Rabu, 05 Oktober 2016

Cita-cita Pengembalian Ekosistem, Sungai Di Boyolali Akan Direstorasi

Upaya memulihkan ekosistem dan pengelolaan sungai berbasis mitigasi bencana akan digalakkan di sungai-sungai yang mengalir di wilayah Boyolali dengan gerakan restorasi sungai.

Hal itu terpapar dalam kegiatan Pembentukan dan Pengembangan Komunitas Sungai yang digagas Sekolah Sungai Boyolali dengan dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Rabu (28/9). Agung Nugroho, relawan dari Sekolah Sungai menjelaskan, restorasi sungai akan dilakukan antara lain di Kali Gede, Kali Sungsang, serta Kali Pepe yang bermuara di Bengawan Solo dan menjadi salah satu pemicu banjir di sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.

Pengembalian ekosistem sungai di wilayah Boyolali dirasa penting, sebab sungai tersebut menjadi hulu bagi sungai-sungai lain di wilayah dataran yang lebih rendah. Gerakan bisa dimulai dengan hal yang sederhana, semisal penanaman pohon serta tak membuang sampah di sekitar sungai.
"Untuk restorasi ini perlu dibentuk komunitas dan relawan sungai yang akan menjadi motor penggerak program," katanya.
Selain untuk mitigasi bencana, gerakan ini juga akan mendorong pemanfaatan wilayah aliran sungai untuk kegiatan positif, semisal untuk wisata dna penelitian. Menurut Agung, Kali Code di Yogyakarta bisa menjadi contoh dalam penataan sungai dan wilayah sekitarnya, termasuk dalam aspek kebersihan dan sebagainya.
"Di Boyolali sebenarnya banyak sungai yang bisa dimanfaatkan untuk aspek wisata atau kegiatan lainnya, namun belum dimaksimalkan," imbuhnya

Selasa, 04 Oktober 2016

Produk Boyolali : Diserang Kutu Putih, Harga Pepaya Anjlok

Hama kutu putih kembali merebak di sebagian wilayah Kecamatan Mojosongo dan Cepogo. Imbasnya, harga buah pepaya pun jatuh. Salah satu petani pepaya di Desa Madu, Kecamatan Mojosongo, Darso Suparni (62) mengatakan, serangan hama kutu putih terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Hama menyerang buah dan daun pepaya.

Biasanya, serangan hama kutu putih hilang dengan sendirinya, saat musim hujan datang. Namun, meski beberapa hari terakhir sudah sering turun hujan, serangan hama kutu putih tidak juga mereda. Selain itu, petani juga sudah melakukan berbagai upaya. Termasuk berkoordinasi dengan petugas penyuluh dan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Boyolali. Dia dan petani lainnya disarankan untuk menyemprot hama kutu putih tersebut dengan menggunakan air sabun. ”Tapi sudah disemprot, hama tak kunjung hilang,” katanya, Selasa (4/10) sebagaimana dicopas dari Suara Merdeka 

Ditambahkan, buah pepaya yang terserang hama kutu menjadi rusak. Meski kulit buah pepaya terlihat kemerahan tanda sudah matang, namun setelah dibelah, daging buahnya justru masih putih.
Tak Laku Dijual
Selain itu, rasa buah juga menjadi tidak manis. Imbasnya, buah pepaya yang terserang hama ini menjadi tidak laku dijual. Kalaupun laku, harganya pun menjadi anjlok. Biasanya laku Rp 3.000/ buah, namun kini hanya Rp 1.000-Rp 1.500/buah. ”Itu pun kalau laku dijual. Kalau tidak laku, ya terpaksa untuk pakan ternak sapi.” Kades Madu, Mardimin membenarkan merebaknya serangan hama kutu putih di desanya.
Padahal, Desa Madu merupakan salah satu sentra pertanian pepaya di wilayah Kecamatan Mojosongo. Petani hanya bisa pasrah, karena upaya yang dilakukan tak membuahkan hasil. ”Banyak buah pepaya yang rusak, sehingga tidak laku dijual. Bahkan, sebagian buah dibiarkan jatuh dan membusuk di ladang.” Serangan kutu putih juga dikeluhkan petani pepaya di Desa Jelok, Kecamatan Cepogo. Di desa ini, hama kutu putih dikenal dengan nama hama luwu. Salah satu petani, Haryanto mengakui, hama ini sulit dibasmi, sehingga membuat resah petani. ”Kalau pepaya sudah habis, hama kutu putih tetap bertahan dan hidup di pohon waru.”

Nah ... Ini Susunan Tim Pemenangan untuk Pasangan Agus - sylvi

Pasangan Agus Harimurti dan Sylviana Murni telah mendaftarkan nama-nama tim pemenangan ke KPUD DKI, 

Total ada 58 orang tim sukses pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat, PAN, PKB, dan PPP itu. Dipercaya sebagai ketua tim adalah Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli.
"Betul saya ketua, wakilnya dari tiga ketua (DPD DKI) partai sahabat," ujar pria yang akrab disapa Bang Nara 



Tiga partai sahabat yang dimaksudnya adalah pengusung Agus-Sylvi lainnya, yakni PAN, PPP dan PKB. Sementara posisi sekrertaris juga diisi politikus Partai Demokrat, yaitu Vike Very Ponto.
Belum dipastikan di mana lokasi markas dari tim sukses Agus-Sylvi ini. Dari berkas yang beredar, tercantum persetujuan dari pasangan calon. 

Adapan susunan struktur Tim Pemenangan Agus-Sylvi adalah sebagai berikut:

Ketua: Nachrowi Ramli

Wakil Ketua: Abdul Aziz, Hasbiallah Ulyas, Eko Hendro Purnomo

Sekretaris: Vike Very Ponto
Wakil Sekretaris: H Muallif ,Ichwan Zayadi, Husen, Raja Mantan Purba

Bendahara: Gatot M Suwondo
Wakil Bendahara: Dedi Kurnyawan, Moh Fauzi, Ariyanto, Erick Herlambang

Bidang Hukum and Advokasi
Ketua: Didi Irawadi Syamsudin
Wakil Ketua: Sanusi Maruf, Fauzi Thalib, Ferry Firman N, R Faisal

Bidang Logistik
Ketua: Anton Sukartono Suratto
Wakil Ketua: Sugeng Siswanto, Sukamta Wijaya, Helmi Azwary Simanjunt, Susilo Rs, Eka Putra

Bidang Saksi:
Ketua: Partoyo
Wakil Ketua: Nasri Samad, Ah. Fadli HS, Boy. Ade Muhamad, Krisna Salmun, Lazarus Simon Ishak

Bidang Media dan Jubir
Ketua: Imelda Sari
Wakil Ketua/Bidang Media: Dudi Franandes, Priyo Pamungkas, Oman Rakinda, Husni Thamrin

Juru bicara: Rico Rustombi, Ikhsan Modjo, Rachland Nasidik

Bidang LO dan Protokol: Anis Fauzan, Bambang Nurcahyadin, Wahyudi, Encer Ishak, Panji Purboyo, Tumi Rahmat Setiawan, Subhan Sanusi, Hendra Gunawan

Bidang IT: Roy Suryo, M Rifa'i Darus, Matnoor, Achmad M, Johan M, Ichwan Ridwan, Nur Hafizah
Nama Penghubung Pasangan Calon: Anis Fauzan, Bambang Nurcahyadin, Wahyudi, Encep Ishak.

jppn 

Catat....Ini Lhooo orang-orang yang ditugasi memenangkan Ahok - Djarot

Semua partai dan relawan pengusung bakal pasangan cagub dan cawagub Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, telah menetapkan tim pemenangan Ahok-Djarot untuk Pilkada DKI Jakarta 2017.

Daftar tim pemenangan itu telah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, pada hari terakhir pemeriksaan kelengkapan administrasi cagub DKI, Selasa sore 4 Oktober 2016.
"(Susunan) tim itu hasil rapat Selasa siang, dan sore sudah dimasukkan (ke KPUD)," kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP yang juga anggota dewan pengarah tim pemenangan Ahok-Djarot, Eriko Sotarduga, 


Dalam daftar tim pemenangan Ahok-Djarot, terlihat ada nama Ruhut Sitompul dan Sophia Latjuba di bagian juru bicara tim pemenangan.
Berikut susunan tim pemenangan Ahok-Djarot:
A. Dewan Pengarah Tim Pemenangan:
1. Ahmad Basarah

2. Eriko Sotarduga
3. Jefrri Darmadi
4. Effendy Choirie
5. Dadan Rusdiana
6. Agun Gunanjar Sudarsa
7. Fayakhun Andriadi
8. Gatot Sudariyanto


B. Ketua Tim Pemenangan:
Prasetio Edi Marsudi


C. Wakil Ketua Tim Pemenangan:
1. Dono Prasetyo
2. Mohammad Sangaji
3. Bambang Waluyo Wahab
4. Wibi Andrino


D. Sekretaris Tim Pemenangan:
TB Ace Hasan Syadzily


E. Wakil Sekretaris Tim Pemenangan:
1. Abdul Canter
2. Yuke Yurike
3. Virgie Baker
4. Michael Umbas

F. Bendahara Tim Pemenangan:
Charles Honoris


G. Wakil Bendahara Tim Pemenangan:
1. Baskara Sukarya
2. Nadya
3. Anies Hasan
4. Manuhara Siahaan
5. Joice Triatman


H. Juru Bicara Tim Pemenangan:
1. Ahmad Basarah
2. Komaruddin Watubun
3. Eriko Sutarduga
4. Sarifuddin Sudding
5. Miryam Yani
6. Very Yonnevil
7. Donny Tjahja Rimbawan
8. Taufik Basari
9. Bestari Barus
10. Sophia Latjuba
11. Ansy Lema
12. Raja Juli Antoni
13. Nevi Ervina
15. Jerry Sambuaga


I. Bidang Sumber Daya dan Kreatif Tim Pemenangan:
1. Mutiara Indah
2. Jhony Putra
3. Aria Bima
4. Soelchan Effendie
5. Franc Tumanggor


J. Bidang Data dan Informasi Tim Pemenangan:
1. Muhammad Omar Sjarif
2. Irvan Habibi Pulungan
3. Eva Sundari
4. Honey Annisa
5. Mohammad Pradana
6. Hariadhi
7. Kamilus Elu


K. Bidang Perlengkapan dan Rumah Tangga Tim Pemenangan:
1. Yovita Octaviani
2. Mahmudin Muslim
3. Budi Suprapti
4. Haritz Rahman Hakim
5. Budi Kurniawan
6. Agus Lomboan
7. Rendy Rizki Siregar
8. Sulistyani


L. Bidang Kampanye dan Sosialisasi Tim Pemenangan:
1. Merry Hotma
2. Nurmansyah Tanjung
3. Basri Baco
4. Slamet N Riyadi
5. Syarifuddin
6. Mulawarman Hanase
7. Bestari Barus
8. Guntur Romli


M. Bidang Penggalangan Massa Tim Pemenangan:
1. Arif Wibowo
2. Samsir Rambe
3. Andien Bachtiar
4. Hasan Basri Umar
5. Rendy Reinhart


N. Bidang Media Tim Pemenangan:
1. Martin Manurung
2. Charles Malkiansyah
3. Afriadi Rosdi
4. Gaya Kartasasmita
5. Clara Tampubolon


O. Bidang Hukum dan Advokasi Tim Pemenangan:
1. Pantas Nainggolan
2. Tommy Sihotang
3. Sirra Prayuna
4. Gelora Tarigan
5. Taufik Basari
6. Ruddin Akbar Lubis
7. Rian Ernest
8. Abdul Qodir
9. M. Jaya Butarbutar
10. Jamaludin Lamanda
11. Andana Marpaung
12. Hilman Panjaitan


P. Bidang Khusus Tim Pemenangan:
1. Masinton Pasaribu
2. Tonny Tjahja Rimbawan
3. Jamaludin Kainubun
4. Latifah Al Anshori
5. Dipo Nusantara


Q. Bidang Keamanan Tim Pemenangan:
1. Audi Tambunan
2. Isyak Syah
3. M Ichsan
4. Umar Oetenan
5. Anwar Sjani
6. Alexander BS


R. Bidang Korda Jakarta Timur:
1. William Yani
2. Taufik Azhar
3. Top Sihombing
4. James Arifin Sianipar


S. Bidang Korda Jakarta Pusat:
1. Masinton Pasaribu
2. Farida Listuti
3. Rudin Akbar Lubis
4. Lathifah Al Anshori


T. Bidang Korda Jakarta Barat:
1. Darmadi Durianto
2. H Hamidi
3. Fathi R Sidiq
4. Abdul Aziz Muslim


U. Bidang Korda Jakarta Utara dan Kep Seribu:
1. Charles Honoris
2. Ramli Muhammad
3. Ahmad Sururi Afif
4. Ahmad Sahroni


V. Bidang Korda Jakarta Selatan:
1. Gembong Warsono
2. Michael Hidayat
3. Ruslan Amsari
4. M Soleh
5. Wibi Andrino

Polres Boyolali Dibantu 10 Motor Trail untuk Patroli ke Pegunungan

Polres Boyolali menerima bantuan 10 unit motor trail dari Polda Jateng. Bantuan diserahkan langsung Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat melakukan kunjungan ke Mapolres Boyolali.

“Rawat dengan baik, gunakan sesuai fungsinya,” pinta Kapolda Irjen Pol Condro Kirono di hadapan anggota Polres Boyolali.

Dijelaskan, bantuan sepuluh unit motor trail ini sebagai penunjang pelayanan serta meningkatkan rasa aman kepada masyarakat. Kapolda meminta anggota bisa melakukan patroli hingga ke daerah-daerah terpencil, seperti wilayah pegunungan Merapi Merbabu. Terutama juga melakukan patroli di daerah-daerah rawan bencana yang sulit terjangkau alat transportasi.
“Kita juga berharap keberadaan motor trail ini bisa mengantisipasi gangguan Kamtibamas, terutama di jalan-jalan raya,” tandasnya. dari Timlo

Hmmm...Kisah 'Wonder Woman' dari Boyolali Promosi Kuliner hingga Meksiko

Jauh merantau dari kampung halamannya di Boyolali. Namanya Eni Sulistianingsih. Sudah tujuh tahun di Meksiko, membuka Warung Makan yang menyajikan khas segala macam masakan Indonesia.
Eni mengaku sudah kurang lebih tiga tahun usahanya Warung Makan ia kembangkan sendiri. Memiliki tiga karyawan, Eni mengaku bersyukur usahanya berjalan dengan baik.

"Alhamdulillah. Usaha saya berjalan lancar. Saya  wonder women," ujarnya sumringah saat ditanya harus jauh dari kampung halaman.
Usaha makanan milik Eni diberi nama Warung Makan. Terletak di salah satu sudut jalan di Kota Meksiko. Tepatnya di Jalan Peubla antara jalan Gueladahara dengan Cozumel.
Resep masakan khas Indonesia ia sajikan. Rendang, Sate Ayam, tempe, dan berbagai resep masakan Indonesia ada di Warung Makan milik Eni.
Hampir semu orang Indonesia yang berkunjung ke Meksiko, mampir ke Warung Makan milik Eni.
Termasuk para delegasi parlemen Indonesia yang berkunjung ke Meksiko dalam rangka acara Muhibah, dipimpin Wakil Ketua DPR,Fadli Zon.
"Kebanyakan pelanggan saya adalah tamu asing yang pernah atau berkunjung ke Indonesia, merasakan masakan Indonesia," ungkap Eni.
"Mereka yang makan tamu yang berasal dari Eropa, Timur Tengah atau Asia. Orang Meksiko juga ada yang suka masakan khas Indonesia," Eni menjelaskan.
Keberaniannya membuka Warung Makan, Eni mengaku lantaran belum ada orang Indonesia yang berbisnis kuliner di Meksiko.
Ia tak memungkiri, cita rasa orang Meksiko agak sulit untuk bisa menikmati segala macam masakan khas Indonesia.
"Sambil berjalan dan alhamdulillah, sudah berjalan tiga tahun sampai sekarang," aku Eni seraya menjelaskan Rumah Makan miliknya mulai buka pada pukul 11.00 waktu setempat.
Sebelum menjalankan bisnis kuliner, Eni mengaku bekerja sebagai tim promosi dengan orang Indonesia lainnya. 
Mempromosikan berbagai macam khas Indonesia. Kerajinan tangan, mempromosikan batik dan lainnya. tribunnews

Ahok: Sandiaga Ikut "Tax Amnesty" Buktikan Dia Pengemplang Pajak

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, tantangan bakal calon wakil gubernur Sandiaga Uno terhadap dia tidak sebanding.

Sandiaga sebelumnya menantang Basuki atau Ahok untuk melakukan pembuktian harta terbalik. Ahok mengaku telah memeriksakan hartanya sejak dia menjadi pejabat atau pada tahun 1999.


"Jadi seorang pejabat publik, ketika melaporkan LHKPN itu dilihat aparat dari gaya hidup, biaya hidup sama enggak uang yang dialaporin ini, mendekati betul enggak," kata Ahok, di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2016).
Ahok menyebut dirinya sudah teruji dalam hal pelaporan harta kekayaan. Ia rutin melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ahok menjelaskan, masyarakat non-pejabat tak perlu melaporkan harta kekayaannya, tetapi wajib melaporkan pajaknya. Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah menjalankan program tax amnesty atau pengampunan pajak.
"Tax amnesty ini untuk orang biasa yang tidak bisa membuktikan pajak yang dia bayar dengan gaya hidupnya. Dalam hal ini, Pak Sandiaga ikut (tax amnesty), berarti itu juga membuktikan Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, enggak bayar pajak gitu ya, he-he-he," kata Ahok terkekeh.
Sandiaga sebelumnya mengajak Ahok dan keluarganya untuk melakukan pembuktian harta terbalik. Dia akan mendatangi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) terlebih dahulu untuk menanyai bagaimana prosedur pembuktian harta terbalik.
Setelah itu, dia mengajak Ahok secara bersama-sama melakukan pembuktian harta secara terbalik.
"Ini sebagai pembelajaran bagi masyarakat dan pembuktian bahwa politisi itu jika berbicara harus dibuktikan dengan sebuah tindakan konkret. Kami tunggu bukti konkret dari ajakan beliau," kata Sandiaga.

kompas

Senin, 26 September 2016

Ini 101 Daerah yang Gelar Pilkada Serentak 2017 diseluruh Indonesia


Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak gelombang kedua pada 15 Februari 2017. Pilkada diikuti 101 daerah dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

"Kami telah membahas dengan seluruh anggota KPU di provinsi, kabupaten, kota dan akhirnya memutuskan bahwa yang menjadi patokan KPU dalam merancang program, tahapan dan jadwal Pilkada 2017 adalah pada 15 Februari,




Husni mengatakan, daerah yang akan menyelenggarakan pilkada tersebut terdiri atas 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota. Ketujuh provinsi tersebut yaitu Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

Provinsi Aceh merupakan daerah yang akan paling banyak menggelar pilkada pada 2017, yakni satu pemilihan gubernur dan 20 pemilihan bupati dan wali kota.

Berikut daerah yang akan melaksanakan Pilkada 2017 seperti dikutip dari Antara:


Provinsi (7):
1.  Aceh
2. Bangka Belitung
3. DKI Jakarta
4. Banten
5. Gorontalo
6. Sulawesi Barat
7. Papua Barat


76 kabupaten dan 18 kota

Kabupaten (76):
1. Mesuji
2. Lampung Barat
3. Tulang Bawang
4. Bekasi
5. Banjarnegara
6. Batang
7. Jepara
8. Pati
9. Cilacap
10. Brebes
11. Kulonprogo
12. Buleleng
13. Flores Timur
14. Lembata
15. Landak
16. Barito Selatan
17. Kotawaringin Barat
18. Hulu Sungai Utara
19. Barito Kuala
20. Banggai Kepulauan
21. Buol
22. Bolaang Mongondow
23. Kepulauan Sangihe
24. Takalar
25. Bombana
26. Kolaka Utara
27. Buton
28. Boalemo
29. Muna Barat
30. Buton Tengah
31. Buton Selatan
32. Seram Bagian Barat
33. Buru
34. Maluku Tenggara Barat
35. Maluku Tengah
36. Pulau Morotai
37. Halmahera Tengah
38. Nduga
39. Lanny Jaya
40. Sarmi
41. Mappi
42. Tolikara
43. Kepulauan Yapen
44. Jayapura
45. Intan Jaya
46. Puncak Jaya
47. Dogiyai
48. Tambrauw
49. Maybrat
50. Sorong
51. Aceh Besar
52. Aceh Utara
53. Aceh Timur
54. Aceh Jaya
55. Bener Meriah
56. Pidie
57. Simeulue
58. Aceh Singkil
59. Bireun
60. Aceh Barat Daya
61. Aceh Tenggara
62. Gayo Lues
63. Aceh Barat
64. Nagan Raya
65. Aceh Tengah
66. Aceh Tamiang
67. Tapanuli Tengah
68. Kepulauan Mentawai
69. Kampar
70. Muaro Jambi
71. Sarolangun
72. Tebo
73. Musi Banyuasin
74. Bengkulu Tengah
75. Tulang Bawang Barat
76. Pringsewu


Kota (18):
1. Banda Aceh
2. Lhokseumawe
3. Langsa
4. Sabang
5. Tebing Tinggi
6. Payakumbuh
7. Pekanbaru
8. Cimahi
9. Tasikmalaya
10. Salatiga
11. Yogyakarta
12. Batu
13. Kupang
14. Singkawang
15. Kendari
16. Ambon
17. Jayapura
18. Sorong

Selasa, 20 September 2016

Ingin Dalami Islam, Eks Pemain City Ingin Pensiun


Pemain Sheffield Wednesday Jeremy Helan diyakini bakal segera mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola pada usia 24 tahun. Eks pemain Manchester City itu ingin mendedikasikan hidup untuk agamanya.


Seperti dilansir Goal, Selasa (20/9), bek asal Prancis itu dikabarkan telah memberitahu klub terkait rencananya tersebut pada pekan lalu.

Helan adalah seorang muslim yang taat. Ia punya rencana terbang ke Arab Saudi guna memperdalam agamanya lebih jauh lagi. 

Kontrak Helan bersama Sheffield Wednesday baru bakal berakhir pada Juni 2017 nanti. Karena itu, klub Inggris ini akan berusaha untuk mempertahankan masa depan sang pemain di Hillsborough.

Sejauh ini, masih belum ada komentar dari kedua belah pihak terkait spekulasi yang sudah berkembang luas ini.

Helan bergabung ke Manchester City dari Rennes pada 2008. Tetapi, ia hanya bisa mencatatkan satu pertandingan saat berkarir di Etihad Stadium.

Disdikpora Boyolali bagikan Kuisioner : 34 SMA/SMK Tolak Full Day School

Program full day school yang digagas pemerintah mendapat penolakan puluhan sekolah tingkat SMA di Boyolali. Penolakan itu diketahui setelah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali menyebar kuesioner kepada 75 SMA/SMK yang ada di Boyolali. 


Hasilnya, dari kuesioner yang berisi tiga pertanyaan sederhana terkait program tersebut, sebanyak 34 SMA/SMK yang menyatakan penolakan. Demikian dibenarkan Sekretaris Disdikpora Boyolali, Darmanto, dikutip dari joglosemar.
“Sebanyak 34 sekolah yang menolak, 18 yang menerima, dan 23 sekolah lainnya menyatakan abstain,” ungkap Darmanto

So Good Food & Cargill Merangsek Pasar Produk Daging Olahan Di Indonesia

PT So Good Food dan PT Cargill Food Investment Indonesia membangun perusahaan patungan di Indonesia untuk menghasilkan dan memasok produk daging unggas olahan siap makan.  
Keduanya baru saja mendirikan perusahaan patungan bernama PT Cahaya Gunung Foods. So Good Food, produsen daging olahan di Indonesia, memiliki 40% saham dalam Cahaya Gunung, sedangkan Cargill Food mengantongi 60% saham.

Cargill Food ialah anak usaha yang sepenuhnya dimiliki perusahaan agribisnis dan industri makanan Cargill Inc. Adapun, So Good Food dimiliki Japfa Ltd. Japfa Ltd. sendiri merupakan pemegang 58,73% saham dalam PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) per 30 Juni 2016.   
Kemitraan strategis tersebut akan mendorong kapabilitas So Good Food di teknologi pengolahan makanan konsumen yang inovatif dan berkualitas tinggi dengan memanfaatkan keahlian industri Cargill. Japfa dan Cargill juga akan bekerjasama untuk menghasilkan produk makanan bernilai tambah.
Selain jasa manufaktur untuk So Good Food, Cahaya Gunung Foods (JVCo) akan menyediakan produk berkualitas tinggi yang menyasar restoran mapan cepat saji, hotel, restoran, sektor jasa makanan (horeka), toko serba ada, dan kios di stasiun pengisian bahan bakar di Indonesia. JVCo juga akan mengekspor produk ke Indonesia.
Derek Schoonbaert, Managing Director Cahaya Gunung Foods, mengatakan Indonesia merupakan pasar penting bagi Cargill. JVCo merupakan perusahaan pertama Cargill di bisnis unggas di Indonesia.
"Kami akan menerapkan sistem dan proses kelas dunia untuk memastikan produk ayam berkualitas tinggi lewat keahlian dan standar kualitas industri luas yang kami miliki," katanya lewat siaran pers di website Singapore Stock Exchange, dikutip dari market.bisnis
JVCo pada awalnya akan beroperasi di pabrik daging milik So Good Food di Boyolali dan mengambil alih pekerjaan di pabrik pengolahan itu. Kedua perusahaan pun akan menelisik peluang investasi lanjutan, memperluas kinerja, dan fokus pada produk premium.
Sementara itu, So Good Food akan terus menjalankan empat pabrik pengolahan daging di Indonesia dan fokus pada produksi makanan siap santap, seperti chicken nuggets, bakso, dan sosis kemasan.
Merujuk Euromonitor, Indonesia merupakan pasar jasa makanan terbesar di Asean. Laju pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) nilai penjualan jasa makanan di Indonesia sebesar 8,7% selama 2010-2014. Pada 2014 nilainya mencapai US$36,8 miliar, sekitar US$14 miliar lebih tinggi dari Thailand.
CAGR nilai penjualan jasa makanan pada 2015-2019 diperkirakan sebesar 9,0% hingga menyentuh angka US$56,3 miliar pada akhir 2018. Restoran layanan penuh, restoran cepat saji, dan kios merupakan tiga besar pendorong pasar jasa makanan di Indonesia.

Daftar 101 pasangan calon yang diusung PDIP dalam Pilkada Serentak 2017

Berikut ini, 101 pasangan calon yang akan diusung PDIP dalam Pilkada Serentak 2017 , pasangan yang diusung ini bukan berarti semua adalah kader PDIP, akan tetapi terdapat pula kader-kader partai lainnya semacam irwandy yusuf yang merupakan kader Partai Nasional Aceh, dll inilah daftar calon kepala daerah tersebut adalah sebagai berikut:


Papua Barat

Provinsi Papua Barat: Dominggus Mandacan-Mohamad Lakatoni
Sorong: Johny Kamuru-Suko Harjono
Tambraw: Gabriel Asem-Mesak Metusala Yekwam
Maybrat: Bernard Sagrim-Paskalis Kocu
Kota Sorong: Lamberthus Jitmau-dr Pahimah



Papua

Sarmi: Albertus Suripno-Andrian Roy Senis
Mappi: Kristosimus Yohanes Agawemu-Jaya Ibnu Suud
Nduga: Samuel Tabuni-Obed Gwijangge
Lanny Jaya: Befa Yigibalom-Yemis B Kogoya
Puncak Jaya: Yuni Wonda-Deinas Geley
Tolikara: Jhon Tabo-Barnabas Weya
Kepulauan Yapen: Benyamin Arisoy-Nathan Bonay
Jayapura: Jansen Monim-Abdul Rahman Sulaiman
Kota Jayapura: Benhur Tomi Mano
Intan Jaya: Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme
Dogiyai: Yakobus Dumupa-Oskar Makai

Maluku Utara

Kepulauan Morotai: Beny Laos-Arsun Padoma
Halmahera Tengah: Muttiara Yasin-Kabir Hi. Kahar

Maluku

Maluku Tengah: Tuasikal Abua-Marlatu Laurence Leleury
Pulau Buru: Ramly Ibrahim Umasugi-Amus Besan
Maluku Tenggara Barat: Petrus P Werembinan Taborat-Jusuf Siletty
Kota Ambon: Paulus Kastanya-Armyn Syarif Latuconsina
Seram Bagian Barat: Samson Richargo Atapary-Suhfi Madjid

Sulawesi Selatan

Takalar: Burhanuddin Baharuddin-M Natsir Ibrahim (golkar)

Sulawesi Tengah

Buol: dr Amirudin Rauf-Abdullah Batalipu
Banggai Kepulauan: Heri Ludong-Adjmain Lumbon

Sulawesi Tenggara

Bombana: Kasrah Jaru Munara-Man Arfah
Buton Selatan: Agus Feisal Hdayat-La Ode Arisani
Buton Tengah: Samahuddin-La Ntau
Kota Kendari: Muhammad Zayat-Suri Syahriah Mahmud
Buton: Hamin-Farid Bachmid
Muna Barat: Laode M Rajiun Tumada-Achmad Lamani
Kolala Utara: Boby Alimuddin-Maksum Ramli

Sulawesi Barat

Sulawesi Barat: Muh Ali Baal Masdar-Enny Anggraeny Anwar

Gorontalo

Provinsi Gorontalo: Hana Hasanah Fadel Muhammad-Tonny S Junus
Boalemo: Rum Pagau-Lahmudin Hambali

Sulawesi Utara

Bolaang Mongondow: Yasti Soepredjo Mokoagow-Yanny Ronny Tuuk
Kepulauan Sangihe: Hironimus Rompas Makagansa-dr Fransiscus Silangen

Kalimantan Tengah

Barito Selatan: M Farid Yusran-Sukanto
Kotawaringin Barat: Nur Hidayah-Ahmadi Riansyah

Kalimantan Selatan

Hulu Sungai Utara: Mukhsin Haita-A Hasib Salim
Barito Kuala: Hasan Ismail-Fahrin Nizar

Kalimatan Barat

Landak: dr Karolin Margret Natasa-Herculanus Heriadi
Kota Singkawang: Tjhai Chui Mie-Irwan

Nusa Tenggara Timur

Lembata: Viktor Mado Watun-Muhamad Nasir
Flores Timur: Antonius Hubertus Gege Hadjo-Agustinus Payong Boli
Kota Kupang: Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus

Bali

Buleleng: Putu Agus Suradnyana-dr I Nyoman Sutjidra

Lampung

Tulang Bawang Barat: Umar Ahmad-Fauzi Hasan
Lampung Barat: Parosil Mabsus-Mad Hasnurin
Tulang Bawang: Winarti-Hendriwansyah
Pringsewu: Ardian Saputra-R.Ay Dewi Arimbi
Mesuji: Febriana Lesisie Tantina-Adam Ishak

Bengkulu

Bengkulu Tengah: Ferry Ramli-Septi Peryadi

Sumatera Selatan

Musi Banyuasin: Dodi Reza Alex Noerdin-Beni Hernedi (golkar)

Jambi

Sorolangun: Cek Endra-Hilallatil Badri
Muaro Jambi: Agustinus Mahir-Suswiyanto
Tebo: Sukandar-Syahlan

Riau

Pekanbaru: Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah
Kampar: Zulher-Dasril Afandi

Kepulauan Bangka Belitung

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung: Rustam Effendi-Muhammad Irwansyah

Sumatera Barat

Kota Payakumbuh: Suwandel Muchtar-Fitrial Bahri
Kepulauan Mentawai: Yudas Sabaggalet-Kortanius Sabeleake

Sumatera Utara

Kota Tebing Tinggi: Umar Zunaidi Hasibuan-Oki Doni Siregar
Tapanuli Tengah: Amin P Napitupulu-Ramses Hutagalung

Aceh

Provinsi Aceh: drh Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah
Bener Meriah: Ridwan Abdul Mutalib-Darwin
Aceh Tengah: Shabela Abubakar-Firdaus
Simeulue: Anhar-Rapian
Kota Langsa: Fazlun Hasan-Syahyuzar Aka
Kota Sabang: Zulkifli-Zuanda
Nagan Raya: Nurchalis-Suyanto
Gayo Lues: Salamah-Rajab Marwan
Kota Banda Aceh: Illiza Sa'aduddin Djamal-Farid Nyak Umar
Aceh Besar: Mawardi Ali-Husaini A Wahab
Aceh Barat Daya: M Fakhruddin-Sulaiman Adami
Aceh Tenggara: Ali Basrah-Deni Febrian Roza
Aceh Barat: Alaidinsyah-Kamaruddin
Aceh Tamiang: Musril-Insyafuddin
Aceh Singkil: Dulmusrid-Sazali
Bireuen: Ruslan M Daud-Djamaluddin Idris
Aceh Jaya: Syafriantoni-Maisyuri

Banten

Provinsi Banten: Rano Karno (PDIP masih menunggu PPP untuk menyerahkan nama cawagub)

Jawa Timur

Kota Batu: Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso

D.I Yogyakarta

Kota Yogyakarta: Imam Priyono D Putranto-Achmad Fadli
Kulon Progo: dr Hasto Wardoyo-Sutedjo

Jawa Tengah

Jepara: Ahmad Marzuki-Dian Kristiandi
Pati: Haryanto-Saiful Arifin
Cilacap: Taufik Nurhidayat-Faiqoh Subky
Banjarnegara: Wahyu Kristianto-Saeful Muzad
Brebes: Idza Priyanti-Narjo
Kota Salatiga: Agus Rudianto-Dance Ishak Palit
Batang: dr Lafran Pancaputranto-Nurhaji Slamet Urip

Jawa Barat

Kabupaten Bekasi: Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholik
Kota Tasikmalaya: Raden Diky Candranegara-Denny Romdony
Kota Cimahi: Ajay Muhammad Priatna-Ngatiyana

DKI Jakarta

Provinsi DKI Jakarta: Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat

Senin, 19 September 2016

Kewirausahaan : 20 Brand Terpilih Mengikuti Tahap Final Kompetisi The Big Start Indonesia

he Big Start Indonesia, web series kompetisi pertama di Indonesia yang fokus pada pencarian wirausaha kreatif lokal dengan produk terbaik telah mengumumkan 20 brand yang lolos untuk maju ke tahap Final.
Para Founder dari top 20 brand tersebut saat ini telah berada di Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan karantina hingga tahap grand final pada kompetisi yang merupakan hasil kerjasama Blibli.com dan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) tersebut.
“Kami melakukan proses seleksi yang sangat ketat untuk menentukan 20 brand yang berhak lolos ke tahap final. Top 20 brand ini tidak hanya inovatif, kreatif, dan unik, tetapi juga memiliki potensi besar untuk bisa dipasarkan di tanah air maupun ke mancanegara,” ujar Kusumo Martanto, CEO Blibli.com.
Brand yang lolos ke tahap final ini dipilih dari 100 brand yang lolos seleksi tahap 2 dengan tiga kriteria penilaian produk, yaitu kreativitas, inovasi dan keunikan. Selain itu, penilaian juga mempertimbangkan faktor pilihan konsumen melalui video yang diunggah di YouTube.

Top 20 brand yang terpilih masuk ke babak final kompetisi The Big Start Indonesia berasal dari beberapa kategori jenis usaha, mulai dari fashion, makanan dan minuman, kesehatan dan kecantikan, kerajinan, kebutuhan ibu dan anak, hingga hobi dan teknologi. Brand-brand yang terpilih menjadi Top 20 tersebut antara lain Motiviga, PijakBumi, Topee, Wakatobi Eyewear, Neveres Sports Wear, Amazara, Savis, Joycia, FrozBanana, Stereo Desert, Olmatix, Potme Farm, Peek.me, Ocean Fresh, Ritjhson Pomade, Cool Sugar Wax, Klen n Kind, Antik Mebel, Leon Paperworks dan Gauri Art Division.
Selama di Jakarta, top 20 brand tersebut menjalani proses karantina untuk mendapat pembekalan dan pelatihan bisnis yang intensif dari pakar dan para pengajar Podomoro University. “Podomoro University berkomitmen untuk menularkan ilmu kewirausahaan kepada masyarakat luas. Kami sangat mendukung kompetisi The Big Start Indonesia sebagai platform untuk mencari pengusaha kreatif lokal dengan produk terbaik,” tegas Cosmas Batubara, Rektor Podomoro University.
Podomoro University memberi pembekalan berupa program Basic Entrepreneurship Experience (BEE) yang memperkenalkan tren manajemen bisnis dan unsur-unsur entrepreneurial dengan panduan berpikir dan berperilaku seorang entrepreneur. Selain itu, juga diajarkan tentang cara menumbuhkan kreativitas dan inovasi untuk mempertahankan dan mendorong pertumbuhan bisnis yang telah dibangun.
Untuk mendapatkan Founder terbaik, para finalis juga akan mengikuti program seleksi melalui berbagai tantangan sesuai dengan pengetahuan bisnis yang telah diperolehnya yang dikemas dalam rangkaian web series reality show The Big Start Indonesia. Rangkaian web series ini dapat di akses melalui akun YouTube The Big Start Indonesia mulai 19 September hingga 28 oktober 2016.