Senin, 19 September 2016

Kenapa Saya Harus Jadi Suporter Manchester City?


Jika sedang mencari kesebelasan untuk didukung di Liga Inggris, Manchester City adalah pilihan tepat. Masa depan mereka terpancar cerah, jaminan pre datang tak henti-henti seperti hujan di bulan September.


Pernyataan di atas akan jadi lelucon jika diucapkan sepuluh tahun lalu, namun tidak jika sekarang. Semenjak dibeli oleh Sheikh Mansour pada 2008 dengan dana sekitar 265 juta paun, Manchester City menjelma menjadi salah satu kesebelasan yang disegani di Inggris. Jika meragukannya coba tanya lagi kepada diri sendiri, kenapa Derby Manchester hari ini bisa menggema demikian besarnya.


Manchester City tidak hanya tumbuh sebagai kesebelasan yang berprestasi namun juga menjanjikan secara bisnis. Tahun lalu sang pemilik melepas 13% sahamnya ke konsorsium asal Tiongkok demi tambahan modal. Mau tahu berapa besar nilainya? Sama dengan nilai pertama kali Sheikh Mansour membelinya. Jangan dulu protes dengan dalil againts modern football soal hal ini jika kalian masih main Fantasy Premier League.


Sheikh Mansour memang datang ke Manchester dengan rencana jangka panjang berskala besar. Visinya adalah: “We are building a structure for the future, not just a team of all stars”. Kalimat tersebut keluar dari mulutnya ketika pertama kali datang. Sebuah visi yang luar biasa hingga kemudian ditempel di dinding kantor Manchester City.

Untuk mewujudkan mimpinya ia boyong orang-orang terbaik untuk menangani kesebelasan ini. Jauh sebelum Pep Guardiola datang, ia lebih dulu mendatangkan atau mungkin lebih tepatnya membajak Ferran Soriano dan Txiki Begiristain dari Barcelona.

Ferran Soriano ditugasi untuk mengurus segala hal tentang hubungan korporasi perusahaan kesebelasan Manchester City. Tak tanggung-tanggung, mantan wakil presiden Barcelona ini langsung menjabat sebagai CEO.

Sementara untuk Txiki Begiristain menjabat sesuai dengan kapasitasnya dahulu di Barca, yakni sebagai direktur sepakbola. Ia punya pengalaman sebagai seorang pemain besar bersama Barcelona dan timnas Spanyol ditambah dengan ilmu manajemen jempolan. Membuat hubungan antara urusan teknis di lapangan dengan berbagai hal di balik meja bisa berjalan dengan baik

Menerima Stigma Kesebelasan Instan

Manchester City dan kesebelasan-kesebelasan lain yang mendapat suntikan dana besar dari pemilik baru kerap menjadi sasaran cibiran. Suporternya selalu mendapat cap sebagai anak baru, tak tahu sejarah, dan disebut sebagai karbitan.
Namun bagaimana jika pandangannya dibalik. Apakah di era Liga Primer Inggris sekarang kesebelasan selain Arsenal dan Manchester United bisa bersaing jika tanpa tambahan modal? Silakan tengok daftar juaranya dari awal bergulir pada 1992 sampai musim lalu.
Blackburn Rovers yang menyempil di salah satunya juga berhasil menjadi juara berkat uang melimpah pemilik baru. Pada masa itu mereka menunjuk Kenny Dalglish sebagai manajer. Bukti lain yang tak bisa dibantah adalah rekor transfer yang dipecahkan dengan membeli Alan Shearer.
Setelahnya tentu kita tak pernah lupa bagaimana Chelsea mampu mengalahkan dominasi Arsenal. The Blues menjadi juara dan memaksa anak asuh Wenger tersebut menduduki peringkat kedua pada 2004-2005. Padahal saat itu Arsenal sedang dalam masa puncak, menjadi juara tanpa terkalahkan sepanjang musim sebelumnya.
Roman Abramovich sang pemilik Chelsea mengeluarkan tak kurang dari 100 juta paun untuk beli pemain. Sebuah angka yang sangat fantastis pada masa itu. Uang tersebut belum termasuk mendatangkan Jose Mourinho pada musim keduanya di Stamford Bridge.
Lalu kenapa kedua kesebelasan di atas kemudian bisa mengalahkan dominasi kesebelasan raksasa sebelumnya? Jawabannya sederhana saja, tambahan modal untuk bersaing dengan mereka yang sudah mapan.
Bahkan jika menyebut Leicester sebagai anomali di Liga Inggris karena bisa juara tanpa uang juga sedikit keliru. Mereka menjadi juara melalui proses dengan pelicin dana melimpah juga dari pemiliknya. Vichai Srivaddhanaprabha, pengusaha asal Thailand tersebut terbaru bahkan memberi semua pemain Leicester masing-masing mobil BMW i8s sebagai bonus awal musim.
Paling penting dari tambahan dana tersebut adalah program jangka panjang. Hal ini agar kesuksesan tadi tidak hanya datang sekali itu saja namun bisa terus berulang. Langkah-langkah tersebut sejauh ini sudah dilakukan oleh Man City dengan baik.
Salah satunya adalah membangun akademi sepakbola. Bukan sembarang akademi karena diklaim punya fasilitas terbaik di dunia. Akademi tersebut diberi nama Etihad Campus. Komplek megah seluas 80 hektar tersebut di dalamnya terdapat 16 lapangan sepakbola berstandar FIFA.
Salah satu lapangan dibangun di dalam ruangan, dan satu lainnya dikelilingi oleh tribun yang bisa dipakai pertandingan junior dan perempuan. Komplek tersebut juga langsung terhubung dengan stadion Etihad melalui sebuah jembatan.
Paul Scholes, legenda Man United yang tergabung dalam Class of 92, bahkan menyebut akademi Man City sekarang lebih baik dari punya mantan klubnya. Ia secara terus terang juga mulai khawatir karena anak-anak di Manchester mimpinya bisa berubah. Jika dulu ingin bergabung ke akademi Man United karena ingin main di Old Trafford, kini banyak yang memilih ke Etihad Campus karena fasilitasnya.
Lalu kembali ke pernyataan awal dan judul tulisan, kenapa saya harus jadi suporter Manchester City? Jawabannya sebenarnya sudah terpapar sedari tadi, bahwa selain berprestasi di masa sekarang, kesebelasan ini juga menjanjikan di masa depan.

Tapi saya perlu ingatkan bahwa menjadi suporter Manchester City itu tidak mudah. Di era media sosial sekarang suporternya sering mendapat cibiran karena dianggap pecinta sesuatu yang instan. Dipanggil anak bawang karena mereka pikir tak tahu apa-apa soal sepakbola.
Padahal zaman terus berubah pilihan ada pada diri masing-masing, tetap mendukung kesebelasan dengan tradisi besar atau memilih alternatif lain. Lalu apakah dilarang jika penontonsepakbola usia muda yang memang baru mengenal sepakbola karena usianya atau alasan lain menyukai hal ini.
Memandang suporter lain lebih rendah levelnya karena baru mengenal sepakbola itu menyebalkan. Ibarat orang-orang yang merasa lebih hebat dari lainnya hanya karena mereka lebih tua umurnya. Padahal menjadi tua tak membutuhkan kemampuan khusus, semua orang bisa mendapatkannya.
Jangan khawatir akan merasa kesepian jika mendukung Manchester City. Karena menurut data yang dirilis media Spanyol Sport pada 2015, suporter The Citizens telah meningkat pesat. Pertumbuhannya mencapai 523% di seluruh dunia.
Selain secara global di tingkat lokal suporter mereka juga tak buruk-buruk amat. Stigma stadion kosong sampai plesetan stadion Emptyhad adalah propaganda akun sepakbola semacam@plesetanbola @plessbol. Akun fenomenal yang dikelola pendukung tetangga. Data musim lalu, jumlah penontonnya adalah nomor empat setelah Man United, Arsenal, dan West Ham. Model propaganda pakai sudut pandang foto tak sesuai konteks adalah ciri orang-orang "lama" bukan?
Tidak perlu takut juga bersaing dengan pendukung lain seperti Liverpool misalnya. Mereka juara liga terakhirnya saja berbarengan dengan stasiun TV swasta pertama di Indonesia RCTI diresmikan.
Apalagi dengan Arsenal yang kondisi pendukungnya sekarang terbelah menjadi dua, pro Wenger dan anti Wenger. Hampir mirip dengan peta politik di masyarakat Indonesia saat ini pasca pilpres. Bahkan seandainya saja Arsene Wenger akhirnya lengser dari jabatannya debat itu mungkin masih berlanjut. Jika Arsenal kemudian sukses yang dulunya anti Wenger bakal bersorak, begitu juga bolak-baliknya jika gagal. Mirip pilpres 2014 di Indonesia kan?
Lalu jika diejek suporter Chelsea ingatkan kepada mereka bahwa usia kita tak jauh-jauh amat. Roman Abramovich lebih dulu menginjakkan kaki di Inggris mungkin karena usianya 4 tahun lebih tua dari Sheikh Mansour. Bagaimana, masih bangga hanya karena lebih tua?
Sedangkan kesebelasan lain semacam Tottenham Hotspur tak usah dipikirkan. Bahkan pengikut kesebelasan London tersebut di Twitter masih kalah dengan yang dipunya Persib Bandung. West Ham apalagi, tahukah kalian kalau suporter mereka sempat meledak hanya karena film Green Street Hooligans.
Satu lagi yang menjadi ancaman tentu adalah Manchester United. Tapi jangan khawatir, jika mereka memamerkan aksi heroik final Liga Champions 1998 balas saja dengan gol menit Aguero ke gawang QPR pada 2012 lalu. Jika perlu tunjukkan bagaimana wajah Phil Jones dan Alex Ferguson ketika itu.
Jika mereka membantahnya dengan argumen kelas Liga Champions berbeda dengan liga, masih tetap tenang saja. Bilang bahwa akan kita balas musim depan, jika perlu bertemu di final. Memangnya kenapa harus menunggu musim depan? Karena musim ini Man United hanya berlaga di Liga Malam Jumat.
Menjadi pendukung Manchester City juga mudah karena mereka main di Liga Inggris, selalu mendapat jaminan siaran langsung televisi. Meski kerap mendapat sindiran dari tifosi Serie A karena dianggap kurang taktikal, kalian masih harus tenang dan tak perlu membalas. Ini dilakukan untuk memberi mereka hormat, selain senior di kalangan penggemar sepakbola Eropa di Indonesia, om-om ini juga sedang kesusahan karena terpaksa streaming hanya untuk menonton klubnya musim ini.

Serangan liga luar yang paling berisik mungkin akan datang dari Spanyol. Lagi-lagi tetap harus tenang karena faktanya mereka memang menjadi dominan di kawasan Eropa beberapa tahun belakangan. Namun jangan terpancing untuk pindah dukungan ke sana karena liganya mirip band RAN; Atletico Madrid, Barcelona, dan Real Madrid ibarat band dengan komposisi dua vokalis dan satu gitaris tersebut. Dan, kalian pasti tahu siapa yang diibaratkan sebagai gitarisnya.

Jadi bagaimana, sudah berminat menjadi suporter Manchester City?

Produk Pakaian Label Lokal Makin Berkembang


Beberapa tahun lalu, pakaian produksi lokal masih sulit mendapatkan tempat di hati masyarakat. Anggapan bahwa produk lokal tidak sebaik produk impor membuat banyak konsumen memilih pakaian yang diproduksi oleh label dari luar negeri.

Kondisi ini yang mendorong Anton Wirjono untuk menyelenggarakan Brigthspot Market sebagai 'wadah' bagi label lokal untuk unjuk gigi pada 2009 lalu. Kala itu, Anton mengatakan hanya mampu mendatangkan 25 vendor berkualitas.

"Sekarang ada ratusan (label lokal berkualitas) yang saya lihat di Brightspot dan market-market lain yang akhirnya banyak bermunculan setelah Brightspot," ujar Anton saat ditemui dalam peluncuran Jenius Live X Brightspot Market of the Future di Goods Dept.

Perkembangan label pakaian lokal yang cukup pesat ini juga dilihat Anton melalui animo label lokal yang ingin berpartisipasi dalam Jenius Live X Brightspot Market of the Future tahun ini. Anton mengatakan, jumlah label yang ingin berpartisipasi mencapai dua kali lipat dari total vendor atau label yang bisa berpartisipasi tahun ini, yaitu 137.

Oleh karena itu, Anton optimistis bahwa label lokal bisa menghasilkan pakaian dengan kualitas yang baik dan berkembang menjadi label pakaian yang besar. Yang perlu dilakukan oleh label lokal agar dapat terus berkembang, lanjut Anton, ialah dengan menjaga kualitas SDM, memanfaatkan teknologi dan media sosial, serta aktif dalam berbagai kegiatan bazar untuk memperkenalkan dan menjajakan produknya.

"Nanti kalau mereka sudah lebih matang, seperti label besar, gampang sekali buat mereka untuk ekspor juga," kata Anton sebagaimana dimuat republika

Alhamdulillah...Tahun depan kuota haji kemungkinan kembali normal

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan, pemerintah masih mengupayakan penambahakn kuota haji Indonesia kepada Pemerintah Arab Saudi.
Namun demikian, menurut Lukman, kemungkinan besar kuota haji Indonesiamulai tahun depan akan kembali normal.

"Selama ini, kuota haji dipotong sekitar 20 persen. Dan, pada 2017 akan kembali normal, artinya akan mengalami penambahan 20 persen," kata Lukman usai penyambut kedatangan haji kloter pertama debarkasi Surakarta, di asrama haji Donohudan Boyolali, Senin (19/9).

Pemerintah juga sedang mengupayakan kuota haji yang diserap oleh negara-negara lain yang tidak maksimal, kata dia, agar dapat digunakan oleh jemaah Indonesia.
"Kami sedang melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Arab Saudi, untuk menggunakan kuota negara lainnya agar mendapat persetujuan, sehingga antrean masyarakat yang akan berhaji dapat dipercepat waktunya," katanya.
Menag mengatakan Pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota pengiriman jemaah haji kepada negara-negara lain, sebesar 20 persen, karena ada pelaksanaan renovasi besar-besar Masjidil Haram, sehingga daya tampung mengalami penyusutan.
"Semua negara tidak hanya Indonesia kuotanya dikurangi 20 persen. Renovasi seluruh Masjidil Haram tahun ini, targetnya selesai. Artinya, penyelenggara ibadah haji 2017 tidak ada lagi mengurangan kuota," katanya.
Puji Petugas Layanan Haji
Dalam kesempatan itu, Lukman memberikan apresiasi kepada petugas haji Indonesia yang menurutnya gigih dalam melayani jemaah haji, sejak dari Tanah Air hingga ke Arab Saudi.
"Kami melihat sendiri petugas haji Indonesia luar biasa, tidak hanya dedikasi, ketekunannya, tetapi juga komitmen, kesabaran, dan keikhlasan, mereka dalam melayani jemaah yang melaksanakan ibadah haji tahun ini," kata Lukman.
"Selain itu, jemaah haji Indonesia juga taat dan patuh semua peraturan baik dari Pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi," lanjut Lukman.
Menurut dia, beberapa yang disampaikan jemaah dan kalangan lainnya, seperti angkutan udara baik penerbangan Garuda Indonesia dan Arab Saudi Airlines secara keseluruhan melayani dengan baik sesuai jadwal ketika saat berangkat atau kembali ke Tanah Air.
Selain itu, kata dia, pemondokan atau hotel-hotel selama di Mekkah dan Medinah, semuanya dalam kondisi baik. Menurut Lukman, tidak ada keluhan dari jemaah. 
Bahkan, lanjut Menag, menu ketering untuk jemaah haji Indonesia selama di Tanah Suci banyak diapresiasi.
"Kami melihat soal transportasi atau bus-bus yang mengakut jemaah Indonesia dari Medinah menuju Mekah atau sebaliknya. Dari Jedah ke Mekah dan sebaliknya, pelayanan juga diapresiasi," katanya.
Lukman mengklaim, hal-hal yang sifatnya pokok dalam pelaksanaan ibadah haji sudah sesuai yang diharapkan jemaah.
Namun, Pemerintah juga tidak menutup mata, masih ada yang perlu ditingkatkan. Evaluasi, kata dia, akan dilakukan secara menyeluruh.

Walau di Bandung, Menikmati Soto Boyolali untuk Makan Siang Cukup Rp 10.000

DI Kota Bandung, soto boyolali memang tidak sepopuler soto padang, apalagi soto bandung. Namun, jika Anda mencari hidangan sarapan yang ramah terhadap dompet, soto Boyolali bisa menjadi pilihan sempurna.
Cukup merogoh kocek Rp 10 ribu, Anda bisa menikmati satu porsi soto Boyolali di Soto Sedap Boyolali Hj Widodo. Kedai soto dari Jawa Tengah tersebut bisa dikunjungi di Jalan Trunojoyo No 25 Bandung.

Dengan papan kuning beserta foto perintisnya Hj Widodo yang terpampang di depan kedai, Soto Sedap Boyolali Hj Widodo ini mengundang perhatian pengguna jalan yang melintasinya.
Pengunjung bisa memilih dua jenis soto di sini yaitu soto sapi dan soto ayam. Keduanya memiliki kuah masing-masing. Berbeda dengan beberapa soto nusantara yang pekat karena santan, soto Boyolali memiliki kuah yang bening.


Soto sapi khas Boyolali ini berisi nasi, daging sapi yang diiris pipih, tauge, seledri dan bawang goreng. Sedangkan semangkuk soto ayam Boyolali berisi nasi, soun, bawang seledri, bawang goreng, dan kentang yang dipotong membentuk kubus.
Satu porsi soto sapi maupun ayam harganya hanya Rp 10 ribu. Dengan Rp 10 ribu, sudah mendapat satu porsi soto termasuk nasi dalam satu mangkuk. Jika nasi disajikan terpisah pengunjung hanya perlu menambah Rp 2 ribu.

Daging sapi yang digunakan untuk soto tidak mengandung lemak. Sedangkan daging ayam diambil dari ayam kampung.
"Soto Boyolali terjangkau karena terkenal sebagai makanan rakyat," ujar Manajer Produksi Tomi Adi Setiawan saat ditemui di kedai Soto Sedap Boyolali Hj Widodo sbg copas dari tribunjabar

Soto sapi maupun ayam di kedai tersebut memiliki penggemarnya masing-masing. Keduanya bersaing menjadi makanan paling digandrungi konsumen di sini. Sekitar 100 porsi soto khas Boyolali habis terjual dalam sehari.

Yuk....Inilah Empat Amalan Surga dalam Satu Hari

Betapa indahnya ketika berbicara tentang surga. Allah SWT berfirman, (Artinya) Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal. Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya. (QS Al-Kahfi: 107-108).

Dengan kasih Allah dan rahmat-Nya kepada kita, Allah telah membentangkan gambaran surga yang nikmat itu, dengan menekankan keabadian dan kesempurnaan, tanpa kekurangan sedikitpun, tidak lelah atau sibuk dengan hiruk pikuk, tak ada kerugian, tidak ada yang dicurangi.


Rasulullah SAW menyebutkan beberapa peristiwa ringan yang mengantarkan seseorang menjadi ahli surga, dengan amalan di satu hari.

Suatu hari Rasulullah SAW bertanya, “Siapa di antara kamu yang berpuasa hari ini?”. Abu Bakar RA menjawab: “Aku”. Rasulullah SAW bertanya lagi, “Siapa di antara kalian yang telah mengikuti pemakaman hari ini?” Abu Bakar RA berkata: “Aku”. Rasulullah SAW berkata lagi, “Siapa di antara kalian yang memberi makan orang miskin hari ini?”. Abu Bakar berkata lagi, “Aku”. Rasulullah SAW bertanya lagi, “Siapakah di antara kalian yang menjenguk orang sakit hari ini?” Abu Bakar menjawab, “Aku”. Rasulullah SAW kemudian berkata, “Jika terkumpul seluruh amalan pada seseorang (seperti ini), niscaya ia akan masuk surga”.

Pada diri Abu Bakar RA di hari itu terkumpul seluruh kebaikan yang ringan namun mengantarkan pada surga. Sehingga, dalam riwayat lain, Umar bin Khattab RA sampai berkomentar, “oh…itu (amalan) ahli surga”.
Memang, menggabungkan semua pekerjaan itu dalam satu hari bukan hal mudah. Namun, dengan niat dan kesungguhan, kita bisa melakukannya. Sebab, seperti dikatakan Ibnul Qayyim, “Kebahagiaan dunia dan akhirat berpulang pada seberapa besar (perjuangan) melawan keletihan, tak ada (kenikmatan) istirahat bagi yang tak merasakan letih; bahkan sebesar rasa letih itulah, kenikmatan istirahat (dapat dirasakan).”

Berpuasa sunnah Senin-Kamis adalah ibadah yang sangat bermanfaat. Selain menyehatkan, ia merupakan amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW. Beliau SAW berkata, “Amal-amal kebajikan dilaporkan pada setiap hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai amalanku dilaporkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR Tirmidzi). Selain itu, kata Rasulullah SAW juga, berpuasa menjauhkan kalian dari sikap riya.
Menjenguk teman atau kerabat yang sakit adalah amalan utama yang sangat bernilai. Walaupun kita datang tanpa membawa buah tangan apapun, tetapi kehadiran kita bagi yang sakit membangkitkan semangat baginya untuk sembuh.

Dalam riwayat Jabir bin Abdullah, Rasulullah SAW berkata, “Barang siapa yang mengunjungi orang sakit niscaya dia mendapatkan rahmat. Maka apabila dia duduk di sampingnya dia tetap berada di dalam rahmat, dan apabila dia keluar dari orang yang sakit dia terus dinaungi rahmat sampai dia kembali ke rumahnya”.
Di kitab “Al-Ikhtiarat al-Fiqhiyah”, Imam Ibn Taymiyah bahkan berfatwa hukum menjenguk orang sakit adalah fardhu kifayah. Artinya, jika tak ada seorang pun yang peduli pada tetangga yang sakit, seluruh warga berdosa karenanya.

Demikian halnya bertakziah. Saat mengunjungi sanak famili yang tengah dirundung musibah kematian, misalnya, adalah pekerjaan yang ringan. Tetapi, efeknya sangat dahsyat bagi keluarga yang ditinggalkan. Sehingga, dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menganjurkan untuk berkata, “Sesungguhnya Allah-lah yang mengambil. (sebab) Dia-lah yang memberi. Dan di sisi-Nya, segala sesuatu memiki ajal tertentu”.
Dengan ucapan itu, diharapkan dapat menenteramkan seseorang dari kedukaannya. Sedemikian pentingnya amalan takziah ini, sehingga Imam Syafi’i berfatwa, “tak ada batasan waktu mengucapkan kalimat takziah”. (Kitab al-Umm).

Memberi makan orang miskin adalah amal lainnya yang terlihat ringan. Sepiring nasi yang kita berikan pada seseorang yang tengah kelaparan sesungguhnya tidak sekedar mengenyangkan perutnya, namun menguatkan mata batin persaudaraan dengannya. Bahwa, dia akan merasa ada orang lain yang peduli pada kesulitan hidup yang tengah dihadapinya.

Perjuangan orang-orang shalih yang memberi makan fakir-miskin itu disinyalir Allah SWT dalam firman-Nya, (artinya) “Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, Kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih” (QS Al-Insan: 9).
Semoga, amalan-amalan kebaikan yang dicontohkan Abu Bakar RA itu dapat kita lakukan.
Wallahu’alam


Sumber:dakwatuna

Nasional : Polda Riau Tetapkan 93 Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan


Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau dan jajaran Polres Riau telah menetapkan 93 tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejak Januari hingga saat ini. Sebanyak  93 tersangka tersebut dua di antaranya merupakan korporasi.

"Dua korporasi itu PT Wahana Sawit Subur Indah (WSSI) dan PT Sontong Sawit Permai (SSP)," ujar Dirkrimsus Polda Riau Kombes Rivai Sinambela sebagimana dimuat Republika di Jakarta, Selasa (20/9).
Rivai memaparkan modus yang dilakukan PT WSSI yakni membakar lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar seluas 80 hektare. Sedangkan tanaman sawit terlihat tidak terbakar sama sekali.

"Ini yang membuat kita menduga perusahaan itu sengaja membakar lahan seluas 80 hektare," ujar Rivai. 

Sedangkan modus PT SSP yakni dengan membuat sekat dan memblok parit. Selanjutnya membuka lahan dengan cara membakar lahan seluas 40 hektare tersebut.

Ia mengatakan, Direktur Utama PT WSSI berinisial OA telah dipanggil dan ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan PT SSP, Rivai yakin akan memanggil Direktur Utama PT SSP dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat akan kita panggil dan tetapkan sebagai tersangka," ungkapnya.

Adapun rincian 91 tersangka perorangan dalam kasus Kahutla 2016, yakni Polres Dumai menetapkan 18 tersangka dan Polres Bengkalis 15 tersangka. Disusul Polres Rokan hilir 12 tersangka dan Polres Rokan hulu dua tersangka.

Selanjutnya Polres Pelalawan menetapkan 10 tersangka, Polres Siak delapan tersangka, Polres Indragiri hulu tujuh tersangka. Kemudian Polres Kepulauan Meranti sebanyak tujuh tersangka, Polresta Pekanbaru lima orang tersangka, dan Polres Kampar menciduk lima orang sebagai tersangka kasus karhutla.

"Dan Polres Indragiri Hilir menetapkan dua orang sebagai tersangka," ujar Rivai.

Rivai menambahkan sebanyak 46 perkara saat ini telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak kejaksaan. Kemudian sebanyak 16 perkara ditingkatkan menjadi proses penyidikan dan tujuh perkara masuk ke tahap satu.

Internasional : Clinton Tuding Retorika Trump Bantu Rekruitmen ISIS

CALON presiden AS dari partai Demokrat Hillary Clinton, menuduh saingannya dari Partai Republik Donald Trump membantu kelompok teroris ISIS dalam merekrut lebih banyak militan, AFP melaporkan.

Retorika anti-Islam Trump telah membahayakan keamanan nasional AS, kata Clinton kepada wartawan di White Plains, Westchester Senin kemarin (19/9/2016) menyusul insiden pemboman baru-baru ini di New York dan New Jersey.
Clinton mengatakan bahwa banyak retorika yang kita dengar dari Donald Trump telah menjadi inspirasi teroris, khususnya ISIS karena mereka membuat ini menjadi perang melawan Islam.

“Retorika dan bahasa Trump telah digunakan dalam memberikan bantuan dan kenyamanan kepada musuh kita,” klaim Clinton
Sebelumnya pada Minggu malam, perangkat bom meledak di dekat sebuah stasiun kereta api New Jersey pada saat penjinak bom FBI berusaha melucuti senjata dengan robot. Bom lainnya yang ditempatkan di tong sampah di Seaside Park meledak pada hari Sabtu.
Juga, sebuah bom meledak di kawasan Chelsea dari New York City pada Sabtu malam dan melukai 29 orang.
Dalam insiden lain pada Sabtu malam, penyerang bersenjatakan pisau, mengenakan seragam keamanan swasta, mengamuk di sebuah mall di Minnesota dan menikam 8 orang sebelum ditembak mati oleh seorang polisi yang sedang tidak bertugas. ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan penusukan tersebut. copas dari islampos

Budaya Boyolali : Kisah Duta Seni Boyolali Memukau Moscow

Duta Seni Boyolali 2016 mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat Moskow dan wisatawan dari berbagai negara dalam acara Festival Indonesia 20-21 Agustus yang lalu. Acara ini  diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Rusia dalam rangka Trade, Tourism, and Investment (TTI) Forum. Dan Duta Seni Boyolali menjadi salah satu penampil yang mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

duta seni tampilkan tarian topeng ireng
Saya turut mengabadikan momen-momen bagaimana terpukaunya penonton saat tarian dipentaskan, bagaimana antusiasnya penonton saat diminta menari bersama, dan menyaksikan begitu banyaknya penonton yang ingin berfoto bersama dengan para penari di balik panggung.

Yang saya sebut para penari ini adalah Duta Seni Boyolali 2016 yang terdiri dari 20 pelajar SMA/SMK berprestasi se-Kabupaten Boyolali. Mereka diseleksi secara ketat dari ratusan pendaftar tahun ini, kemudian digembleng selama 4 bulan, dan diberangkatkan ke Rusia serta Uni Emirat Arab, 19-26 Agustus 2016. Mereka berlatih beberapa tarian, dan digembleng tentang kepribadian, kedisiplinan, kekompakan, serta berbagai informasi mengenai perjalanan panjang ini.
Dari 20 pelajar ini, belum ada satu pun yang pernah bepergian ke luar negeri, bahkan sebagian besar belum pernah naik pesawat terbang. Ini salah satu hal yang menarik perhatian saya, karena saya pernah mendengar Bupati Boyolali, Seno Samodro, mengatakan : ”Boyolali memiliki bandara internasional besar, Adisumarmo. Tapi anak-anak saya, anak-anak Boyolali, banyak yang belum pernah melihat apalagi naik pesawat. Saya ingin memberi wawasan dan tambahan pengalaman kepada mereka sebagai bagian dari kemajuan Boyolali.”
Penulis dan penari

Ya..Pemerintah Kabupaten Boyolali memang telah melaksanakan program ini selama 4 tahun berturut-turut. Setiap tahun diseleksi 20 pelajar, mereka melawat ke negara-negara yang berbeda setiap tahunnya.Tahun 2013 ke Eropa, 2014 ke Amerika Serikat dan Kanada, 2015 ke Hong Kong, Tiongkok, dan Jepang. Tidak hanya mementaskan tarian, mereka juga mendapat kesempatan mempelajari banyak hal, termasuk mengunjungi beberapa universitas ternama seperti Harvard di Amerika Serikat.
Setelah menjalani latihan yang intensif, termasuk pemusatan latihan di Selo yang terletak di kaki Gunung Merapi yang cukup dingin, Duta Seni Boyolali 2016 berangkat ke Moscow tanggal  18 Agustus 2016 lalu. Inilah awal lawatan budaya ke 3 kota yang sedang banyak dikunjungi oleh wisatawan berbagai negara di musim panas ini. Selain Moskow, mereka mementaskan tarian juga di St.Petersburg dan Dubai.
Lima tarian dipersiapkan untuk lawatan budaya ini,  antara lain:  “Jaranan”,  “Sekar Merapi Boyolali”, dan “Topeng Ireng” yang menceritakan guyub dan bersatunya masyarakat kaki gunung Merapi dan Merbabu. Setelah melalui perjalanan belasan jam yang cukup melelahkan, dengan transit di Jakarta, Singapura, dan Dubai, kami sampai di Moskow tanggal 19 Agustus malam hari.
Saya cukup lega menyaksikan para pelajar ini sangat bersemangat dan tetap sehat. Rupanya pengalaman pertama melampaui berbagai proses pemeriksaan di bandara demi bandara justru membuat adrenalin mereka terpacu sehingga kelelahan tidak membuat mereka lemah.
Keesokan paginya mereka sudah siap mengenakan kostum tari Topeng Ireng dari hotel tempat kami menginap. Maka bikin hebohlah anak-anak Boyolali ini, karena tamu-tamu hotel yang ada di lobby berebut meminta foto bersama mereka. Saat berjalan menuju bus pun masih banyak yang ingin mendapat kesempatan mengambil gambar. Tapi kami harus segera menuju ke Gorky Park, tempat pementasan pertama, sebelum nanti mereka pentas di acara Festival Indonesia yang diselenggarakan oleh KBRI.
Gorky Park adalah taman terbesar di Moskow, tempat masyarakat berekreasi, berolah raga, dan menampilkan atau menyaksikan berbagai pertunjukan seni. Tari Topeng Ireng mendapat perhatian dari pengunjung yang kemudian ikut menari bersama dengan gembira. Sebagian mencoba mengenakan tutup-kepala para penari yang memang sangat atraktif.
Tanpa bisa berlama-lama, kami harus segera menuju ke Hermitage Garden, tempat berlangsungnya Festival Indonesia yang siang itu dibuka secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia di Rusia, Wahid Supriyadi. Begitu acara resmi dibuka, tari Topeng Ireng ditampilkan dan langsung menyedot penonton dari berbagai negara yang menjadi tamu KBRI dan masyarakat Moskow yang sedang menikmati Sabtu pagi di taman ini. Sangat atraktif, sehingga bidikan kamera fotografer begitu banyak, baik dari berbagai media yang hadir maupun sebagian besar penonton yang tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengabadikan tarian enerjik ini.
Tiga tarian ditampilkan siang sampai sore itu berselang seling dengan sajian budaya dari daerah lainnya. Dan kehebohan tetap berlangsung di belakang panggung saat penonton dan media berlomba ingin mengambil gambar para penari dengan kostum yang menarik ini. Meski hujan sempat turun, tapi penonton tak beranjak.
Duta Besar Republik Indonesia, Wahid Supriyadi memberikan apresiasi yang besar kepada Duta Seni Boyolali. Beliau mengatakan bahwa penampilan mereka luar biasa dan berharap dapat hadir kembali mengisi acara Festival Indonesia tahun depan.
Duta Seni Boyolali tampil kembali di hari ke-2 dalam Festival Indonesia dengan kehebohan yang tak kalah serunya. Beberapa media pun melakukan wawancara dan mengambil gambar sebelum dan setelah penampilan mereka. Tapi kami tidak bisa berlama-lama, karena perjalanan selanjutnya menanti...kami harus bergegas menuju stasiun kereta api dengan membawa berbagai properti yang sungguh tidak ringan. (Ninda Nindiani) copas from Kr Jogja

Seputar Boyolali : 440 Kecelakaan pelajar terjadi sepanjang tahun 2016 hingga september ini

Satlantas Polres Boyolali mencatat angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar tahun ini cukup tinggi. Tercatat selama Januari 2016- hingga 18 September 2016, dari 440 kasus kecelakaan dengan jumlah korban mencapai 564 orang, sebanyak 228 korban kecelakaan lalu lintas (pengendara) di antaranya adalah pelajar SD, SMP, dan SMA.

Sedangkan berdasarkan usia, ada 27 korban kecelakaan lalu lintas yang masih berusia 6-15 tahun, dan 72 korban untuk usia 16-20 tahun. Dari 564 korban sebanyak 75 di antaranya meninggal dunia sisanya mengalami luka berat dan luka ringan. Sementara dari 228 korban laka kalangan pelajar, 24 di antaranya meninggal dunia.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Yuna Ahadiyah, melalui Kanitlaka Ipda Widodo, menjelaskan kepolisian tidak pernah berhenti melakukan penegakkan hukum terhadap pengendara sepeda motor yang masih berada di bawah usia 17 tahun.
Satlantas juga sering sosialisasi kepada pihak sekolah untuk menekan jumlah pelajar yang berkendara sepeda motor. “Imbauan kepada masyarakat orang tua untuk tidak mengizinkan anaknya membawa motor juga sudah. Sayangnya kesadaran masyarakat ini masih sangat kurang,” kata Widodo, saat ditemui, Sabtu (17/9/2016).
Kasus kecelakaan fatal yang menimpa siswa SMPN 2 Banyudono, pada Jumat (16/9), diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk mengurangi risiko kecelakaan pada pelajar. (Kebut-kebutan, Siswi SMP Tewas)
“Sepertinya memang sekolah perlu buat aturan khusus terutama SMP, agar melarang muridnya membawa motor ke sekolah. Tidak hanya itu, masyarakat sekitar sekolah juga perlu mendukung dengan tidak membuka tempat parkir bagi motor pelajar,” kata Widodo sebagaimana dicopas dari solopos
Yang selama ini terjadi, meskipun sekolah sudah melarang namun masyarakat sekitar sekolah justru membuka tempat penitipan sepeda motor sehingga siswa leluasa menitipkan kendaraannya kemudian ke sekolah masuk dengan jalan kaki. Bagi sekolah yang mampu juga diimbau membuka layanan antar jemput dengan kendaraan.

MPR : Setuju KPK ungkap kasus Korupsi Kecil, tetapi kasus besar Musti diungkap macam BLBI, Century dan Sumber Waras

Wakil Ketua MPRHidayat Nur Wahid menilai ada logika yang salah apabila menginginkan pembubaran institusi Dewan Perwakilan Daerah, pascapenetapan tersangka Ketua DPD Irman Gusman olehKPK, namun yang terpenting adalah penegakkan hukum secara jelas.
"Kalau ada anggapan, apabila ada masalah lalu lembaga negara itu dibubarkan, itu logika yang salah. Karena itu kalau ada masalah hukum maka hukum harus ditegakkan dengan jelas, bukan karena kriminalisasi atau fitnah," katanya di Jakarta, Senin(19/9).

Hidayat Nur Wahid mengatakan antara masalah Irman Gusman dengan DPD itu adalah dua masalah yang berbeda.
Dia mengatakan, semua pimpinan lembaga negara dan eksekutif hampir semua pernah punya masalah, namun tidak serta merta berimbas pada pembubaran institusi tersebut.
"Ada kepala daerah ditangkap KPK, ada Ketua MK ditangkap KPK, bahkan pimpinan KPK pun juga punya masalah hukum," ujarnya.
Politikus PKS itu menegaskan, dirinya setuju penangkapan yang bernilai Rp100 juta, namun kasus-kasus lain yang jumlah kerugian negaranya besar, jangan luput oleh KPK.
Menurut dia, yang penting ditegakkan oleh KPK kalau serius memberantas korupsi adalah harus mengusut kasus dugaan korupsi yang nilainya miliaran rupiah seperti kasus Sumber Waras, Suap Reklamasi, Pembelian Tanah di Cengkareng, Century, dan BLBI, juga harus dilakukan diusut dan diberantas.
"KPK terkesan lembek dalam kasus-kasus besar, KPK bahkan mengatakan kasus BLBI sudah tutup buku," ujarnya dicopas dari publicapos
Hal itu menurut Hidayat Nur Wahid tidak sesuai dengan semangat pemberantasan korupsi yaitu korupsi kecil diberantas begitu juga korupsi dengan nilai yang besar.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman (IG) dan dua lainnya yakni XSS dan MNI sebagai tersangka terkait dugaan korupsi kuota gula impor untuk wilayah Sumatera Barat.
KPK menetapkan status tersangka pada tiga orang yakni XSS, MNI dan IG terkait tindak korupsi pada penyelenggara negara," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (17/9).
Dia menjelaskan kronologis dimulai ketika KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, Jumat malam.
Kejadian bermula ketika XSS, MNI dan WS (adik dari XSS dan MNI) mendatangi rumah IG pada Jumat (16/9) pukul 22.15.
Kemudian sekitar Sabtu (17/9) pukul 00.30, ketiganya keluar dari rumah IG dan tim KPK menghampiri ketiganya ketika berada di dalam mobil yang masih parkir di halaman rumah IG.
"Petugas KPK kemudian meminta mereka untuk masuk kembali ke dalam rumah dan meminta agar IG menyerahkan bungkusan berisi uang yang berasal dari XSS dan MNI," ungkap Agus.
Bungkusan tersebut ternyata merupakan uang senilai Rp100 juta yang merupakan uang jasa rekomendasi untuk kuota impor gula wilayah Sumatera Barat.