harganya mahal mencapai puluhan juta. Dia berharap, nantinya petani bisa menyewa untuk memakai alat itu.