Selasa, 17 Mei 2016

Mulai 16 -29 Mei 2016, Polri Gelar Operasi Patuh Jaya Selama 14 Hari Kedepan

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri menggelar apel Operasi Patuh Jaya yang akan dilaksanakan mulai 16 Mei hingga 29 Mei 2016.
Wakil Kepala Korlantas Brigjen Pol Indrajet‎ mengatakan, permasalahan lalu lintas di Indonesia merupakan persoalan yang dinamis. Sebab, setiap warga memerlukan transportasi sebagai alat untuk berkendara dalam melakukan setiap aktivitasnya.
"‎Karena masyarakat memerlukan sarana transportasi untuk kehidupannya. Angka kecelakaan kita mengalami penurunan 16 persen dengan angka kematian 23 persen," kata Indra saat menggelar apel Operasi Patuh di Halaman Korlantas Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (16/5/2016). sebagimana dilansir okezone
Indra menerangkan, ‎sasaran yang dilakukan dalam operasi ini yakni menggunakan tindakan pereventif dan represif dalam melakukan penegakan hukum pada para pelanggar arus lalu lintas di Indonesia.

"‎Kita juga akan menggunakan upaya hukum yang terukur dalam berlalu lintas," urainya.
Indra menambahkan, pihaknya juga menargetkan enam capaian dalam melakukan Operasi Patuh Jaya pada tahun ini.‎ "Yang pertama meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Kedua tercapainya optimalisasi yang tertib dalam berlalu lintas," tambahnya.
Selanjutnya, sambung Indra, target Polri dalam Operasi Patuh ‎Jaya yakni membentuk opini positif masyarakat dalam berlalu lintas di jalan. "Serta target keempat agar semakin menurunnya korban dalam kecelakaan lalu lintas serta pelanggaran dan kemacetan yang ada di jalanannya," terang Indra.
Target keenam, dalam Operasi Patuh Jaya ini yakni mewujudkan situasi dan kondisi lalu lintas yang mantap. Operasi ini juga dilakukan dengan para pemangku kepentingan pada lima pilar, yakni Korlantas Polri, Kemenhub, Bappenas, Kementerian PU, dan Kemensos.
"‎Kepada seluruh jajaran perlu saya tekankan kembali, pertama melakukan upaya keamanan kepada personel dan khususnya melakukan penertiban pada pelanggaran lalu lintas. Oleh karena itu pedoman dan operasional prosedur yang ada," pungkasnya.

Senin, 16 Mei 2016

Presiden Brazil Dimakzulkan, dituduh Menutupi Defisit Anggaran

Pada Kamis, Senat Brazil melakukan pemungutan suara mengenai pemakzulan terhadap Rousseff, dengan menskors dia dari jabatannya selama 180 hari. Senat Brazil mengangkat Wakil Presiden Michel Temer sebagai Presiden sementara. Jika Rousseff dinyatakan bersalah, Temer akan menjabat sampai akhir masa jabatan Rousseff.
Meskipun proses legislatif terhadap Rousseff tampaknya mematuhi dokumen hukum, banyak pengamat politik prihatin bahwa pengadilan itu bermotif politik; dan partai Pekerja (PT) –yang memerintah– dan sekutunya, yang condong ke kiri, didesak ke luar koalisi partai oposisi konservatif.
Rousseff dituduh “bertanggung-jawab atas kegiatan pidana” karena pemerintahnya diduga menutup-nutupi defisit dalam anggaran 2014 dan 2015, dalam upaya agar terpilih kembali. dikutip dari aktual.com

Keren...Kisah Magic Ring, Alat Sumiyanto, Boyolali untuk mempercepat Laju Motor

Seorang warga bernama Sumiyanto (52), warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mampu menciptakan komponen sederhana yang dapat membuat motor hemat bahan bakar minyak (BBM), serta berlari kencang. Alat buatan Sumiyanto diberi nama 'Magic Ring'.

Seperti namanya, Magic Ring merupakan komponen sederhana berbentuk ring yang dirancang khusus untuk berbagai jenis sepeda motor. Sumiyanto merancang komponen ini khusus di bagian knalpot motor. Hasilnya pun ajaib. Setelah Magic Ring terpasang, tenaga motor akan meningkat tajam dan mampu berlari kencang. Bahkan, alat itu mampu mendinginkan mesin motor dalam hitungan detik.
Sumiyanto mengaku cara kerja alat sederhana ini mampu memanfaatkan gas aktif lewat knalpot yang biasanya terbuang sia-sia. Maka sistem sederhana Magic Ring akan mendayagunakan uap bahan bakar minyak secara optimal tatkala mesin dalam kondisioverlapping.
Setelah alat ini terpasang, secara cepat membuat gas aktif yang seharusnya terbuang keluar akan kembali menuju ruang bakar kembali. Sehingga campuran di ruang bakar ini menjadi rata atau homogen.
"Secara otomatis power dan akselerasi mesin akan bertambah, mesin jadi hemat BBM hingga 40 persen. Asumsinya gas yang sama sebelum pakai Magic Ring larinya 80 kilometer per jam, bisa menjadi 100 kilometer per jam," kata Sumiyanto, saat acara 'Desiminasi Hasil Kreasi dan Inovasi Masyarakat Jawa Tengah', di kantor Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), di Semarang, Senin, 16 Mei 2016 sebagiamana dilansir dari vivanews
Ide membuat Magic Ring sendiri, kata warga yang tinggal di RT 05 RW 06 Gagak Sipat, Ngemplak, Boyolali itu, berawal pada tahun 2004 lalu. Dengan modal awal Rp2 juta, pria yang telah 25 tahun membuka bengkel sederhana di Boyolali itu berkeinginan merancang sebuah alat penghemat BBM yang ramah lingkungan. Uji coba pun dilakukan. Hingga tahun 2009, alat buatan Sumiyanto dipatenkan dengan nama Sumitech.
"Ribuan kali kita lakukan percobaan. Dan akhirnya diakui oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong dan juga Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Boyololi," kata bapak tiga anak itu.
Produksi massal
Magic Ring merek Sumitech karya Sumiyanto kini telah diproduksi massal di Akademi Teknik Warga (ATW) Sukoharjo. Penjualannya juga telah dilakukan massif di beberapa kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dan Yogyakarta.
Terbaru, pada akhir 2015 lalu alat ini telah dipakai oleh sebuah perusahaan otomotif ternama yakni PT Triangle Motorindo (Viar Motor). Untuk harga pun bervariatif antara Rp120 ribu sampai Rp135 ribu, tergantung merek dan jenis sepeda motor yang dipakai.
"Satu bulan kita bisa produksi sampai 30 ribu buah dengan omzet Rp56 juta. Kita juga jual secara online," kata pria tamatan SMA itu.
Ke depan, Sumiyanto mulai mengembangkan alat ini untuk dipakai pada berbagai merek mobil. Rencananya tahun ini juga, Magic Ring untuk mobil sudah mulai produksi massal.
"Prosesnya kini sudah melalui uji coba dan masih berbentuk prototipe. Mudah-mudahan bisa segera," ujar Sumiyanto sembari menambahkan alatnya telah menyabet juara satu lomba kreasi dan inovasi Jawa Tengah tahun 2014 lalu.

Inspiratif...Demi Program Wakaf 10.000 al-Qur’an Braille, Syeikh Ali Jabber Jual Rumah dan Tinggal di Kontrakkan

Dai ternama Tanah Air Syeikh Ali Jaber mengaku menjual rumah untuk mewujudkan program wakaf 10.000 Al Quran Braille digital untuk tuna netra seluruh Indonesia.

“Program Al Quran Braille digital kami mulai dari nol. Untuk mewujudkan program ini saya dan istri sepakat untuk menjual rumah. Alhamdulillah, saya memiliki istri yang luar biasa komitmennya untuk dakwah,” kata Ali dalam seminar sehari membaca Al Quran di Jakarta, Minggu (15/05/2016).
Sembari tertawa, Syeikh Ali mengaku saat ini ia dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan.

Dia menyatakan bahwa untuk dakwah harus total dan memberikan apa yang dimiliki.


Program Al Quran Braille merupakan program yang diperuntukkan bagi tuna netra.

Dia melihat minat masyarakat Muslim di Tanah Air semakin meningkat, hal itu dibuktikan dengan maraknya lembaga-lembaga dan komunitas-komunitas cinta Al Quran yang menggerakkan kegiatan syiar dakwah Al Quran dengan berbagai kemasan yang kreatif dan menarik.

“Dengan program wakaf Al Quran Braille ini, kami berharap keterbatasan tidak menjadi halangan bagi seseorang untuk belajar Al Quran,” katanya menjelaskan.

Syeikh Ali mengaku datang ke Indonesia pada 2008, bukan untuk berleha-leha, tapi mewujudkan mimpi bisa mencetak satu juta penghafal Al Quran dalam lima tahun ke depan.

“Kalau hanya untuk beristirahat, saya tinggal duduk-duduk saja di Madinah. Saya datang untuk membenarkan bacaan Al Quran sebagaimana Allah SWT turunkan,” papar dia.

Menurut dia, menghafal Al Quran merupakan perkara mudah. Namun, yang sulit adalah bagaimana membaca Al Quran sebagaimana mestinya.

“Kalau menghafal Al Quran dalam sebulan juga bisa. Tapi memperbaiki bacaannya yang sulit,” katanya. sebagaimana dilansir dari eramuslim

Selain program Al Quran Braille, Syeikh Ali juga meluncurkan gerakan wakaf Al-Quran Terjemah Mushaf Madinah untuk daerah-daerah terpencil dan Koin infaq Majelis Bulanan (Makbul) untuk donasi program Dakwah Al Quran.

Siapakah Sadiq Khan, Walikota London Muslim Yang Pertama ?

Nama Sadiq Khan mendadak jadi perbincangan dunia internasional setelah memenangkan pemilihan umum di London. Putra seorang sopir bus itu menjadi wali kota pertama Muslim London, Sabtu (7/5).
Kemenangan Khan membuat dia menjadi Muslim pertama yang menjabat sebagai wali kota di Barat negara tersebut. Kemenangan ini dipastikan lepas tengah malam di dalam bangunan kaca London setelah hasil pemilu untuk Partai Buruh di negara itu dikumpulkan.

Meski mendapat pukulan telak di Skotlandia, di mana ia berada  di posisi ketiga di belakang Partai Nasional Skotlandia dan Konservatif Inggris yang berkuasa. Partai Buruh melakukan lebih baik dari yang diharapkan di Inggris, menyelamatkan pemimpin berhaluan kiri tersebut.

Kemenangan besar dengan menyabet jabatan wali kota Inggris didapat pria berusia 45 tahun tersebut setelah melawan Konservatif Zac Goldsmith (41 tahun), putra seorang pemodal miliarder. Khan meraup 44 persen suara sementara Goldsmith hanya 35 persen.


Marjin kemenangan Khan 13,6 persen atas Goldsmith ini adalah yang terluas di pemilihan wali kota London dalam 16 tahun. Hal ini menunjukkan kampanye gelap yang menuduh Khan memiliki hubungan dengan ekstremis dan tuduhan anti-semitisme dalam jajaran Buruh telah gagal mencegah para pemilih memberikan suaranya untuk Khan.

Sebelumnya, kampanye Goldsmith ditandai dengan tuduhan kampanye “kotor” dan “negatif”, termasuk dari dalam partainya sendiri karena penekanannya pada hubungan Khan dengan dugaan ekstremis. Kritikus menuduh Goldsmith menyerang Khan atas dasar keyakinan Islam dan label rasis dalam kampanyenya. Respons Sadiq Khan dan Buruh sangat marah. Mereka mengatakan bahwa Konservatif sedang bermain halus dan bahkan tidak begitu halus dengan menyebar Islamofobia dan kampanye rasis.

“Pemilu ini bukan tanpa kontroversi dan saya sangat bangga bahwa London hari ini memilih harapan di atas ketakutan dan persatuan di atas perpecahan,” ujar Khan dalam pidato singkatnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khan menegaskan, takut tidak membuat warga lebih aman. “Itu hanya membuat kita lemah dan ketakutan politik sama sekali tidak diterima di kota kami,” lanjut dia.

Ucapan selamat untuk Khan membanjiri jagat media sosial. Sebagian besar mengucapkan selamat kepada Khan dan menyatakan bangga terhadap keberagaman Inggris. Ucapan dari jauh seperti New York juga diterima Khan. “(Saya) mengirim ucapan selamat kepada walikota London baru dan rekan kerja yang menganjurkan perumahan terjangkau  @SadiqKhan,” tulis wali kota Bill de Blasio di Twitter.

Anggota parlemen Partai Buruh kini menggantikan Konservatif Boris Johnson yang berkuasa atas 8,6 juta warga selama delapan tahun. Johnson merupakan seorang juru kampanye utama bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa dan dipandang sebagai pesaing David Cameron dalam pemimpin partai dan perdana menteri.

Anak Seorang Imigran
Sadiq Khan lahir di Rumah Sakit St George di Tooting, London Selatan. Putra kelima dari delapan bersaudara ini hidup sebagai putra imigran dari Pakistan yang menetap di London pada 1960.

Lahir di London dari keluarga Pakistan-Inggrs kelas pekerja, Khan banyak menghabiskan waktu untuk bekerja memenuhi kehidupan. Khan muda bersekolah, mempelajari ilmu pengetahuan alam dan matematikan dengan harapan memenuhi kualifikasi sebagai dokter gigi.

Namun, seorang guru menganjurkan Khan untuk belajar hukum karena kepribadiannya yang argumentatif. Khan memperoleh gelar sarjana hukum di Universitas London Utara. Ia kemudian menjadi seorang pengacara hak asasi manusia sebelum terpilih sebagai anggota parlemen Partai Buruh untuk konstituen London utuk Tooting pada 2005.

Pada 2008, Gordon Brown, mantan Perdana Menteri Inggris memasukkan Khan di kabinetnya sebagai Menteri Masyarakat dan kemudian Menteri Transportasi. Setelah Buruh kehilangan kekuasaan pada 2010, pemimpinnya, Ed Miliband memasukkan Khan dalam kabinet bayangan.

Pada 11 Mei 2015, pria kelahiran 8 Oktober 1970 ini mengundurkan diri dari kabinet bayangan untuk menjadi nominasi calon wali kota Partai Buruh. Ia memenangkan pencalonan pada 11 September 2015. (republikaonline)

PANGSA PASAR MASIH LUAS, PEMKAB BANTU BUDIDAYAKAN PEPAYA JENIS KALINA

Pemkab Boyolali melalui Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan / Dispertanbunhut  mengembangkan budidaya  papaya jenis Kalina. Pepaya jenis ini dibudidayakan karena memiliki pangsa pasar yang cukup besar terutama di wilayah soloraya, semarang dan Yogyakarta.
Kepala Dispertanbunhut Kabupaten Boyolali Ir Bambang Porwadi melalui Kepala Bidang Produksi Pangan dan Holticultura, Supardi, Kamis, 12 menegaskan jenis papaya Kalina ini selain buahnya manis juga memiliki daging yang  tebal, dan tahan lama sehingga banyak digemari konsumen khususnya konsumen kelas menengah atas.  

Jenis papaya ini secara fisik berukuran tidak terlalu besar dan hanya memiliki berat berkisar 1 hingga 1,5 Kilogram per  buahnya  "tegasnya. 

Pada tahun 2015 lalu , Dispertanhutbun mengembangkan jenis papaya ini sebanyak 15 hektar yang tersebar di 3 wilayah Kecamatan meliputi Kecamatan Musuk, Mojosongo dan wilayah Kecamatan Teras.  
Pemkab Boyolali memberikan bantuan bibit papaya, pupuk dan pestisida hayati kepada petani . Menurut Supardi, pepaya bantuan bibit papaya tahun 2015 lalu telah  panen pada bulan maret 2016 ini mengingat papaya baru bisa berbuah setelah ditanam 10 bulan. 
Sementara di tahun 2016 jenis papaya ini dibudiyakan lagi di wilayah Kecamatan Teras seluas  15 hektar  di lahan pertanian milik petani. Diperkirakan papaya ini akan berbuah pada bulan  November 2016 mendatang. Sementara untuk jenis Pepaya Mj 9 ditanam secara swadaya masyarakat di 5 wilayah kecamatan meliputi wilayah kecamatan Mojosongo, Musuk, Boyolali, Teras dan wilayah  kecamatan Ampel. 

Sip..Warga Boyolali Serahkan Lima Merak Hijau ke Balai Konservasi SDA Jawa Tengah

Sebanyak lima ekor burung merak hijau (Pavo Muticus) diserahkan warga kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Kamis (12/5/2016).
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Jateng, Titi Sudaryanti mengatakan, satwa yang diserahkan oleh warga terdiri dari dua merak jantan dan tiga merak betina. "Burung merak tersebut diserahkan atas inisiatif pemiliknya sendiri," kata Titi seperti dikutip dari KR Jogja.
Setelah dievakuasi, satwa tersebut untuk sementara akan ditampung dan dititipkan di lokasi yang sudah memiliki izin penangkaran, yakni di Taman Satwa Balekambang, Surakarta, Jawa Tengah. Nantinya, merak tersebut akan ditempatkan di kebun binatang yang berminat untuk memeliharanya.

Titi menambahkan, Burung Merak adalah salah satu satwa yang termasuk dilindungi. Sehingga, warga yang ingin memeliharanya harus memiliki izin penangkaran, meskipun hanya sepasang. Pelanggaran dari aturan ini akan ditindak berdasarkan Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Nomor 5 tahun 1990 dengan ancaman hukuman pidana.
Saat ini, populasi merak hijau terdeteksi hanya ada di Pulau Jawa serta di Semenajung Malaya. "Prinsipnya, warga yang ingin memelihara satwa liar yang dilindungi boleh saja, namun perizinannya harus lengkap," ujarnya.
Sementara, pemilik Burung Merak yang menyerahkan satwanya ke BKSDA Jawa Tengah, Endar Progresto mengatakan, ia sudah lima tahun memelihara merak tersebut. Warga Desa Klego, Kecamatan Klego, Boyolali ini berinisiatif menyerahkan merak ke BKSDA untuk memastikan kelangsungan hidup spesies satwa dilindungi tersebut.
"Kandang sudah kurang layak. Kalau diserahkan ke BKSDA perawatannya juga lebih bagus dan terjamin," paparnya.

Pie..Kie...Di Kabupaten Boyolali Kesulitan Cari Bibit Unggul Sapi Potong

Sebagai salah satu kabupaten penyangga daging sapi di Jawa Tengah, Boyolali justru mengimpor bibit sapi potong dari daerah lain.
“Kita terpaksa impor bibit sapi dari Jawa Timur dan Jawa Barat,” kata Kepala Disnakan Boyolali, Bambang Jiyanto, Rabu (11/5).
Diakui, ketersediaan bibit sapi potong menjadi permasalahan serius di Boyolali. Apalagi, ketersediaan bibit diperlukan untuk jangka panjang, menyusul makin tingginya permintaan daging sapi potong ke luar daerah. Saat ini populasi sapi potong di Boyolali mencapai 85 ribu ekor.
“Populasi tidak bertambah, meskipun Boyolali menjadi jujugan (tujuan-red) peternak dari Soloraya dan Kota besar,” tambahnya.

Di sisi lain, Bambang menyoroti besarnya bantuan atau kemudahan bagi peternak sapi di Boyolali. Bantuan berupa kredit lunak diharapkan bisa dimanfaatkan peternak sapi potong. Kredit, menurut Bambang, bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan produksi sapim terutama menambah populasi.
“Harapan kita seperti itu, ada bantuan kredit harus diimbangi dengan peningkatan produksi,” tandasnya. sebagimana dilansir timlo

Karena Mencari Kelemahan Al-Qur’an, Pastur Lulusan Vatikan Ini malah Memeluk Islam

Mantan Pastur bernama Romo Christian mengisahkan latar belakang mengapa dirinya akhirnya memeluk Agama Islam. Pada awalnya Sang Pastur diberi tugas untuk mempelajari Al-Qur’an untuk mencari kelemahan Al-Qur’an, sehingga akan mudah untuk melakukan pemurtadan kepada Umat Islam.
Romo Christian merupakan lulusan terbaik Saint Peters Vatikan, Roma. Menyelesaikan studi hanya dalam waktu 1,5 tahun yang seharusnya 3 tahun dengan IPK 4.00 (Cum Laude).

Saat itu Romo Christian membaca Al-Qur’an di perpustakaan Vatikan. Karena tidak memahami bagaimana membaca Al-Qur’an, membuka Al-Qur’an dari arah yang salah, yakni dari kiri ke kanan, surat yang pertama kali dibaca adalah Surat Al-Ikhlas, karena posisinya diposisi paling atas.
Saat membaca surat Al-Ikhlas, sosok Romo Christian bergetar ketika membaca ayat yang berbunyi : “lam yalid walam yuulad, walam yakullahu kufuan ahad” yang memiliki arti : Ia tidak beranak, tidak diperanakkan dan tidak ada sesuatu yang menyerupai dia”.
Akibat salah membaca Al-Qur’an, salah seorang uskup Agung Alonso menegur Romo Christian dengan mengatakan : “you do the wrong with the open qur’an you should be right to left”.
Sejak berinteraksi dengan Al-Qur’an,Romo Christian menjadi mencintai Al-Qur’an. Hingga akhirnya dengan penuh keyakinan memutuskan menjadi seorang Muslim.
Setelah memutuskan untuk memeluk Islam, Romo Christian mengganti namanya dengan nama Bangun Samudra dan menjadi mubaligh.
Alhamdulillah sejak ikrar syahadat telah berhasil mengislamkan kakaknya yang bernama Albertus bersama istri (Bernaded) dan anak anaknya. Juga adik beliau Dhorotea pun juga sudah menjadi islam. Dan dapat mengislamkan kedua orang tua nya. sebagimana dilansir oleh Islamedia
Ingin menonton langsung kisah lengkapnya, dapat menonton langsung video kesaksian Ustadz Bangun Samudra di link berikut 

Hmmm....Terlibat Korupsi Purnabakti: 9 Mantan DPRD Boyolali Disidang

Sembilan mantan Anggota DPRD Boyolali Periode 1999-2004 yang menjadi tersangka kasus korupsi dana purnabakti, akan segera menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (16/5). Satu tersangka merupakan anggota dewan aktif saat ini.
Sembilan tersangka itu adalah Y Sriyadi, M Amin Wahyudi, Adha Nur Mujtahid, Sumarsono Hadi, Sururi, Suwardi, Anshor Budiono, Saifudin Aziz, dan Tjipto Haryono. Untuk tersangka Sriyadi, saat ini masih menjabat sebagai legialator Periode 2014-2019 dari Partai Golkar.


“Sidang perdana mulai Senin pekan depan dengan agenda pembacaan dakwaan,” ungkap Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Boyolali, Agus Robani, Jumat (13/5).
Menurut Robani, kesembilan tersangka tersebut saat itu menjabat sebagai Panitia Anggaran yang berperan memberikan persetujuan penetapan perubahan Perda Nomor  Tahun 2004 tentang Kedudukan Keuangan DPRD Boyolali.
Perda tersebut mengatur tentang tunjangan perbaikan penghasilan, tunjangan kesejahteraan, tunjangan purnabakti, tunjangan perjalanan dinas tetap dan biaya penunjangan operasional pimpinan.
Padahal, tindakan tersebut bertentangan dengan UU 22/2003 tentang Susunan Kedudukan MPR, DPR, DPD DPRD dan Peratura Pemerintah (PP) Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggung Jawaban Keungan daerah. Dari hasil audit BPKB menyebutkan akibat perbuatan itu negara dirugikan hingga Rp 3,2 miliar.
Sementara itu Sriyadi menyatakan siap mengikuti proses pengadilan nanti. Dia mengaku sudah mengembalikan uang purnabakti sejak 2007 silam secara mengangsur.
“Sudah saya kembalikan, sekitar Rp 50 juta melalui Setwan (Sekretariat DPRD)” kata dia.
Sementara terkait jabatan Sriyadi saat ini, Ketua DPRD Boyolali, S Paryanto menegaskan, harus menunggu proses hukum tersebut diputuskan di persidangan.
Sementara itu menurut Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Boyolali, Romli Mukayatsyah menambahkan, selain sembilan tersangka di atas, masih terdapat empat tersangka anggota DPRD Periode 1999-2004 yang juga terjerat kasus dugaan korupsi dana purnabakti tersebut.
Mereka yakni, Probo Suhartono, Isa Ansori, Syaifudin, dan Fathoni. Keempatnya berperan sebagai Panitia Khusus (Pansus).
Hanya saja menurut dia, saat ini berkas perkara untuk empat tersangka tersebut belum lengkap sehingga belum akan disidang dalam waktu dekat. sebagaimana dilansir joglosemar

Yuk Simak...Berikut ini, 4 (empat) Kiat Sukses Menghafal Quran

Menghafal merupakan peradaban dan simbol keilmuan yang tertinggi. Sejarah bangsa Arab sebelum datang Islam menempatkan hafalan sebagai simbol keilmuan. Maka tidaklah mengherankan menghafal memiliki kedudukan yang mulia dalam Islam. Menghafal Quran membuat kedudukan hamba tinggi di hadapan Alloh.

Nah, untuk mendapat hafalan yang baik tentu saja perlu tips jitu. Berikut adalah tips yang bisa dilakukan agar sukses dalam menghafal.

1. Niatkan ikhlas menghafal karena Alloh.

Niat harus dijaga mengingat syaiton sangat halus menggoda para penghafal Quran. Banyaknya tawaran menjadi imam masjid di luar negeri, pujian orang, bahkan show di telivisi sehingga terkenal akan melencengkan niat menghafal Quran. Maka niat harus selalu diperbaiki.

2. Membulatkan tekad dengan target tertentu. 

Memaksakan diri menghafal pada waktu istimewa seperti sebelum subuh, setelah subuh, setelah magrib. Termasuk kebulatan tekad menghafal apabila kita mengiqob diri ketika target hafalan tidak tercapai.


3. Memperbaiki bacaan quran dengan tahsin secara baik dan kontinyu. Bacaan yang salah menyebabkan hafalan Qur'an kita salah.

4. Membaca berulang-ulang sebanyak 40 kali sebelum menghafal sehingga bacaan berulang akan membuat bacaan kita kuat

Hilangnya hafalan Quran bisa menjadi alarm buat kita. Mungkin kita sudah bermaksiat kepada Alloh. Termasuk di dalamnya sulit menghafal quran. Segera instropeksi dan taubat kepada Alloh.

Saudaraku marilah kita bulatkan tekad menghafal Quran karena Allah SWT.

Dalam rangka Ultah ke-169, Pemkab Boyolali Adakan Jalan Sehat dengan Hadiah Wahh

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali berencana menggelar event jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Boyolali yang ke-169. untuk memeriahkan kegiatan tersebut, Puluhan hadiah disediakan oleh Pemkab Boyolali dengan hadiah utama berupa satu unit mobil.
Kegiatan jalan sehat ini direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2016, start dimulai dari Rumah Dinas Bupati Boyolali sebagai titik kumpul masyarakat Boyolali kemudian dilanjutkan dengan rute Simpang Lima, Pasar Boyolali, Kantor Pos, Panti Marhaen, Jl. Jenderal Sudirman, Boulevard Soekarno, finish di Alun-alun Boyolali. 

Gerak jalan sehat ini dilaksanakan dengan tujuan agar Pemkab Boyolali lebih mendekatkan diri dan menampung aspirasi masyarakat sehingga pembangunan Boyolali lebih optimal dengan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan jalan sehat tersebut nantinya akan dihadiri oleh Bupati Boyolali, Seno Samodro, Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat serta Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto serta tamu kehormatan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. sebagaimana dirilis disitus resmi Pemerintah Kabupaten Boyolali.
selengkapnya lihat di pemkab


Senin, 02 Mei 2016

Untuk memasyarakatkan Kawasan Obyek Wisata Selo Pemkab Boyolali adakan Lomba Kebut Gunung Merapi

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Boyolali mengadakan lomba mendaki Gunung Merapi dengan cepat atau lomba KEBUT GUNUNG MERAPI 2016. Lomba ini merupakan ajang perlombaan lintas alam yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali.

Sebagaimana dikutip dari boyolalikab.go.id, Kegiatan ini diadakan dalam rangka untuk memajukan dan memasyarakatkan kawasan Obyek Wisata Selo ini mengambil lokasi di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.

         Trek yang akan dilewati yaitu Jalan menanjak dan menurun yang terdiri dari Jalan Umum berupa aspal, Jalan tanah, Jalan kampung dan Jalan berbatu dengan jarak tempuh ± 15 Km. 
Selain  kontur  jalan  yang  menantang event  ini  dilaksanakan  di alam  terbuka  dengan perubahan  cuaca  yang  harus  diantisipasi  peserta  seperti  hujan  disertai  petir,  cuaca  dingin dan  panas  serta  bencana  alam  lain  seperti  longsor,  angin  kencang,  hembusan  asap belerang  dan  gunung  meletus.  Untuk  itu  KEBUT  GUNUNG  MERAPI  2016  menuntut  peserta untuk memiliki semangat, stamina prima, serta sportifitas tinggi.

Info detailnya dapat dilihat di sini

Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg, di Ngemplak Boyolali ditetapkan sebagai Tersangka

Polres Boyolali menetapkan pemilik usaha pengoplosan gas elpiji 3 kg, Putra Dimas Pamungkas (31) warga Dusun Mojoasri, Desa Sawahan, Ngemplak dan tiga karyawanya Kusdiyoto (25) warga Ngledok, Sawahan, sebagai karyawan pengoplos, Didik Nugroho (30) warga Donohudan, sebagai sopir dan Karyanto (29) warga Sawahan, sang kenek, saat ini sudah ditahan di Mapolres Boyolali sebagai tersangka

Tersangka Didik, mengaku usaha pengoplosan gas elpiji milik Dimas, baru berjalan sekitar delapan bulan. Ketika disinggung, , Didik mengaku tahu tindakan tersebut melanggar hukum, namun, karena butuh pekerjaan dan memiliki anak kecil, larangan tersebut diabaikan.
“Ya gimana lagi, saya butuh pekerjaan,buat menghidupi istri dan anak yang masih kecil,” ujar didik.
Didik belum mengetahui statusnya sudah dinaikkan dari saksi menjadi tersangka. Bahkan, Didik sempat berkeluh ingin segera pulang, pasalnya sejak digerebek Jumat malam, Didik terpaksa menginap di Mapolres.
“Pengen cepat-cepat pulang, kangen sama anak saya yang masih kecil,” ujarnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Muhammad Kariri, mengatakan keempatnya sudah cukup bukti untuk dijerat Pasal 62 ayat (1) Juncto Pasal 8 huruf a, b, dan c UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 32 ayat (2) Juncto Pasal 30 UU Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal.
“Mereka terbukti bersalah melakukan tindakan ilegal,” ujar Kasat.
Sementara dalam penggerebekan Jumat malam, petugas menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 95 tabung gas 3 kg kosong, 90 tabung gas 3 kg stok untuk pengoplos dan 152 tabung gas 3 kg siap dipasarkan, 48 tabung gas 12 kg kosong, 3 buah tabung gas berisi penuh atau hasil oplosan, 200 buah tutup segel tabung gas 3 kg serta mobil L300 AD 1871 SM, yang digunakan untuk memasarkan gas elpiji oplosan.
“Semua barang bukti kita amankan di Mapolres,” tambah Kasat sebagaimana dikutip dari TImlo

Jaringan Nasionalis dan Buddha Burma Tolak ‘Rohingya’di Kedutaan AS di Myanmar

Dikutip dari Hidayatullah, Para Biksu Buddha dan ratusan nasionalis Burma berbaris di kedutaan AS di Myanmar pada hari Kamis melampiaskan kemarahan mereka pada sebuah nama ‘Rohingya’.
Seminggu sebelumnya, setidaknya 21 orang meninggal pada kecelakaan sebuah perahul di barat Myanmar wilayah Rakhine. Permasalahannya orang-orang tersebut berasal dari kelompok etnis Rohingya – Muslim minoritas Myanmar yang tertindas di negeri itu.

Sembari mengibarkan selebaran dan  berorasi, 300 pendemo tersebut tidak marah atas kondisi yang menyebabkan orang-orang tersebut, termasuk sembilan anak kecil, meninggal dalam sebuah kecelakaan perahuketika mereka sedang dalam perjalanan dari kamp IDP (tempat pengungsian internal) mereka menuju sebuah pasar.

Ikat kepala mereka bertuliskan “No Rohingya” dan mereka memprotes tentang penggunaan istilah tersebut, yang oleh kedutaan AS sebutkan dalam pernyataan belasungkawa.
“Kami ingin memberitahukan pada kedutaan AS dan duta besar untuk Myanmar, dan kepada seluruh negara lain, bahwa tidak ada Rohingya di negeri kami,” seorang biksu Buddha, Parmaukkha, yang berasal dari kelompok Ma Ba Tha mengatakan pada kerumunan orang di luar kompleks kedutaan.
“Jika Amerika Serikat menerima istilah ‘Rohingya’ maka Anda harus membawa mereka kembali ke negaramu,” ujarnya Jumat (29/04/2016) dikutip laman  thediplomat.com.
Penggunaan istilah “Rohingya” merupakan hal yang diperebutkan. Itu secara luas digunakan di luar Myanmar untuk mendiskripsikan minoritas Muslim yang sejumlah lebih dari satu juta orang. Tetapi di dalam Myanmar yang mayoritas beragama Buddha, yang juga dikenal dengan Burma, istilah itu ditolak oleh banyak orang yang mendeskripsikan kelompok itu sebagai “imigran ilegal Bengal.”
Etnis Rohingya dapat dilacak kembali ratusan tahun lalu di Myanmar, tetapi mereka tidak diakui oleh pemerintah Burma sebagai salah satu kelompok etnis resmi negara itu.
Setelah konflik antar etnis pada 2012, sekitar 120.000 penduduk Rohingya tinggal di kamps-kamp IDP. Kebebasan bergerak dan akses pada pelayanan kesehatan, pendidikan dan pekerjaan mereka ditolak. Mereka yang tinggal di luar kamp bahkan tidak lebih baik. Mereka juga terperangkap di desa-desa mereka dan tidak bebas bergerak.
Tragedi yang terjadi minggu lalu itu terjadi ketika sekelompok Rohingya berjumlah 60 orang melakukan perjalanan dengan sebuah perahu dari tempat tinggal mereka di kamp Sin Tet Maw ke ibukota negara bagian Rakhine, Sittwe untuk membeli makanan. Pembatasan berarti mereka tidak diizinkan bepergian menggunakan jalan raya. Mereka hampir mencapai tujuan mereka ketika perahu yang mereka tumpangi terbalik.
Merespon insiden tersebut, kedutaan AS merilis pernyataan berisi keprihatinan dan kesedihan mereka.
“Kami menyampaikan belasungkawa kami pada keluarga dari para korban, yang laporan setempat menyatakan mereka berasal dari komunitas Rohingya,” pernyataan itu tertulis. “Pelarangan dalam mengakses pasar, mata pencaharian, dan pelayanan dasar lainnya di Negara Bagian Rakhine dapat menuntun komunitas itu mempertaruhkan nyawa secara tidak perlu dalam sebuah usaha untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.”
Menanggapi pernyataan itu dengan marah, sekitar 250 anggota dari Jaringan Nasional Myanmar – sebuah kelompok pemuda nasionalis yang dituduh menyebarkan sentimen anti-Muslim – turun ke kedutaan AS. Mereka bergabung dengan 50 biksu Buddha dari organisasi garis keras Ma Ba Tha, yang juga dikenal sebagai Asosiasi Pelindung Ras dan Agama.
Jaringan Nasional Myanmar telah dituduh melakukan tur-tur ke desa di Burma untuk “mendidik” anak-anak tentang Islam – termasuk menyuruh murid-murid untuk membaca daftar kejahatan yang dilakukan atas nama Islam.
Ma Ba Tha merupakan kelompok Buddha yang kuat di Myanmar yang berulang kali dituduh menyebarkan sentimen anti-Muslim. Tahun lalu mereka berperan dalam lolosnya empat Hukum Ras dan Agama – yang termasuk pembatasan nikah antar agama dan orang dalam berganti agama – yang kelompok hak asasi sebut sebagai “diskriminatif.”
Di bawah pengawasan polisi, kerumunan itu meneriakkan “Mereka semua yang menggunakan istilah Rohingya untuk menamai para Bengal merupakan musuh kami” dan “Jika kedutaan AS Yangon bersimpati dengan pembohong Bengal, bawa mereka ke Amerika.”
Pemimpin Jaringan Nasional Myanmar Ko Win Ko Ko Latt memberikan sebuah surat pada penjaga keaman di kompleks gerbang.
Surat itu bertuliskan: “Penggunaan istilah yang secara resmi ditolak oleh Myanmar dianggap sebagai sebuah upaya yang dengan sengaja memprovokasi konflik sosial dan agama serta kerusuhan di negeri kami… Amerika Serikat secara serius didesak untuk menghormati diplomasi etnis dan menghindari penggunaan istilah palsu Rohingya mulai dari sekarang.
Seorang juru bicara kedutaan AS mengatakan bahwa kedutaan itu “mendukung hak rakyat untuk berkumpul secara damai dan berdemo.”
Berbicara pada media, Duta Besar AS untuk Myanmar Scot Marciel mengatakan dia berharap orang akan fokus pada pesan belangsukawa daripada penggunaan nama.
“Kebiasaan normal AS dan masyarakat internasional bahwa komunitas di mana saja mempunyai kemampuan untuk memutuskan apa yang akan dipanggil,” kata dia.
Demontrasi pada Kamis itu bukan hanya satu-satunya contoh dari memanasnya ketegangan beragama di Myanmar. Dua minggu lalu biksu Buddha mengusir penjual Muslim keluar dari Pagona Shwedagon, situs Buddha paling dihormati di Myanmar. Para penjual merupakan ciri yang biasa ditemui di pagoda-pagoda sepanjang negara itu. Dua hari kemudian seorang supir taksi Muslim dipukuli setelah berkendara melewati pagoda itu

Hhmm...Buruknya Perbuatan orang yang beramal karena Dunia dan Isinya

Dari Abu Hurairah ra berkata; bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Celakalah budak dinar, budak dirham, budak qathifah (pakaian sutra kasar) serta budak Khamishah (campuran sutera), (yaitu) yang jika ia diberi maka ia akan ridha, dan jika ia tidak diberi maka dia tidak akan ridha.” (HR. Bukhari)




Hikmah Hadits:

  1. Bahwa gemerlap dan kemilaunya kehidupan dunia, seringkali membuat manusia alpa, khilaf dan lupa. Pesona dunia yang memperdaya tersebut dapat menyilaukan mata siapa pun, mulai dari orang awam hingga para pemuka dan orang yang mengerti agama.
  2. Tercelanya orang-orang yang memiliki orientasi duniawi seperti itu, yang bekerja dan beramal hanya demi dinar, dirham, pakaian, dan perhiasan semata. Jika dalam amalnya ia mendapatkan dunia, maka ia ridha dan taat. Namun jika tidak mendapatkannya maka ia berpaling dan tidak ridha.
  3. Pentingnya orientasi akhirat dalam segala amaliyah kita. Karena kelak setiap amalan akan dibalas dengan pahala sesuai dengan niatannya. Jika niatannya adalah dunia, maka ia akan mendapatkan dunia sebagaimana yang diniatkannya. Namun jika niatannya adalah surga dan ridha Allah, maka insya Allah ia juga akan mendapatkannya. Dan mudah-mudahan kita semua dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang ikhlas dalam beribadah dan beramal, hanya mengharap ridha-Nya.


Sumber:dakwatuna.

Inilah Kisah Kesuksesan Kivlan Zein Negoisasi Pembebasan 10 WNI

Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen Purn Kivlan Zen menegaskan bahwa tidak ada pembayaran terbusan terhadap 10 WNI yang ditahan oleh Kelompok Abu Sayyaf Filipina, semua WNI dibebaskan murni dengan proses negoisasi.

Perusahaan tidak mengeluarkan sepersen pun. Tak ada uang. Ini murni negosiasi,” ujar Kivlan Zen yang merupakan tim negosiator 
Selaku pihak yang mewakili perusahaan telah melakukan negosiasi sejak 27 Maret 2016. Sejak hari itu, terus dilakukan pendekatan atas nama perusahaan dan mendapat bantuan dari pihak lokal di Filipina.
Bantuan terutama diberikan oleh Gubernur Sulu Abdusakur Tan II yang merupakan keponakan pimpinan Moro National Liberation Front (MNLF) Nur Misuari.

Jaringan masih bisa berjalan, dan bisa masuk ke Abu Sayyaf. Tanggal 27 Maret sudah di Zamboanga. Dilakukan negosiasi sejak tanggal 2 April. Kita negosiasi melalui pendekatan kekeluargaan,” ujar mantan Kepala Staf Kostrad itu.
Saat ini, dia mengaku tengah dalam proses pembebasan empat WNI awak kapal TB Henry yang juga di Filipina. “Jadi kita telah mengetahui letak posisi mereka di mana. Saya sudah kontak dengan yang pegang empat orang itu. Semoga bisa kita bebaskan,” kata Kivlan sebagaimana dikutip dari islamedia

Minggu, 01 Mei 2016

Antisipasi Konvoi, Pengunguman Kelulusan di Boyolali Disampaikan Lewat Pos

Antisipasi konvoi siswa saat pengunguman kelulusan sekolah hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat Sabtu (07/05/2016) besok, metode pengunguman akan dilakukan dengan menggunakan jasa pos. Dengan metode tersebut, hasil pengunguman langsung dikirimkan ke rumah masing-masing siswa.
Menurut Abdul Rahman,Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali, sebagaimana dikutip dari Kr Jogja “Kan alamat masing-masing siswa sudah jelas, jadi kalau hasil pengunguman dikirimkan langusng ke rumah masing-masing siswa dinilai efektif untuk mencegah konvoi,” Ujarnya

Selain itu, penyerahan hasil kelulusan pada orang tua siswa diharapkan dilangsungkan sore hari karena akan mengurangi kesempatan siswa merayakan kelulusan dengan cara yang negatif. Diketahui dalam UN tingkat SMA sederajat di Boyolali tahun ini diikuti sebanyak 9.989 siswa, terdiri dari 32 SMA, 11 MA, dan 39 SMK. Separuh lebih dari siswa tersebut mengikuti UN berbasis komputer yang dilangsungkan di 17 sekolah, yakni di 6 SMA dan 11 SMK.

Juwangi, Boyolali Jadi Lokasi Pembangunan Pabrik Semen

Sebuah pabrik semen diketahui akan dikembangkan di wilayah Boyolali utara tepatnya di Kecamatan Juwangi.
Informasi yang dihimpun Solopos.com, di Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM (DPU dan ESDM) Boyolali, investor pabrik semen itu adalah PT Bima Indo Perkasa yang memiliki basis usaha pertambangan di Ajibarang, Banyumas. Saat ini, investor sudah mengantongi izin usaha pertambangan eksplorasi dari Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Provinsi Jawa Tengah. Investor akan mengeksplorasi batu gamping untuk dibuat semen.
“Pabriknya akan dibangun di Desa Juwangi dan Desa Cerme. Luasannya mencapai 971,26 hektare,” kata Kabid ESDM DPU dan ESDM Boyolali, Sarju Ratmoko, 

Terkait rencana pendirian pabrik semen di Juwangi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali hanya berkewenangan memberikan izin informasi tata ruang (ITR). Kendati demikian, pihak investor sudah beberapa kali ke Boyolali dan berkomunikasi dengan Bupati Boyolali, Seno Samodro terkait rencana pendirian pabrik semen tersebut. “Investor kali pertama ke Boyolali tahun 2014 lalu, terus mengurus proses perizinan ke pemerintah provinsi.  Kewenangan kami hanya izin ITR. Selebihnya kewenangan provinsi. Izin eksplorasi ini juga dari provinsi, kami hanya menerima tembusan,” kata Kasi Sumber Daya Mineral, Mustajab.
Menurut Mustajab, izin pendirian pabrik semen itu masih cukup panjang. Investor masih punya tanggungan untuk menyelesaikan izin usaha pertambangan produksi. Setelah itu, investor juga harus mengurus izin ke Perhutani mengingat lahan yang akan digunakan adalah lahan milik Perhutani.
Dia berharap investor tidak hanya mengeksplorasi bahan mineral yang ada di lokasi penambangan dan menjadikan bahan itu setengah jadi tetapi juga mendirikan pabrik semen jadi. “Investor kabarnya sudah punya pabrik semen di Banyumas dan ini mau mengembangkan bisnisnya di wilayah Boyolali,” jelas dia.
Kepala Desa Juwangi, Yagus Juhadi, menyampaikan wilayahnya kerap diincar investor untuk pengembangan pabrik semen. “Tahun 1995 dulu pernah rencana pabrik semen mau dibangun di Juwangi tapi sepertinya gagal. Kalau untuk yang dari Bima Indo Perkasa kami warga Juwangi malah belum pernah dengar wacana itu,” kata Yagus.
Dia berharap investor yang mengembangkan pabrik semen di Juwangi adalah investor yang profesional baik dari sisi pengelolaan dan kontribusi terhadap lingkungan.
“Seperti Semen Gresik itu kan bagus. Kami juga berharap pabrik semen ini bisa menyerap tenaga kerja di Juwangi,” jelas dia.
Pemerintah Desa Juwangi merespons positif wacana pengembangan pabrik semen di wilayahnya meskipun lahan yang akan digunakan adalah lahan milik perhutani. “Mudah-mudahan membawa dampak positif terhadap ekonomi Boyolali utara terutama perbaikan infrastruktur jalan,” ujar Yagus.